Samsung Galaxy A12 2021

Kelebihan dan Kekurangan Samsung A12 2021 (Nacho)

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Dari beberapa poin kelebihan dan kekurangan Samsung A12, saya mendapati hanya ada satu saja kelemahan yang ia miliki. Selebihnya baik-baik saja.

Review Kamera Samsung A12

Tidak ada yang benar-benar istimewa dari kamera ponsel ini. Kualitas foto’nya standar, selayaknya ponsel Rp2 jutaan. Fiturnya juga standar, ada kamera macro, efek bokeh dan efek lainnya.

Hasilnya cukup jernih untuk foto siang. Sedangkan untuk foto malam, ia akan pecah ketika kita perbesar. Tapi pencahayaannya cukup bagus meskipun foto malam.

Jika Om/Sist ingin mendapat hasil foto siang yang lebih detail, bisa menggunakan resolusi 48MP. Sayangnya proses pengambilan gambar 48MP agak sedikit lambat.

Standar pengambilan gambar kamera belakang ada pada 12MP. Jadi kalau Om/Sist ingin foto 48MP, kita harus ubah dahulu settingnya secara manual. Karena itu biasanya bagi yang masih awam, mereka hanya akan menggunakan setting bawaan pada 12MP.

Sayang sekali ya Om. Padahal seharusnya setting bawaan sudah ada pada 48MP dan proses pengambilan gambarnya juga harus lebih cepat. Jadi memudahkan pengguna baru.

Terus lagi sayangnya lensa kamera depan hanya 8MP. Padahal seharusnya sudah 13MP seperti Samsung A21s atau bahkan 20MP seperti Samsung M21. Tapi ya sudah. Semua merk pun sekarang cenderung mengurangi resolusi kamera depan.

Fitur Samsung A12

  • Desain minimalis yang simple, enak dalam genggaman tangan
  • Quad-camera dengan lensa utama 48MP
  • Kamera macro untuk membuat foto close up atau jarak dekat
  • Lensa ultrawide untuk membuat foto dengan pandangan luas
  • Ada sensor kedalaman untuk membuat efek foto bokeh yang fokus
  • Ukuran layar lega, 6.5 inch
  • Kapasitas baterai cukup besar, yaitu 5000 mAh
  • Pengisi daya cepat (fast charging) 15W

Kelebihan dan Kekurangan Samsung A12 2021

Kelebihan

Sensor sidik jari fast respon

Posisi sensor sidik jari pada sisi samping body terasa sangat praktis ketimbang sensor punggung body.

Dari penggunaan saya, sensor fingerprint milik Samsung A12 ini sangat baik. Respon’nya sangat cepat, terutama jika kita menggunakan jempol tangan.

Konsumsi baterai sangat irit

Saya menggunakan Samsung A12 versi 2021 yang memakai chipset Exynos 850. Berbeda dengan A12 versi 2020 yang memakai chipset MediaTek Helio P35.

Jujur saya ini bukan gamer, jadi tidak begitu tahu perbedaan performa kedua chipset tersebut untuk gaming. Hanya saja jika kita lihat dari data teknisnya, Helio P35 seharusnya punya performa lebih baik karena clockspeednya mencapai 2.3GHz. Sedangkan Exynos 850 hanya sampai 2GHz saja.

Namun untuk urusan konsumsi daya baterai, Exynos 850 yang memiliki angka fabrikasi 8nm ini sangat terasa iritnya. Bahkan meskipun ponsel ini saya gunakan untuk menjalankan pekerjaan saya sebagai driver GoJek.

Melalui aplikasi Accu Battery, saya mendapati bahwa baterai Samsung A12 sanggup bertahan hingga:

  • 12 jam 39 menit dengan kondisi layar menyala
  • 47 jam 13 menit untuk standby dengan layar padam
  • 28 jam 38 menit dalam penggunaan kombinasi layar menyala dan padam

Artinya jika pada pagi hari jam 6 saya memulai aplikasi GoJek Driver pada kondisi baterai 100%, saya tidak perlu cas baterai sampai malam jam 12 ketika saya akan OFF aplikasi.

Itu bukan hanya aplikasi GoJek saja yang saya gunakan. Ada aplikasi WhatsApp, Facebook, Shopee dan lain-lain, sudah segitu iritnya.

Singkatnya sih sangat irit Om.

Iya sih kapasitas baterainya cukup besar, hingga 5000 mAh. Tapi tetap saja konsumsi A12 memang irit. Karena saat saya menggunakan Samsung M11 yang sama-sama 5000 mAh, ia tidak se’irit A12.

RAM dan ROM besar

Samsung A12 tersedia dalam pilihan RAM 4GB dan 6GB bersama internal memori sebesar 128GB.

Jika kita lihat angka’nya, Samsung A12 RAM 6 memang tidak luar biasa. Namun untuk ukuran brand Samsung, RAM 6GB bersama ROM 128GB dengan banderol Rp2.4 jutaan itu sudah murah.

Dengan kombinasi RAM dan ROM sebesar itu, aktivitas harian saya sangat lancar. Tidak ada kendala apa-apa. Sangat mulus bahkan untuk multitasking sambil menjalankan aplikasi GoJek Driver.

Antarmuka sangat familiar

Entah karena sudah bertahun-tahun menggunakan brand Samsung atau karena memang begitu adanya? OneUI Samsung ini saya rasa sangat mudah penggunaannya. Bahkan saya tidak kesulitan untuk mempelajari segala pengaturan ponsel hingga mendalam sekalipun.

Kekurangan

Akurasi sentuhan pada layar kurang baik

Tak ada gading yang tak retak. Samsung A12 bukanlah produk sempurna. Ia agak lemah dalam hal akurasi pada sentuhan layar.

Pada saat saya mengetik tulisan, kadang muncul dua huruf meskipun saya hanya menyentuh huruf tersebut satu kali.

Saya bisa menilai demikian lantaran saya menggunakan beberapa ponsel Samsung, bukan hanya Galaxy A12 saja.

Dalam rumah saya sekarang ada Samsung J4 2018, Samsung A11, M11, A03s dan A12.

Dari 5 model tersebut hanya A12 saja yang agak kurang akurasi sentuhannya.

Entah sih kalau Samsung M12, apakah ada masalah serupa atau tidak, mengingat mereka memiliki banyak kemiripan dan menggunakan chipset yang sama.

Spesifikasi Samsung A12 2021

Apakah Samsung A12 awet?

Jawaban dari pertanyaan itu bisa beragam.

Jika yang Om/Sist maksud adalah keawetan baterai, maka sudah terjawab barusan. Namun jika arahnya pada keawetan produk, tentu saya tidak bisa menjawabnya sekarang, karena saya menggunakan ponsel ini belum lama, baru beberapa bulan saja.

Jika menilik dari produk yang pernah saya gunakan, termasuk Samsung Galaxy J1 Ace, J2 Prime, A11, M11 dan lain-lain, mereka semua awet. Bahkan tahan kehujanan gerimis meskipun mereka tidak bersertifikasi tahan air.

Apakah Samsung A12 sudah Snapdragon? Samsung A12 apakah sudah 5G?

Jawaban dari dua pertanyaan tersebut ada pada data spesifikasi yang saya himpun dari GSMArena dan situs resmi Samsung berikut ini.

Prosesor
  • Chipset: Exynos 850
  • CPU: Octa-core 4× 2GHz Cortex-A55; 4× 2GHz Cortex-A55
  • GPU: Mali G52
Layar
  • Jenis: PLS TFT LCD
  • Ukuran: 6.5 inch
  • Resolusi: HD+ (720 × 1600)
  • Kedalaman warna: 16 juta
  • Refresh rate: 60Hz
  • Pemutaran video: FHD (1080 × 1920) @30fps
Jaringan
  • Teknologi jaringan: 2G, 3G, 4G LTE
  • Kartu SIM: Dual-SIM Nano
  • Slot kartu: triple slot (SIM1 + SIM2 + microSD)
Kamera Belakang
  • Utama: 48MP, F2.0
  • Ultrawide: 5MP, F2.2
  • Kamera macro: 2MP, F2.4
  • Depth sensor: 2MP, F2.4
  • Autofocus: Ya
  • OIS: Tidak
  • Zoom: 10× digital zoom
  • Kamera depan: 8MP, F2.2
  • Perekaman video: FHD (1080 × 1920) @30fps
Memori
  • RAM: 4GB / 6GB
  • Internal memori: 128GB (106.1GB tersedia)
  • Eksternal memori: microSD hingga 1TB
Baterai dan Pengisi Daya
  • Kapasitas baterai: 5000 mAh (typical); 4900 mAh (minimal)
  • Pengisi daya: Adaptive Fast Charging 15W
  • Kabel USB: USB type-C 2.0
Lain-lain
  • Rilis: Agustus 2021
  • Sistem operasi: Android 11; OneUI Core 3.1
  • Sensor sidik jari: samping body
  • Audio: single speaker mono
  • Port audio: jack 3.5mm stereo
  • Konektivitas: Wi-Fi, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.0
  • NFC: Tidak
  • Dimensi (P × L × T): 164 × 75.8 × 8.9 mm
  • Berat: 205 gram

Berapa harga Samsung A12 RAM 6 128?

Tiap toko punya kebijakan masing-masing. Namun secara kisaran, mereka tidak akan selisih jauh dalam menetapkan harga jual.

Saya membeli Samsung A12 versi 6/128GB melalui salah satu marketplace online seharga Rp2.4 juta sudah termasuk ongkir.

Untuk pilihan RAM 4/128GB, monggo Om/Sist cek sendiri melalui Shopee, Bukalapak, Tokopedia ataupun marketplace lainnya.

Demikianlah beberapa kelebihan dan kekurangan Samsung A12. Semoga bermanfaat. (Bloglain).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *