Tanggung Jawab Waiter Restoran dan 19 Tugasnya

Bloglain.com – Banyak lulusan sekolah yang mempertanyakan, apa saja tugas dan tanggung jawab Waiter. Khususnya waiters restoran.

Sebagian mereka mendapati lowongan pekerjaan tersebut dari berbagai media dan ingin mencoba melamar pekerjaan tersebut.

Kebetulan saya ada pengalaman berja sebagai waiter restaurant selama 3 tahun. Jadi sekarang saya akan share beberapa deskripsi pekerjaan Waiters berdasarkan pengalaman saya sendiri.

Pengertian Waiter dan Waitress

Secara sederhana, waiter dan waitress adalah seorang pelayan restoran, hotel, cafe dan sebagainya.

Perbedaan mereka adalah:

  • Waiter = laki-laki
  • Waitress = perempuan

Tugas dan Tanggung Jawab Waiter Restoran

Supaya lebih singkat, kita samakan saja sebutannya menjadi ‘Waiter’.

1. Prepare Sebelum Mulai Bekerja

Tugas dan tanggung jawab Waiter / Waitress yang pertama adalah beres-beres sebelum restoran mulai buka.

Pada umumnya seorang waiter sudah memulai pekerjaan sejak sebelum restoran buka.

Prepare seorang waiter meliputi beberapa hal, antara lain:

Menata penampilan yang rapi dan sopan serta sesuai dengan tata tertib restoran

Setiap restoran memiliki tata tertib yang berbeda-beda. Namun secara umum ada persamaan dalam hal tatanan rambut, pakaian dan penampilan.

Laki-laki

Untuk seorang laki-laki, sudah pasti potongan rambutnya harus pendek. Selain itu juga tidak boleh memelihara kumis, cambang dan jenggot.

Dalam hal aksesoris, seorang waiter hanya boleh menggunakan arloji saja. Tidak boleh mengenakan aksesoris lainnya semisal gelang atau kalung.

Perempuan

Untuk perempuan, aturannya tergantung dari kebijakan tiap-tiap restoran.

Jika restoran mengizinkan, seorang waitress boleh berambut panjang, namun harus terikat rapi.

Soal aksesoris, biasanya seorang waitress hanya boleh memakai anting kecil saja. Tidak boleh memakai anting besar, kalung, gelang, apalagi gelang kaki.

Menata Meja dan Memastikan Meja Bersih, Lengkap dan Rapi

Sebelum restoran buka, kalian harus memastikan tidak ada kotoran atau sisa makanan dari customer sebelumnya yang tertinggal pada permukaan meja, kolong dan area sekitarnya.

Meja restoran

Selain itu, periksa juga kelengkapan sendok dan garpu , jika aturan restoran tersebut memang harus tersedia sendok dan garpu di meja.

Jangan lupa rapikan juga posisi meja dan kursi.

2. Stand by pada Posisi yang Tepat

Setelah selesai prepare dan restoran mulai buka, kalian harus berdiri atau stand by.

Lokasi stand by harus pada tempat yang mudah menjangkau sudut pandang semua meja. Tujuannya adalah supaya kalian dapat segera merespon ketika ada customer yang memanggil dan hendak memesan makanan atau mengajukan request tertentu.

3. Memberi Salam (Greeting) pada Customer dan Membukakan Pintu

Sementara sebagian waiter sedang stand by, tugas dan tanggung jawab waiter lainnya ialah harus ada yang menjaga pintu.

Maksudnya menjaga pintu ialah, ketika ada customer yang baru datang, kalian harus dengan sigap membukakan pintu dan memberi salam.

Setelah itu tanyakan dengan halus, meja mana yang hendak ia pilih.

Setelah customer memilih meja, kalian cek ulang. Pastikan meja yang terpilih ada dalam kondisi bersih dan lengkap.

4. Merekomendasikan Menu Favorit dan Menu Baru pada Customer

Setelah customer memilih meja , segera kalian berikan daftar menu yang tersedia.

Jika customer tersebut adalah customer baru, maka berikanlah rekomendasi menu favorit restoran tersebut.

Tidak terbatas hanya pada customer baru saja, kalian juga harus menawarkan menu baru pada customer langganan. Iya tentu jika saat itu ada menu baru.

5. Siaga Jika Customer Belum Siap Taking Order

Jika customer belum siap memesan, kalian tinggalkan dulu meja tersebut.

Namun kalian tetap harus siaga pada posisi yang mudah terlihat. Hal itu untuk memudahkan customer pada saat ia memanggil kalian untuk memulai pemesanan.

6. Mencatat Pesanan dan Memastikan Ketepatan Pesanan

Saat customer telah siap memesan, segeralah hampiri customer tersebut.

Catat semua pesanan dengan benar.

Waiter restoran

Setelah customer selesai memesan, sebutkan kembali menu-menu pesanannya kepada customer. Hal itu untuk memastikan bahwa kalian tidak salah mencatat dan customer tidak salah saat menyebutkan pesanan.

7. Menawarkan Minuman

Jika saat pemesanan makanan, customer tidak memesan minuman, maka tawarkanlah minuman untuk ia pesan.

Jika mungkin, tawarkan minuman favorit restoran.

Tanyakan juga kepada customer, kapan kalian harus menghidangkan minuman.

Betul. Sepengalaman saya, beda customer beda pula kemauannya. Ada yang minta minuman di awal, namun ada juga yang minta minuman nanti setelah makan.

8. Menyampaikan Pesanan dengan Cepat

Setelah selesai taking order, segeralah sampaikan pesanan ke kitchen (dapur) dan / atau pantry.

Usahakan agar pesanan terhidang secara berurutan, mulai dari starter (makanan pembuka), kemudian main course (menu utama) dan terakhir menu penutup (dessert).

Kadang pada situasi restoran ramai pengunjung, urutan penghidangan makanan bisa jadi berantakan. Kadang bisa terjadi makanan utama lebih dulu terhidang, sementara chef belum selesai memasak makanan pembuka.

Itu wajar saat jam ramai pengunjung.

Tapi setidaknya kalian harus menjaga agar urutannya tidak terlalu kacau, misalnya saja menu pembuka datang bersamaan dengan menu penutup, sementara menu utama belum datang. Itu kacau sekali.

Untuk membiasakan supaya makanan dapat tersaji sesuai urutannya, mulailah belajar pada jam sepi, yaitu pada saat hanya ada sedikit customer yang berkunjung.

9. Membantu Runner untuk Mempercepat Pelayanan

Ada kalanya sebuah restoran memiliki runner tersendiri.

Tugas seorang runner adalah mengantarkan pesanan ke meja customer dan menarik peralatan bekas makan dari meja customer.

Tugas Waiter

Tapi ada juga (bahkan lebih banyak) restoran yang menerapkan sistem kerja waiter sekaligus merangkap menjadi runner.

Jika restoran tempat kalian memiliki runner secara terpisah, pada saat jam sibuk (terutama week end), bantulah tugas runner supaya pelayanan pada customer jadi lebih cepat dan baik.

10. Memperhatikan Customer dengan Seksama

Setelah selesai menghidangkan pesanan, bukan berarti tugas kalian sudah selesai. Kalian harus tetap memperhatikan customer dengan seksama.

Seringkali seorang customer membutuhkan bantuan waiter untuk extra spoon (sendok), extra fork (garpu), extra tissue dan sebagainya.

Bahkan tak jarang ada customer yang ingin menambah lagi pesanannya.

Karena itulah kalian harus tetap memperhatikan customer, meskipun semua pesanan telah terhidang.

11. Menangani Masalah

Jika terjadi masalah, misalnya ada salah taking order, maka menjadi tugas dan tanggung jawab waiter untuk menyelesaikannya.

Berusahalah untuk menyelesaikan sendiri masalah tersebut tanpa melibatkan captain atau manager restaurant ataupun chef.

Contoh jika terjadi salah order, ganti saja dengan uang pribadi apabila harga menunya tidak terlalu mahal. Tidak usah mencari-cari siapa yang salah dan siapa yang benar.

Yakinlah bahwa uang yang kalian keluarkan untuk menyelesaikan masalah, nanti akan tergantikan dengan yang lebih banyak dan lebih baik.

Kecuali jika masalahnya lebih besar, mungkin kalian butuh bantuan Captain, Manager atau Koki.

12. Membantu Janitor atau Runner Membereskan Meja

Setelah customer selesai makan, maka dengan mengatakan ‘permisi’, ambillah piring dan peralatan bekas makan lainnya.

Sedikit membersihkan meja juga bila perlu.

13. Menawarkan Menu Penutup

Seperti pula minuman, ada kalanya customer tidak memesan makanan penutup pada saat taking order.

Jika kalian mendapati customer yang seperti itu, tawarkanlah menu penutup selagi kalian membereskan meja saat customer selesai makan.

14. Memberikan Bill / Nota Tagihan pada Customer

Sesekali akan ada customer yang membayar billnya langsung ke kasir. Tapi tak jarang juga customer memanggil Waiter untuk meminta bill.

Berikan bill dengan menyebutkan nominalnya. Jangan hanya memberikannya begitu saja.

Cara memberikan bill seperti ini hanya berlaku untuk restoran yang menetapkan metode pembayaran akhir. Tidak berlaku untuk restoran jenis fast food dan semacamnya yang menggunakan metode pembayaran awal pada saat pemesanan.

15. Mengucapkan Terima kasih dan Membukakan Pintu

Mengucapkan terima kasih pada tamu restoran juga menjadi tugas dan tanggung jawab waiter.

Setelah customer selesai membayar, sigaplah untuk membukakan pintu keluar.

Saat customer hendak keluar, ucapkan terima kasih dan persilahkan customer untuk berkunjung kembali pada lain waktu.

16. Melakukan Serah Terima Tanggung Jawab dengan Shift Berikutnya

Setelah habis jam kerja, pastikan kalian melakukan serah terima dengan baik pada teman Waiters shift berikutnya.

Misalnya.

Beri tahu teman Waiters shift berikutnya jika ada pesanan customer yang belum sampai ke meja tertentu.

Juga pastikan semua peralatan kerja ada dalam kondisi lengkap sehingga tidak akan terjadi saling menyalahkan ketika ada kekurangan peralatan.

Serah terimakan semua yang perlu.

17. Bertanggung Jawab pada Kelengkapan Peralatan Restoran

Jika kalian bertugas pada shift akhir, pastikan semua peralatan kerja lengkap.

Jika terjadi kekurangan peralatan, maka bertanggung jawablah.

Beritahukan juga pada shift awal esok hari, jika ada sesuatu hal yang kurang.

18. Membantu Proses Closing

Jika kalian bertugas pada shift akhir, bantu Captain dalam proses closing.

Jika perlu, bantu juga chef untuk memastikan semua kompor telah mati.

Intinya pastikan restoran ada dalam kondisi aman pada saat kalian meninggalkannya.

Jangan pernah merasa bahwa hal-hal tersebut bukan merupakan tanggung jawab bersama. Karena jika terjadi hal-hal buruk, tetap saja seluruh crew yang bertugas saat itu akan terkena imbas masalahnya.

19. Menyebarkan Brosur

Selain semua tugas-tugas tersebut, ada kalanya seorang waiter harus menyebarkan brosur pada jam-jam sepi. Umumnya pada sore hari menjelang malam. (Bloglain).

22 pemikiran pada “Tanggung Jawab Waiter Restoran dan 19 Tugasnya”

  1. Sangat membantu kak… Makasih ?
    Saya mau melamar di waitet restaurant bsok dan smoga berhasil dan betah ya ? Aamiinnn.. ?

    Balas
  2. Masihh ada Loker kah kak direstaurantnya??? Kalo ada Nama restaurantnya apa kak??

    Terima Kasih

    Balas
  3. … week end dan hari libur panjang… Waktu dimana bidang pekerjaan lain sedang libur dan santai… seorang waiter dan crew restoran atau hotel justru bak bik buk sibuk ngga ketulungan.

    Justru saya jadi kangen situasi seperti ini karena sudah 2 bulan lebih saya beserta rekan kerja saya di hotel dirumahkan akibat wabah yang sedang melanda ini

    Balas
  4. Maaf gan, saya mau tnya untuk prihal salary atau gaji dari seorang waiter/es kisaran brapa ya ? Beberapa hari lagi mau interview disebuah kafe dan baru pertama kali melamar sbg seorang waiter.. saya merasa bertrima kasih kalau agan bersedia menjawab.. 🙏

    Balas
    • Kalo sepengalaman saya sih gaji pokok-nya senilai UMR (UMK / UMP). Selebihnya kita dapat tambahan dari uang tip dari customer, terus dapat uang lembur jika sesekali ada overtime.

      Kalo perusahaannya baik, kadang ada yang kasih uang absen juga. Dihitung sejumlah hari kerja kita.

      Tapi yang intinya sih gaji pokok minimal sebesar UMR.

      Balas
  5. Min untuk menjadi waiter itu bagian kerja nya jadi 1 ya apa berbeda beda..misalnya saya kerja waiter di bagian greeter dan terus ke talking order itu yg melakukan nya saya juga min ya? Apa orng lain yg brtugas di sana?
    Saya bingung di bagian sana aja min apa 1 orng waiter mengurus di bagian semuanya seperti greeter,talking order,clear up ..DLL..
    Tlong berikan pndapatnya min??

    Balas
    • Di kebanyakan restoran, semua tugas itu kita yang kerjakan. Dari mulai memberi salam, taking order, mengantar makanan, sampai tarik piring bekas makan.

      Tapi ada juga beberapa restoran yang punya runner untuk mengantar makanan dan janitor untuk cleaning. Jadi tugas waiter hanya memberi salam dan taking order.

      Jadi tergantung kebijakan restoran’nya.

      Balas
  6. Alhamdulillah ini membantu banget om/sist. Soalnya besok juga dipanggil untuk interview 😁. Dan belum ada sama sekali pengalaman kerja sebagai waiter ini tkutnya nnti kalo ditanya tentang pekerjaan yang dilamar gakbisa jawab lagi. Tp berkat om/sist sekarang jadi sedikit banyak lebih tau lah tentang tugas dan bagian” dari waiter. Makasih om/sist smoga menjadi amal jariyah untuk sampean. 🙏🙏

    Balas
  7. Terimakasih kak sangat membantu semuanya di jelaskan secara detail dari awal mudaah dimengerti smoga aja nanti lulus skolah ngelamar jadi waiters meskipun blom banyak pengalaman moga keterima doain ya Kaka”☺️

    Balas
  8. Kak biasanya kita ditraningnya berapa hari ya kak,
    Apa kita dikasi tau cara²nya bahasa nya dll,kok saya deg degan ya,soalnya saya sebenernya paling anti berinteraksi langsung sama orang atau customer,
    Tapi karna skrng lagi kaya gini,nyari kerjaan pun susah,jadi yaudah saya coba² aja dulu huhu
    Kebetulan juga saya udh ada panggilan

    Balas

Tinggalkan komentar