Beranda » Komparasi » POCO M3 vs Redmi Note 8: Banyak yang Terbalik

POCO M3 vs Redmi Note 8: Banyak yang Terbalik

Xiaomi Redmi Note 8

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Ketika kita membandingkan antara Xiaomi POCO M3 vs Redmi Note 8, ada beberapa bagian yang terbalik.

Yup. Spesifikasi POCO M3 memang terbilang mumpuni sehingga ia berani mengusung tagline ‘The New Entry Level Killer’. Namun faktanya ada beberapa bagian dari POCO M3 yang kalah dari Redmi Note 8.

Apa sajakah itu?

Mari kita cekidot ke TKP.

Xiaomi POCO M3 vs Redmi Note 8

Xiaomi POCO M3
Ketahanan Terhadap Percikan Air
Xiaomi Redmi Note 8

Xiaomi Redmi Note 8 sudah tahan terhadap percikan air sehingga ia lebih aman ketika Om/Sist bawa berhujan-hujanan, selama hujannya tidak terlalu lebat. Sementara itu saya tidak mendapati adanya klaim dari Xiaomi tentang ketahanan cipratan air untuk produk POCO M3. Maka itu artinya ia tidak tahan percikan air.

Waktu Rilis

Redmi Note 8 mulai diperkenalkan pada 29 Agustus 2019 dan rilis resmi pada 16 Oktober 2019. Sedangkan POCO M3 saat saya menyusun tulisan ini, ia masih baru banget karena baru memulai penjualan resmi pada 26 Januari 2021 untuk pasar Indonesia.

Artinya POCO M3 lebih baru dari Redmi Note 8. Artinya lagi secara logika POCO M3 seharusnya lebih hebat dari Redmi Note 8.

Tapi apakah benar seperti itu?

Cekidot kita lanjut bahasannya.

Prosesor dan Pengolah Grafis

Faktanya seri chipset milik Redmi Note 8 sedikit lebih tinggi. Meskipun konon chipset yang terpasang pada POCO M3 memiliki kelebihan dalam hal konsumsi daya baterai yang lebih irit.

POCO M3 menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 662 (11nm), CPU octa-core 2.0 GHz, GPU Adreno 610 dan AI Qualcomm generasi ke-3. Sedangkan Redmi Note 8 menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 665 Octa-Core 2.0 GHz, GPU Adreno 610 dan mesin AI Qualcomm generasi ke-3.

RAM dan Internal Memori

Nah. Kalau pada bagian ini iya betul POCO M3 lebih sesuai dengan kebutuhan kekinian.

POCO M3 tersedia dalam varian RAM / ROM 4/64GB dan 6/128GB, sedangkan pilihan varian memori untuk Redmi Note 8 lebih lengkap, yaitu 3/32GB, 4/64GB dan 6/128GB. Namun untuk pasar Indonesia, Redmi Note 8 varian 4/64GB yang paling populer dan paling laku.

Menurut kesimpulan singkat saya, ketiadaan varian memori 3/32GB pada POCO M3 menjadi indikasi bahwa ia sudah lebih kekinian. Ia menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen zaman now yang cenderung membutuhkan kapasitas memori besar.

Layar

Secara ukuran layar juga POCO M3 lebih unggul dengan diagonal 6.53 inch, sedangkan Note 8 mengusung ukuran layar 6.3 inch.

Selebihnya untuk bagian lain pada sektor layar mereka relatif sama, contohnya dalam hal resolusi layar FHD+ 2340 × 1080 dan rasio bentuk layar 19.5:9. Juga rasio layar ke body yang relatif sama, yaitu 90.34% untuk POCO M3 dan 90% untuk Redmi Note 8.

Sementara itu untuk pelindung layar, kelas Note 8 juga lebih tinggi dengan Corning Gorilla Glass 5, sedangkan POCO M3 masih menggunakan Gorilla Glass 3.

Baterai, Pengisi Daya dan USB

Kedua bersaudara ini sama-sama menggunakan USB type-C dan mendukung fast charging 18W. Namun sayangnya dalam paket penjualan Redmi Note 8, Xiaomi hanya melengkapinya dengan charger 10W saja, sedangkan POCO M3 sudah mendapat charger 22.5W dalam box paket penjualan.

Lebih dari itu kapasitas baterai POCO M3 juga lebih besar, yaitu 6000 mAh. Sedangkan kapasitas baterai Redmi Note 8 hanya 4000 mAh saja.

Iya memang 4000 mAh juga cukup besar, namun ia sudah mulai terbilang kecil untuk tahun 2021 ini, mengingat kebanyakan ponsel keluaran terbaru sudah menggunakan baterai 5000 mAh ke atas.

Kamera

Pada bagian inilah konsekuensinya. Xiaomi memberikan kapasitas baterai besar dan ukuran layar lega, namun dengan menyunat kelengkapan kamera pada POCO M3.

Kamera belakang POCO M3 terdiri dari 48 lensa utama, 2 MP lensa macro dan 2 MP depth sensor. Artinya ia hanya punya tiga lensa kamera saja.

Sedangkan Redmi Note 8 punya empat kamera belakang, yaitu 48 MP lensa utama, 8 MP lensa ultrawide, 2 MP lensa macro dan 2 MP lensa depth sensor.

Resolusi hasil foto dari keduanya mampu mencapai 8000 × 6000 piksel, sedangkan kemampuan rekam video’nya mencapai hingga 4K dengan dukungan fitur gerak lambat alias slow motion 120fps / 240fps.

Selanjutnya ke sektor kamera depan, kembali Xiaomi tampak mengorbankan bagian ini pada POCO M3. Ia hanya punya lensa 8 MP, sedangkan Redmi Note 8 punya lensa kamera depan sebesar 13 MP.

Teknologi Jaringan

Mereka sama-sama berjalan pada jaringan 2G GSM, 3G WCDMA dan 4G LTE

Konektivitas

Keduanya juga sama-sama memiliki alat konektivitas Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac; Wi-Fi Direct. Hanya saja untuk koneksi bluetooth, POCO M3 lebih tinggi dengan versi bluetooth 5.0, sedangkan Redmi Note 8 masih menggunakan versi bluetooth 4.2.

Dimensi Body

Nah. Lantaran ukuran layar yang lebih lega dan kapasitas baterai yang lebih besar, maka dimensi dan bobot POCO M3 jadi lebih besar dari Note 8.

POCO M3 punya ukuran badan sebesar 162.3 × 77.3 × 9.6 mm dengan berat 198 gram. Sedangkan Redmi Note 8 berukuran tubuh 158.3 × 75.3 mm × 8.35 mm dengan bobot 190 gram.

Teknologi Navigasi

Sementara itu untuk alat navigasi, mereka memiliki kelengkapan yang sama, yaitu GPS / A-GPS / GLONASS / Beidou / Galileo.

Port Audio

Urusan colokan audio juga mereka sama-sama menggunakan jack 3.5 mm.

Harga POCO M3 vs Redmi Note 8

Ketika saya intip melalui beberapa marketplace online, harga POCO M3 Indonesia varian 4/64GB ada pada kisaran Rp2 jutaan hingga Rp2.1 juta. Sedangkan untuk varian RAM / ROM 6/128GB, kisaran banderolnya ialah antara Rp2.4 jutaan hingga Rp2.5 juta.

Sementara itu Redmi Note 8 varian 4/64GB, bisa Om/Sist tebus dengan nominal Rp2.2 jutaan.

Kesimpulan

Redmi Note 8 memiliki keunggulan dalam hal perlindungan terhadap percikan air dan kelas Corning Gorilla Glass 5. Selain itu ia juga menggunakan seri chipset yang sedikit lebih tinggi dari POCO M3.

Tak hanya itu, pada sektor fotografi juga Note 8 lebih unggul, baik untuk bagian kamera depan maupun kamera belakang.

Namun sayangnya Note 8 kalah pada bagian baterai dan pengisi daya.

Yup. Selain hanya kalah ukuran baterai, paket penjualan Redmi Note 8 juga hanya menyertakan charger 10W. Padahal ponsel ini sudah mendukung teknologi fast charging 18W. Berbeda dengan POCO M3 yang telah mendapat charger 22.5W dari kotaknya.

Selain itu ukuran layar POCO M3 juga lebih luas ketimbang Note 8.

Jadi jika sekarang Xiaomi memberi julukan ‘The New Entry Level Killer’, saya fikir julukan itu terlalu lebay. Karena ternyata saudaranya sendiri yang berusia lebih tua, ia justru lebih baik pada beberapa bagian.

Jadi mau beli yang mana?

Tergantung kebutuhan Om/Sist masing-masing.

Jika Om/Sist termasuk orang yang membutuhkan kapasitas baterai besar seperti saya, jelas POCO M3 lebih pas untuk Om/Sist pinang. Namun jika tidak, ya monggo saja Om/Sist pilah-pilih, mau beli yang mana. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *