Beranda » Review » Harga dan Spesifikasi Mi 10T Pro 5G: Tiada Tanding!?

Harga dan Spesifikasi Mi 10T Pro 5G: Tiada Tanding!?

Xiaomi Mi 10T Pro

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Lebih mahal Rp2 jutaan dari Samsung A52 dan Rp1 jutaan dari Samsung A72, inilah harga dan spesifikasi Mi 10T Pro.

Review Harga dan Spesifikasi Mi 10T Pro

Harga Xiaomi Mi 10T Pro

Aslinya saya masih kesulitan mendapat referensi harga Xiaomi Mi 10T Pro 5G melalui toko online umum. Sepertinya pada saat saya menyusun tulisan ini, ia belum cukup banyak beredar.

Sementara itu menurut info dari web resminya, harga Xiaomi 10T Pro adalah Rp7 juta kurang seribu dengan RAM dan ROM sebesar 8/256GB. Sedangkan untuk Mi 10T yang bukan Pro, banderolnya adalah Rp6 juta kurang seribu dengan kapasitas memori 8/128GB.

Nah. Untuk nominal uang tersebut, seperti apakah spek Mi 10T Pro?

Spesifikasi Xiaomi Mi 10T Pro

  • Perkenalan: 30 September 2020
  • Tersedia: 13 Oktober 2020
  • Teknologi jaringan: 5G/4G+/4G/3G/2G (Mendukung panggilan dual SIM VoLTE HD)
  • Sistem operasi: Android 11, MIUI 12
  • RAM / ROM: 8/128GB (Mi 10T), 8/256GB (Mi 10T Pro)
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth 5.1, Infra Red
  • NFC: Ya, mendukung Google Play
  • Sensor Pengamanan: Fingerprint samping body, Face Unlock
  • Audio: Dual Speaker Stereo Linear
Prosesor dan Performa
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 865 (7nm)
  • CPU: Qualcomm Kryo 585, Octa-core, hingga 2.84GHz
  • GPU: Qualcomm Adreno 650
  • Skor AnTuTu: 579006
Kamera Belakang
  • Lensa utama: 64MP Sony IMX682 (Mi 10T), 108MP Samsung HMX (Mi 10T Pro)
  • Ultrawide: 13MP
  • Lensa Macro: 5MP
  • Perekaman video: 8K @24/30fps, 4K @30/60fps, Slow Motion 1080p @120/240/960fps
  • Fitur: Shoot Steady (Mi 10T), Shoot Steady dan OIS (Optical Image Stabilizer) (Mi 10T Pro)
Kamera Depan
  • Resolusi: 20MP Samsung S5K3T2
  • Perekaman video: 1080p @30fps, Slow Motion 720p @120fps
Layar
  • Teknologi: IPS LCD
  • Resolusi: 1080 × 2400 (FHD+)
  • Refresh Rate: Adaptive Sync 30Hz / 48Hz / 50Hz / 60Hz / 90Hz / 120 Hz /144 Hz
  • Sertifikasi: Cahaya Biru Rendah TÜV Rheinland
  • Kecerahan: 500 nits (typ), 650 nits (max)
  • Pelindung: Triple Corning Gorilla Glass 5 (depan, belakang, lensa kamera)
Baterai dan Pengisi Daya
  • Kapasitas 5000 mAh (typ), 4900 mAh (min)
  • Pengisi daya: Quick Charging 33W
  • Kabel: USB Type C
Dimensi Body
  • Panjang: 165.1 mm
  • Lebar: 76.4 mm
  • Ketebalan: 9.33 mm
  • Berat: 216 gram (Mi 10T), 218 gram (Mi 10T Pro)

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Mi 10T Pro

Xiaomi Mi 10T Pro

Menurut data dari GSMArena, ponsel besutan pabrikan China ini telah memasuki tahap perkenalan pada 30 September 2020 dan mulai tersedia pada 13 Oktober 2020.

Jaringannya mendukung sinyal 5G. Namun sayangnya kemampuan tersebut belum terdukung oleh provider Indonesia. Jadi kita kesampingkan dulu saja soal kemampuan 5G ini.

Kelebihan Xiaomi Mi 10T Pro
Performa

Chipset’nya menggunakan Qualcomm Snapdragon 865 dengan proses manufaktur 7nm yang hemat daya.

Dengan chipset tersebut, Mi 10T Pro menjadi ponsel terkencang untuk kelas harga kurang dari Rp7 juta. Khususnya untuk pasar Indonesia.

Kamera

Pada varian Mi 10T yang bukan Pro, resolusi lensa kamera utamanya adalah sebesar 64MP. Setara dengan Samsung A52 dan Samsung A72.

Tampaknya biasa saja?

Betul Om. Untuk kelas ponsel seharga lebih dari Rp5 juta, resolusi sebesar 64MP memang biasa saja.

Tapi untuk varian Mi 10T Pro, ia sudah memiliki lensa utama sebesar 108MP. Setara dengan produk flagship Samsung S20 Ultra yang banderolnya mencapai belasan juta rupiah.

Ini luar biasa Om. Mengingat harga Mi 10T Pro yang hanya Rp7 jutaan saja.

Selain itu Mi 10T Pro juga mampu melakukan perekaman video hingga resolusi 8K. Kemampuan yang sangat jarang ada pada ponsel kelas menengah atas sebelum masuk ke kategori flagship.

Layar

Layarnya sudah mendukung fitur Adaptive Sync. Artinya layar Xiaomi Mi 10T series ini sudah mampu menyesuaikan refresh rate berdasarkan kebutuhan grafis yang sedang kita jalankan, mulai dari 30Hz, 48Hz, 50Hz, 60Hz, 90Hz, 120 Hz hingga 144 Hz.

Jadi untuk membuka konten apapun layar Mi 10T dan Mi 10T Pro akan selalu smooth. Ia akan menyesuaikan kebutuhan refresh rate berdasarkan penggunaan kita. Apakah kita sedang scroll layar, menonton video maupun bermain game berat sekalipun.

Selain tampilan yang smooth, layar Mi 10T series juga sudah mengantongi sertifikasi cahaya biru rendah dari TÜV Rheinland. Jadi mata Om/Sist tidak akan cepat lelah saat menggunakan ponsel ini.

Frame dan Perlindungan

Bobotnya terasa berisi lantaran ia menggunakan rangka dari material bahan logam. Juga telah memiliki perlindungan triple Corning Gorilla Glass 5 pada bagian layar, body belakang dan lensa kamera.

Betul Om. Tidak hanya layar dan body saja, lensa kamera Mi 10T series juga telah mendapat perlindungan Corning Gorilla Glass 5.

Baterai dan Pengisi Daya

Angka 5000 mAh (4900 mAh min) memang tidak terlalu besar untuk tahun 2021 ini. Tapi sudah cukup besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan online Om/Sist sekalian.

Untuk mendukung kapasitas baterainya yang cukup besar itu, Mi 10T series telah mendapat dukungan Quick Charging 33W dan kabel USB Type C.

Menariknya, adaptor charger 33W tersebut sudah termasuk dalam paket penjualannya. Jadi Om/Sist tidak perlu memberinya secara terpisah.

Tidak seperti Samsung A52 yang telah mendukung Fast Charging 25W namun dalam paket penjualannya hanya ada adaptor charger 15W.

NFC

Untuk kelas harga menengah atas memang Mi 10T series sudah seharusnya memiliki fitur NFC untuk kebutuhan transaksi digital.

Speaker Stereo

Mi 10T series juga sudah memiliki dual speaker linear dengan keluaran suara stereo. Demikian menurut review dari Channel YouTube GadgetIn.

Dengan speaker stereo, Om/Sist akan dapat menikmati kualitas suara cinematic meskipun Om/Sist tidak sedang menggunakan earphone atau headset.

Kekurangan Xiaomi Mi 10T Pro

Namun tak ada gading yang tak retak.

Selain dari keberadaan value yang melebihi kelas harganya, Xiaomi Mi 10T Pro masih harus berlapang dada menerima koreksi pada beberapa bagian.

Layar IPS LCD

Menurut David GadgetIn memang tidak ada masalah pada layar Mi 10T Pro. Keluaran warnanya sangat baik dan smooth.

Namun secara kelas, tetap saja teknologi IPS LCD masih kalah elegan ketimbang panel layar Super AMOLED.

Betul Om. Padahal Samsung M21 yang kelasnya Rp2.5 jutaan saja sudah menggunakan layar Super AMOLED. Apalagi Samsung M31, Samsung A31, Samsung A51, Samsung M51, Samsung A71, Samsung A52 dan A72. Mereka semua lebih tinggi kelasnya ketimbang M21 yang tentu saja sudah menggunakan panel Super AMOLED.

Sensor Sidik Jari Samping Body

Salah satu kelemahan layar IPS adalah ia tidak bisa mendapat konfigurasi sidik jari dalam layar seperti yang ada pada produk Samsung dalam kelas yang sama, yang telah menggunakan layar Super AMOLED.

Secara fungsionalitas sih memang sidik jari samping body pun sudah cukup praktis ketimbang model belakang body. Namun model dalam layar tentu lebih elegan ketimbang kedua model lainnya.

Tidak Ada Slot Eksternal Memori

Meskipun Mi 10T Pro menawarkan kapasitas memori internal yang cukup besar, namun keberadaan slot microSD tetap menjadi kebutuhan penting.

Jadi absen’nya slot memori eksternal pada Mi 10T series menjadi hal yang sangat saya sayangkan. Padahal produk Samsung yang sekelas tetap memberikan slot microSD dengan daya tampung yang mencapai 1TB alias 1000GB.

Tidak Ada Fitur OIS pada Mi 10T varian Standar

Untuk varian Pro memang Xiaomi sudah memberikan fitur OIS (Optical Image Stabilizer) untuk hasil foto yang stabil dan tajam. Namun sayangnya pada varian Mi 10T Standar, fitur ini tidak ada. Padahal Samsung A52 yang banderolnya lebih murah, ia sudah punya.

Tidak Ada Jack 3.5 mm

Penghubungan kabel audio melalui port USB Type C memang tampak lebih modern. Namun untuk pasar Indonesia, rata-rata konsumen masih lebih familiar dengan jack 3.5 mm.

Artinya Om/Sist harus menggunakan kabel sambungan tambahan 3.5 mm to USB Type C untuk menghubungkan audio Mi 10T ke earphone atau headset.

Jadi sedikit ribet ya Om.

Untungnya kabel sambungan tersebut sudah termasuk dalam paket penjualan Mi 10T.

Resolusi Kamera Depan Rendah

Sebenarnya angka 20MP itu sudah cukup besar Om. Tapi sayangnya Samsung A52 dan A72 sudah punya resolusi lebih tinggi pada lensa kamera depan mereka, yaitu 32MP.

Kesimpulan

Demikianlah review harga dan spesifikasi Mi 10T Pro.

Untuk kelas harga Rp6 jutaan hingga Rp7 juta, sebenarnya value Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro seharusnya tidak ada koreksi. Apalagi mengingat chipsetnya yang menggunakan Snapdragon seri 8, konon performanya paling baik untuk pasar Indonesia pada kelas yang setara.

Namun seperti yang saya sebutkan tadi, tiada gading yang tak retak. Xiaomi Mi 10T Series punya kekurangan pada beberapa bagian. Sementara produk kompetitor dari merk Samsung mampu menutup kekurangan tersebut dengan harga yang justru lebih murah serta brand image yang lebih tinggi.

Jadi?

Keputusan final tetap ada pada diri Om/Sist masing-masing. Monggo saja pertimbangkan, apakah akan langsung meminang Xiaomi Mi 10T Pro atau akan membandingkannya dahulu dengan produk kompetitor. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *