16 Tips agar Pacaran Langgeng dan tidak Membosankan

Bloglain.com – Boy/Girl sekalian! Langsung saja deh, berikut ini tips agar pacaran langgeng dan tidak membosankan, bahkan sampai ke tahap pernikahan.

Tips agar Pacaran Langgeng dan Tidak Membosankan

1. Cepat Move On dari Mantan

Jika hubungan kalian baru terjalin dan jika kamu masih dalam masa berkabung gara-gara putus cinta sebelumnya, maka cepatlah move on. Buang semua hal yang berhubungan dengan mantan, termasuk foto dan nomor kontaknya.

Bukan bermaksud tidak menghargai mantan kamu sebagai manusia, tapi percayalah, aroma mantan hanya akan jadi batu sandungan dalam hubungan kamu yang sekarang.

Iya dong. Kamu sendiri juga pasti ngga akan mau jika pacar kamu masih terus mengingat mantan pacarnya yang terdahulu. Maka begitupun sebaliknya, pacar kamu yang sekarang juga ngga akan mau kalau kamu terus mengingat mantan kamu.

Ingat! Arah langkah kamu adalah masa depan dengan pacar kamu yang sekarang, bukan masa lalu kamu bersama mantan terdahulu.

2. Cerdas Memilih Pacar yang Baik

Adalah hal yang wajar ketika kamu ingin punya pacar yang cantik / ganteng. Tapi ingat! Ketampanan dan kecantikan harus sejajar dengan karakter yang baik.

Kamu pasti ngga ingin punya pacar yang “gampangan” kan?

Meskipun pacar kamu jalan dengan seseorang yang ‘hanya teman biasa’, tapi penilaian orang-orang sekitar kamu tidak akan seperti itu.

Jangan abaikan apa kata orang, karena kita ini manusia. Sedangkan manusia adalah mahluk sosial. Kita harus peduli dengan apa yang ada di sekitar kita, termasuk juga omongan tetangga. Meskipun dalam hal-hal tertentu kadang ada omongan tetangga yang harus kita abaikan.

3. PDKT dengan Cara yang Benar

Nah, kalau kamu masih dalam tahap pencarian tapi sudah punya incaran, lakukan cara PDKT yang tepat. Jangan sampai perjuangan kamu hanya berakhir dengan penolakan.

4. Mulai Pacaran sejak Sekolah

Kebanyakan orang tidak menyarankan pacaran saat masih sekolah, padahal ada sisi baik pacaran bagi pelajar. Iya meskipun ada sisi buruknya juga.

Yup. Saat masih sekolah kamu bisa menerima doi apa adanya.

Kalian yang jadian saat sekolah, rata-rata ngga peduli pada latar belakang keluarga pacar Kamu. Kamu cuma tahu ia pakai seragam yang sama dengan kamu.

Saya sudah buktikan dari kehidupan saya sendiri. Saya menikahi teman sekolah dan sampai sekarang baik-baik saja.

5. Cerdas Merayu Calon Mertua

Pacar kamu pasti bakalan bangga kalau kamu punya citra baik di mata ortunya.

Hubungan kalian juga bakalan lebih tenang kalau dapat restu dari calon mertua.

Sebagai pacar yang baik, kamu harus menunjukkan pada camer bahwa kamu itu adalah yang terbaik untuk anaknya. Minimal pantaslah buat jadi mantu. Jangan sampai kamu pacaran dengan cara kucing-kucingan karena nggak ada restu dari camer. Jangan sampai kamu berfikir, “Kita berdua yang akan menjalaninya”, karena kalian hidup di dunia ini bukan hanya berdua saja.

6. Jangan Pacaran Jarak Jauh

Banyak tips atau ada juga sebagian orang yang bisa berhasil dengan hubungan jarak jauh. Tapi pastinya kamu juga tahu bahwa hubungan jarak jauh itu punya resiko tinggi dalam hal kesetiaan.

Kamu tanya deh diri kamu sendiri, apakah kamu bakalan sanggup menjalani hubungan jarak jauh?

Kalaupun misale kamu sanggup, apa kira-kira pacar kamu bisa?

Gini lho Boy. Secara normal setiap orang bakalan ngelirik cewek / cowok lain. Itu normal dan manusiawi.

Mungkin kamu akan bisa setia, tapi apa kamu yakin pacar kamu bisa?

Bukan maksud saya mengajarkan kamu untuk berburuk sangka, tapi hanya untuk berfikir realistis saja.

Bagi saya, hubungan jarak jauh itu hanya berlaku untuk yang sudah menikah saja. Itupun hanya untuk situasi urgent saja, misale jika suami tugas jauh.

7. Jangan Percaya Cinta, Gunakan Logika dan Iba

Kalau kamu nyontek cerita dari drama Korea atau India, pasti kamu kan menganggap bahwa cinta adalah segalanya. Padahal kenyataannya tidaklah seperti itu.

Betul Boy. Ada banyak hubungan yang justru langgeng karena rasa iba (kasihan). Bukan karena cinta.

Contohnya begini.

Ketika ada orang lain yang naksir kamu dan kamu juga suka padanya, kamu akan bisa menolak orang tersebut jika kamu merasa kasihan pada pacar kamu. Sebaliknya, jika kamu tidak merasa iba pada pacar kamu, maka kamu akan sangat mungkin berselingkuh dengan orang tersebut.

Bahkan Ibu saya sendiri menikah dengan Bapak saya karena kasihan pada Bapak yang hidupnya “sebatang kara”. Faktanya perkawinan Ibu dengan Bapak saya telah membuahkan 7 orang anak. Luar biasa kan? Padahal dasarnya dari rasa iba, bukan karena cinta.

Saya sendiri awal jadian dengan pacar ialah karena kasihan padanya yang sering di lecehkan secara verbal oleh mantan pacarnya.

Selain karena kasihan, awalnya saya hanya menjadikan pacar saya sebagai pelarian dari kegagalan saya dengan pacar sebelumnya. Tapi faktanya saya sampai menikah dengannya dan sekarang sudah punya 3 orang anak.

Dan ternyata lagi, kami pacaran hingga 7 tahun lamanya sebelum akhirnya menikah.

8. Kejujuran adalah Segalanya

Pertama kamu harus tahu dulu bahwa kebohongan adalah akar dari segala masalah.

Orang yang jujur, maka ia lurus segala-galanya.

Contohnya sama seperti tadi. Misalnya ada orang lain yang naksir kamu dan kamu juga suka orang itu. Tapi kemudian kamu berfikir, bagaimana jika nanti pacar kamu menanyakan kesetiaan kamu? Jika kamu jawab ‘setia’, maka berarti kamu berbohong. Sedangkan jika kamu jawab ‘selingkuh’, jelas pacar kamu bakal minta putus.

Nah. Jika kamu teguh pendirian untuk tidak berbohong alias tetap jujur, maka kamu tidak akan berselingkuh.

9. Terbuka Sejak Awal Hubungan

Ada kalanya seseorang berlagak sok kaya buat menjerat hati gebetan. Ia minder dan ngga berani tampil apa adanya. Nggak pede gara-gara kondisi pas-pasan.

Iya sih gebetan jadi suka sama kamu. Apalagi jika si cewek itu tipe komersil.

Tapi kemudian ia akan kecewa dan mungkin “kabur” setelah mengetahui kondisi kamu yang sebenarnya.

Iya dong. Ia bakal kecewa saat nanti kamu tidak lagi mampu memberikan kemewahan palsu yang kamu berikan pada awal terjalinnya hubungan kalian.

Sebaliknya, ada juga orang kaya yang besikap lebay dengan pura-pura miskin. Maksudnya ia sedang menguji pacarnya. Tujuannya supaya ia mendapat pasangan yang ngga matre.

Sekilas tampak bagus. Cari pasangan yang tidak materialistis. Tapi tetap saja yang namanya kebohongan ya tidak baik. Suatu saat nanti pacar kamu bakal tersinggung saat tahu bahwa kamu hanya pura-mura miskin untuk menguji karakter sang pacar.

Cara-cara ngetest seperti itu secara tidak langsung sudah “melecehkan” nilai-nilai kejujuran.

Jadi intinya, terbuka saja sejak awal. Jujur saja apa adanya. Biarkan pacar yang menilai sendiri tentang diri kamu.

10. Jangan Over Protektif

Tips agar pacaran langgeng yang berikutnya adalah jangan over protektif.

Mentang-mentang cinta terus kemana-mana kamu antar pacar kamu. Apa-apa kamu tungguin dan jagain pacar kamu. Apa-apa kamu turutin kemauan pacar kamu. Setiap saat kamu chat atau bahkan telepon pacar kamu. Sok perhatian dengan menanyakan, “Udah makan belum?”, “Udah mandi belum?” dan sebagainya.

Ngga gitu juga Boy. Pacar kamu justru bakalan risih dengan perhatian yang berlebihan seperti itu. Seharusnya kamu bikin hubungan kalian nyaman. Jangan terlalu mendikte yang akhirnya malah akan membuat keributan.

Tidak usah takut pacar kamu selingkuh, karena perselingkuhan urusannya dengan karakter alias kepribadian. Singkatnya, seketat apapun kamu jaga pacar, tapi kalau pada dasarnya ia doyan selingkuh ya tetap saja kamu bakal kecolongan. Sebaliknya, jika pada dasarnya pacar kamu memang seorang yang setia, maka ia tidak akan berselingkuh.

Cukup yakinkan saja dalam hati kamu bahwa jika ia selingkuh, maka cepat atau lambat kamu bakalan tahu juga.

11. Jangan Boros

Batasi kebiasaan jalan / nonton / makan.

Boleh sih, tapi jangan terlalu sering.

Jika pacar sering ngajak jalan, kasih ia pengertian bahwa hubungan kalian serius. Karenanya kamu harus nabung untuk masa depan kalian. Untuk kebutuhan bertunangan dan pernikahan.

12. Jangan Meributkan Hal Kecil

Dalam suatu hubungan kadang ada masalah-masalah kecil. Misalnya si cowok telat menjemput si cewek, terus yang cewek ngambek. Setelah itu si cowok ikutan ngambek juga karena merasa tidak dihargai usahanya.

Masalah seperti itu tidak perlu menimbulkan pertengkaran. Si cewek cukup mengingatkan agar cowoknya tidak telat lagi dan si cowok harus menyadari dan jangan malah balik ngambek.

13. Jika Pacar Marah, Diam Saja

Nah kalau sudah terlanjur terjadi pertengkaran, seharusnya salah satu ada yang mengalah. Misale jika si cewek ngambek, maka cowoknya diam saja, jangan membatah. Sebaliknya, jika si cowok marah, maka ceweknya harus diam, jangan membantah apa-apa.

14. Jangan Buat Pacar Cemburu

Kemudian kamu jaga juga sikap kamu. Jangan berbuat yang bisa memancing kecemburuan pasangan.

Iya sih katanya, “Cemburu tandanya cinta”. Tapi itu hanya kiasan. Cuma bahasa film. Kenyataannya “cemburu tandanya kekacauan”.

Ngga usah sok-sokan ngetest kecemburuan si doi. Resikonya bubaran. Kamu sendiri juga pasti ngga akan suka kalau doi ngetes kamu. Kesannya kita ini bocah kecil yang perlu penilaian melalui test.

15. Jadilah Pekerja Keras atau Orang yang Lembut

Tips agar pacaran langgeng yang ke-15 adalah…

Kalau kalian sudah benar-benar serius, maka seorang cowok harus bekerja keras. Buktikan bahwa kamu itu calon kepala rumah tangga yang baik. Juga buktikan kalau kamu punya penghasilan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan keluarga kamu nanti. Buktikan kalau kamu cowok yang tangguh dan bisa jadi pelindung bagi keluarga kamu kelak.

Terus kamu yang cewek, kamu harus bisa lembut dan anggun. Minimalnya kamu harus bisa masak.

Mungkin kamu belum tahu kalau masakan istri adalah salah satu hal yang membuat suami selalu kangen rumah.

Tunjukkan ke cowok kamu, bahwa kamu adalah calon ibu rumah tangga yang baik. Walaupun kamu orang tajir dengan puluhan pembantu di rumah, tapi tetap saja urusan rumah ya kamu yang atur.

Sadari itu.

16. Tingkatkan Status Hubungan

Kalau pacar minta hubungan yang lebih serius, kamu harus siap.

Kalaupun kamu belum siap, kamu harus mau memaksakan. Jangan sampai hubungan kalian harus kandas pada tahap ini.

Ini tahapan penting yang akan memperkuat atau justru menghancurkan hubungan kalian.

Jangan takut memaksakan. Kamu harus paham bahwa sebuah keikhlasan akan datang setelah berlalunya sebuah keterpaksaan. (Bloglain – Tips agar pacaran langgeng).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *