Beranda » Review » Harga, Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi POCO M3

Harga, Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi POCO M3

Xaomi POCO M3

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Model ponsel yang satu ini mengusung tagline ‘The New Entry Level Killer”. Sehebat apakah spesifikasi smartphone ini berbanding harga yang ia tawarkan? Inilah kelebihan dan kekurangan Xiaomi POCO M3.

Harga dan Spesifikasi Xiaomi POCO M3

Xiaomi POCO M3
Harga Xiaomi POCO M3

Harga POCO M3 Indonesia menurut situs resminya adalah Rp1.8 juta untuk varian RAM / ROM 4/64GB dan Rp2.1 juta untuk varian 6/128GB. Namun melalui beberapa marketplace online, bandrol POCO M3 RAM 6 adalah berkisar Rp2.4 jutaan hingga Rp2.5 juta. Sementara itu untuk varian 4/64GB adalah berkisar antara Rp2 jutaan hingga Rp2.1 juta.

Sepertinya banderol yang ada pada situs resmi Xiaomi itu harga flash sale atau semacam harga perkenalan?

Mungkin juga.

Nah. Sekarang apakah harga yang tertera pada banyak toko online itu sesuai dengan value yang mereka tawarkan?

Kita cekidot intip data spesifikasinya.

Spesifikasi Xiaomi POCO M3
  • Rilis resmi Indonesia: 26 Januari 2021
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 662
  • Proses manufaktur: 11nm
  • Frekuensi CPU: octa-core, hingga 2.0 GHz
  • GPU: Adreno 610
  • AI: Qualcomm generasi ke-3
  • RAM dan internal memori: 4/64GB; 6/128GB
  • Ukuran layar: 6.53 inch Dot Drop 90.34% screen to body ratio
  • Sertifikasi layar: Sertifikasi cahaya biru rendah TUV Rheinland
  • Resolusi layar: FHD+ 2340 × 1080
  • Rasio aspek layar: 19.5:9; 395 ppi
  • Kontras layar: 1500:1 (typ)
  • NTSC layar: 70% (typ)
  • Dukungan layar: pengaturan temperatur warna; standar mode; mode baca 2.0; mode sinar matahari
  • Pelindung layar: Corning Gorilla Glass 3
  • Kapasitas baterai: 6000 mAh
  • Port konektor reversibel: USB tipe C
  • Pengisi daya: fast charging 18W / 22.5W
Klaim daya tahan baterai
  • Stand by: 583 jam
  • Panggilan telepon: 40 jam
  • Memutar musik: 196 jam
  • Memutar video: 17 jam
Kamera belakang: triple
  • 48 MP lensa utama 1/2″, f/1.79, lensa 6P, AF, 0,8μm, 1,6μm 4-in-1 Super Piksel
  • 2 MP lensa macro 1,75μm, f/2.4, FF
  • 2 MP depth sensor 1,75μm, f/2.4
  • Fitur fotografi kamera belakang: Mode Dokumen, Mode Malam, Deteksi suasana AI, Google Lens, AI Beautify, Mode Portrait, Bingkai film, Penyesuaian blur latar belakang mode Portrait, Panorama, Mode RAW
  • Fitur video kamera belakang: Selang waktu, Video pendek, Video gerak lambat 120fps
  • Resolusi perekaman video 1080p (1920 × 1080) @30fps; 720p (1280 × 720) @30fps
  • Kamera Depan: 8MP 1,12μm, f/2.05
  • Fitur fotografi kamera depan: Selfie timer, Bingkai film, AI Beautify, Filter, Rana Telapak tangan, Mode Portrait AI, Selfie panorama
  • Fitur video kamera depan: Selang waktu, AI Beautify, Mode Video pendek
  • Kartu SIM: 2+1 slot: nano-SIM + nano-SIM + microSD (hingga 512GB)
  • Teknologi jaringan: 2G GSM / 3G WCDMA / 4G LTE-TDD / 4G LTE-FDD
  • Konektivitas: 2.4GHz Wi-Fi/5GHz Wi-Fi; Bluetooth 5.0
  • Radio: FM radio
  • Dimensi body: 162.3 × 77.3 × 9.6 mm
  • Berat: 198 gram
  • Teknologi navigasi: GPS / A-GPS / GLONASS / Beidou / Galileo
  • Sensor keamanan: Sensor sidik jari samping body, AI Face unlock
  • Audio: Speaker ganda, Ruang suara setara 0.8cc, Hi-Ress
  • Port audio: 3.5 mm jack
  • Pemutaran audio: MP3, FLAC, APE, DSF, M4A, AAC, OGG, WAV, WMA, AMR, AWB
  • Pemutaran video: MP4, M4V, MKV, AVI, WMV, WEBM, 3GP, 3G2, ASF
  • Sensor: Sensor jarak, Sensor cahaya sekitar, Akselerometer, Kompas elektronik, Motor getaran, IR Blaster
  • Sistem operasi: MIUI 12 berbasis Android 10
  • Paket penjualan: unit ponsel, Adaptor, Kabel USB tipe-C, SIM ejektor, Soft case, Panduan pengguna, Kartu garansi
Performa
  • AnTuTu: 177904 (v8)
  • GeekBench: 1398 (v5.1)
  • GFXBench: 5.9fps (ES 3.1 onscreen)

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi POCO M3

Spek Xiaomi POCO M3 memang bisa saya katakan uwow untuk kelas harganya. Maka patut saja jika Xiaomi memberi tagline ‘The New Entry Level Killer’ pada POCO M3.

Kamera

Salah satu keunggulan Xiaomi POCO M3 adalah keberadaan lensa utama berkekuatan 48 MP dan adanya lensa macro.

Pada rentang harga kurang dari Rp2 juta memang Om/Sist bisa mendapatkan lensa macro 2 MP dari Samsung A02s, namun Samsung A02s hanya memiliki lensa utama sebesar 13 MP saja dan chipsetnya menggunakan Qualcomm Snapdragon 450. Lebih rendah dari Xiaomi POCO M3.

Atau Om/Sist bisa naik ke Samsung A21s yang punya empat kamera belakang dengan lensa utama 48 MP?

Bisa saja. Tapi sayangnya Samsung A21s versi terendah hanya punya RAM / ROM 3/32GB saja. Sedangkankan untuk varian memori yang lebih besar, harganya juga lebih mahal dari Xiaomi POCO M3.

Rasio Layar Lega

Jangan lupa juga bahwa Xiaomi POCO M3 punya rasio layar ke body sebesar 90.34%. Artinya ia punya bezel dan dagu yang sangat tipis sehingga layarnya tampak sangat penuh memenuhi body.

Baterai

Selanjutnya perkara baterai.

Pada merk Samsung, Om/Sist bisa mendapatkan baterai berkapasitas 6000 mAh dan kamera 48 MP melalui Samsung M21. Namun kapasitas memori Samsung M21 adalah 4/64GB, sedangkan pada rentang harga yang seimbang, Om/Sist bisa mendapatkan baterai 6000 mAh dengan memori 6/128GB dari Xiaomi POCO M3.

Xiaomi mengklaim bahwa baterai POCO M3 sanggup bertahan selama 2.5 tahun atau 1000 kali siklus pengisian daya baterai tanpa penurunan performa yang berarti.

Performa

Seperti yang bisa Om/Sist lihat pada tabel data spesifikasi tadi, Xiaomi POCO M3 menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 662. Chipset yang sudah sangat bagus untuk ponsel entry level.

Menurut review dari channel YouTube GadgetIn, ponsel ini tidak terasa panas meskipun telah ia gunakan untuk bermain game selama setengah jam. Sementara itu performanya lancar dan mendukung grafis tinggi untuk Mobile Legend dan grafis menengah untuk bermain PUBG Mobile.

Kesimpulan

Setelah menelisik tentang kelebihan dan kekurangan Xiaomi POCO M3, singkatnya saya tidak menemukan adanya kekurangan pada ponsel ini untuk ukuran perangkat entry level seharga terjangkau. Kecuali adanya iklan dalam MIUI yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna.

Satu-satunya harapan saya sih semoga saja seluruh komponennya awet. Karena dari pengalaman beberapa kerabat, mereka mengalami masalah pada layar dan baterai ponsel Xiaomi seri terdahulu. Padahal ketika itu usia ponsel mereka masih relatif baru.

Yup. PR terbesar Xiaomi adalah bagaimana menciptakan smartphone yang awet hingga bertahun-tahun lamanya. Itu jika Xiaomi ingin serius bersaing dengan brand sebesar Samsung.

Sebagai sedikit perbandingan, di dalam rumah saya lima ponsel Samsung. Dari lima model tersebut ada tiga yang model jadul, yaitu Samsung Galaxy J1 AceSamsung Galaxy J2 Prime dan Samsung J4.

Menariknya, meskipun jadul dan sudah berusia tua, ketiga ponsel itu masih berfungsi normal. Tidak ada kendala apapun dalam penggunaan harian, padahal mereka sudah sering jatuh dan terbentur oleh penggunaan anak-anak saya.

Nah. PR’nya, mampukah Xiaomi membuat ponsel se’awet Samsung?

Jika produk-produk Xiaomi bisa awet seperti Samsung, tentu kita sebagai konsumen yang akan menikmati manfaatnya. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *