Android 10 Samsung

Segini Banyaknya Perbedaan Android 9 dan 10

Advertisement

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Ada beberapa perbedaan Android 9 dan 10 yang sangat ketara dan terasa dalam penggunaan saya sehari-hari.

Advertisement

Betul Om. Saya adalah pengguna Samsung J4 standar versi produksi tahun 2018.

Pada awalnya saat baru saya beli, ponsel entry level ini masih menggunakan sistem operasi Android versi 8 (Oreo). Namun Samsung memberikan dukungan pada seri J4 untuk bisa upgrade OS ke tingkat yang lebih tinggi. Faktanya, pada sekira pertengahan tahun 2019, saya bisa mengupgrade ponsel saya ini ke Android 9 (Pie).

Nah. Setelah lebih dari satu tahun menggunakan Android Pie, pada tanggal 5 September 2020 saya mendapat notifikasi untuk menaikkan lagi versi Android ponsel saya ke Android 10. Maka pada hari itu juga segera saya lakukan.

Apa nama Android 10?

Saat baru selesai upgrade OS, saya sempat mencari tahu nama Android 10.

Ternyata nama aliasnya hanya satu huruf, yaitu ‘Q’.

Android 10 Samsung
Android 10 pada Samsung J4 2018

Agak heran juga sih. Biasanya Google selalu memberi sebutan alias untuk versi Android’nya dengan nama-nama makanan manis yang abjad inisialnya berurutan.

Tapi ternyata sekarang tidak lagi.

Perbedaan Android 9 dan 10

Tampilan Android 10

Secara tampilan bawaan OS, ukuran font pada menu Android 10 tampak lebih besar ketimbang Android 9.

Tapi Om/Sist tidak perlu khawatir tentang itu. Karena jika misalnya Om/Sist merasa tidak nyaman dengan ukuran huruf yang agak besar, Om/Sist bisa ganti font dengan ukuran dan gaya yang Om/Sist kehendaki.

Huruf Samsung font
Pengaturan Font Android 10 Samsung J4 2018

Caranya mudah. Tinggal buka menu ‘Pengaturan’ >> ‘Tampilan’ >> ‘Gaya dan Ukuran Font’.

Efek Transisi

Salah satu fitur Android 10 adalah adanya efek animasi pada situasi transisi, yaitu saat pergantian tampilan layar.

Secara keseluruhan, efek animasinya berjalan dengan lembut. Namun sayangnya untuk penggunaan pada ponsel saya, sesekali agak tersendat.

Saya belum bisa menyimpulkan apa penyebab tersendatnya layar transisi pada Samsung J4. Entah masalah ini murni bug, atau merupakan masalah kecil yang timbul dari Android 9 yang update Android 10.

Ada kemungkinan masalah ini tidak akan muncul pada smartphone yang sudah menggunakan Android 10 sejak dari pabrikannya.

Pamungkasnya sih hanya satu, yaitu: Semoga Google segera mengoptimal Android 10 agar bisa berjalan dengan mulus pada semua smartphone yang mendukung penggunaan sistem operasi versi ini.

Ukuran Cache

Saya sudah pernah membahas tentang apa artinya cache dan manfaatnya bagi smartphone.

Singkatnya, banyak orang yang menganggap bahwa cache hanyalah file sampah yang tidak berguna sehingga kita harus sering-sering menjalankan prosedur clear cache untuk meringankan beban memori internal. Padahal sebaliknya. File cache sangat dibutuhkan untuk mempercepat loading perangkat dan berbagai aplikasi yang ada pada perangkat tersebut.

Cache Android 6, 8, 9, 10

Nah. Ketika saya membandingkan ukuran cache pada Samsung J2 Prime yang masih menggunakan Android versi 6, ternyata ukurannya jauh lebih kecil ketimbang Samsung J4 saat menggunakan Android 9 Pie dan setelah menggunakan Android 10 Q.

Ketika saya biarkan cache ponsel saya selama beberapa bulan (saat masih menggunakan versi Android 9), ukuran cache’nya mencapai lebih dari 1 GB.

Begitu pula perkiraan saya untuk Android versi 10.

Tapi tidak dengan Android versi 6 pada Samsung J2 Prime yang ukuran cache’nya hanya beberapa ratus MB saja setelah beberapa bulan tanpa pembersihan.

Kecepatan Loading

Sementara itu saat saya bandingkan kecepatan loadingnya, Samsung Galaxy J2 Prime lebih lambat dari Samsung J4. Baik saat J4 saya masih menggunakan Android 9 ataupun setelah menggunakan Android 10.

Dari hasil pembuktin tersebut, secara sederhana saya menyimpulkan bahwa proses caching pada Android 9 dan 10 yang memakan memori lebih besar, justru menguntungkan untuk kecepatan loading.

Iya sih memang segalanya telah menyesuaikan. Samsung J2 Prime tidak mungkin mampu menjalankan versi Android yang lebih tinggi lantaran kapasitas RAM dan ROM (memori internal)’nya yang lebih kecil dari Samsung J4.

Kemudian jika membandingkan antara Android 9 dengan Android 10, pun ada perbedaannya.

Dalam hal menampilkan data aplikasi, Android 10 lebih cepat lantaran cache yang sangat kuat. Sementara itu Android 9 terkadang masih harus memuat (loading) data terlebih dahulu sebelum data yang kita minta ia tampilkan.

Jadi singkat cerita, proses loading Android 10 jauh lebih cepat ketimbang Android 9.

Jikapun tadi saya sebutkan bahwa efek transisi Android 10 kadang tersendat, hal itu saya kira karena bug yang belum terselesaikan pada kondisi upgrade. Tentu akan lain lagi ceritanya jika yang kita bandingkan adalah Android 10 bawaan ponsel sejak dari pabrikannya. Yakin pasti efek transisinya lebih mulus.

Penggunaan ROM (Memori Internal)

Dahulu saat masih menggunakan Samsung J2 Prime, saya sering merasa pusing gegara ruang internal memori yang habis termakan update sistem operasi dan update aplikasi. Hingga akhirnya saya menemukan cara cara membatalkan pembaruan perangkat lunak dan cara agar Play Store tidak update otomatis.

Iya sih wajar banget, mengingat kapasitas memori internal Samsung J2 Prime yang hanya sedikit sekali, yaitu hanya 8 GB kotor.

Lain cerita dengan Samsung J4 yang punya ROM 32 GB.

Nah. Jika biasanya update sistem operasi identik dengan bertambahnya penggunaan ruang penyimpanan, ternyata saya tidak merasakan hal tersebut pada upgrade sistem dari Android 9 ke Android 10.

Betul Om. Saya lihat sisa memori penyimpanan masih relatif sama antara pada saat saya masih menggunakan Android 9, berbanding setelah saya upgrade ke Android 10.

Fitur Dark Mode

Sejak Android versi 9 sebenarnya sudah ada fitur dark mode. Efek kerjanya: sebagian besar aplikasi yang ada pada instalasi ponsel akan secara otomatis berubah background’nya menjadi hitam, ketika kita mengaktifkan setting dark mode.

Namun belum semua aplikasi mendukung fitur dark mode otomatis.

Pada Android versi 10 juga sama, belum semua aplikasi terdukung. Tapi jumlah aplikasi yang terdukung sudah lebih banyak.

Sebagai contoh aplikasi Gmail dari Google. Saat saya masih menggunakan Android 9, aplikasi Gmail belum mendukung fitur dark mode alias mode gelap. Barulah setelah saya upgrade OS ke Android 10, aplikasi Gmail minta update.

Selanjutnya setelah saya update aplikasi Gmail’nya melalui Play Store, sekarang Gmail telah mendukung mode gelap.

Perbedaan Tampilan Tema Kontras

Pada Android 9 saat saya menggunakan theme contrass, beberapa menu belum benar-benar kontras. Kemudian setelah saya menggunakan Android 10, menu-menu yang tadinya belum kontras, sekarang sudah menjadi kontras.

Advertisement
Tema Samsung Galaxy Theme
Tema Contrass dari Samsung Galaxy Store

Tema Samsung jenis kontras yang berlatar belakang gelap bermanfaat untuk menghemat daya baterai dan mengurangi tingkat kelelahan mata pada penggunaan malam hari.

Jadi mirip dengan setting dark mode ya Om.

Tapi ada perbedaannya.

Pada setting mode gelap alias mode malam alias dark mode di hp Samsung, tampilan layar ponsel memang nyaman untuk penggunaan malam hari. Namun pada siang hari, beberapa tampilan terasa kurang nyaman dan kurang jelas.

Sementara itu dengan tema kontras, tampilan layar ponsel terasa nyaman pada penggunaan malam hari lantaran background’nya hitam sehingga mirip mode malam. Kemudian untuk penggunaan siang hari juga tetap terasa nyaman dan jelas lantaran teks dan menu’nya kontras dengan background.

Perbandingan Performa

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, untuk versi upgrade pada Samsung J4 yang asal OS’nya dari Android 8, versi Android 9 terasa sangat mulus. Sementara itu Android 10 pada Samsung J4 masih ada efek tersendat sesekali pada sebagian kecil fungsi ponsel.

Namun untuk membuka berbagai file dan data, Android 10 terasa lebih cepat lantaran cache’nya yang sangat kuat.

Itu untuk versi upgrade. Maka sekali lagi saya katakan, kemungkinan efek tersendat ini tidak akan ada pada ponsel yang sudah menggunakan Android 10 sejak dari pabriknya. Bukan hasil upgrade dari versi 9 Pie atau yang lebih rendah.

Kecepatan Upgrade

Pada saat proses upgrade, saya merasa upgrade dari Android 9 ke Android 10 terasa sedikit lebih lama ketimbang saat saya upgrade dari Android 8 ke Android 9.

Total waktu sejak download software’nya sampai selesai pembaruan memakan waktu hampir 2 jam. Jadi jika Om/Sist hendak upgrade OS Android, sebaiknya Om/Sist lakukan pada waktu senggang. Jangan pada waktu sibuk.

Selain itu Om/Sist pastikan daya baterai lebih dari 20%, bahkan jika mungkin sebaiknya lebih dari 50%.

Kenapa?

Karena pada saat proses upgrade, perangkat ponsel kita tidak bisa digunakan untuk melakukan aktifitas apapun. Bahkan tidak bisa mengisi daya baterai.

Jadi jika pada saat proses upgrade kemudian ponsel mati akibat kehabisan daya baterai, maka resikonya ponsel bisa error, bahkan mati total.

Dan jika sudah seperti itu, ya sudah urusannya jadi sama counter. Ponsel Om/Sist harus install ulang sistem operasi.

Adaptasi Cahaya

Layar Android 10 sudah bisa menyesuaikan diri dengan intensitas cahaya. Ia akan meredup pada ruangan dengan pencahayaan minim dan akan bertambah terang pada ruangan terbuka atau pada terik matahari.

Saya sesekali merasakan efek perubahan tersebut, tapi tidak selalu terjadi. Mungkin ada parameter tertentu dalam program Android 10 yang menjadi pengkondisian perintah penyesuaian layar terhadap intensitas cahaya.

Icon pada Bar Notifikasi

Untuk bagian ini saya merasa kurang nyaman terhadap ukuran icon pengaturan cepat pada bar notifikasi Android 10. Soale ukurannya besar-besar. Tidak kecil seperti Android 9.

Bar notifikasi Android 10 Samsung J4
Bar Notifikasi / Menu Cepat Android 10 Samsung J4

Namun ketidaknyamanan ini sepertinya hanya butuh adaptasi saja karena saya masih baru menggunakan OS Android versi 10. Nanti lama-kelamaan setelah terbiasa, kita akan kembali merasa nyaman dengan tampilan bar notifikasi ini.

Selain itu, perasaan icon bar notifikasi yang besar ini juga kemungkinan terpengaruh oleh ukuran layar Samsung J4 yang tidak begitu luas. Ukuran icon akan menjadi proporsional saat OS Android 10 terpasang pada smartphone yang memiliki bentang layar 6.4 inch, 6.7 inch, atau bahkan lebih.

Update Aplikasi

Ketika saya selesai upgrade sistem operasi ponsel saya ke Android versi 10, ternyata sebagian aplikasi yang terpasang pada ponsel, meminta update.

Itu artinya ada penyesuaian yang dibutuhkan oleh beberapa aplikasi supaya mereka dapat berjalan dengan baik pada Android 10.

Ada satu hal lagi. Perbedaannya ialah: dengan Android 10, semua aplikasi yang terpasang harus ditingkatkan saat ada update yang tersedia, meskipun aplikasi tersebut dalam posisi non aktif. Tidak seperti Android 9 dan sebelumnya dimana aplikasi yang non aktif tidak memunculkan notifikasi update dari Play Store.

Kelebihan Android 10

Dukungan Jaringan 5G

Konon katanya Android 10 sudah mendukung jaringan 5G. Namun semuanya tentu kembali pada dukungan smartphone dan operator jaringan’nya.

Untuk Samsung J4 yang pada dasarnya baru sampai jaringan 4G, maka opsi 5G tidak muncul.

Demikian juga dengan dukungan operator penyedia layanan’nya. Saat ini operator layanan di Indonesia belum sampai pada jaringan 5G.

Fitur Live Caption

Dengan fitur Live Caption, Om/Sist bisa mengakses caption secara otomatis untuk semua file multimedia, misalnya video, pesan audio dan juga podcast.

Akses caption tetap bisa dilakukan meski perangkat sedang tidak terhubung ke internet.

Facial Recognition

Pada Android 10, facial recognition sudah menjadi fitur standar yang berfungsi untuk unlock perangkat, konfirmasi pembelian aplikasi atau menyetujui transaksi seperti Google Pay dan lainnya.

Bisa Membatalkan Penghapusan Aplikasi

Menariknya, Android 10 juga memberikan fitur ‘tong sampah’ pada proses penghapusan aplikasi. Sama seperti folder ‘Sampah’ pada penghapusan file media (foto, video dan lain-lain).

Artinya Om/Sist bisa mengembalikan pemasangan jika misalnya ada aplikasi yang terhapus secara tak sengaja. Sama seperti jika Om/Sist mengembalikan file lain dari folder sampah.

Dengan cara undo seperti itu, Om/Sist tidak perlu repot menginstall ulang dari Play Store, untuk aplikasi yang tak sengaja terhapus.

Kelebihan Lain

Selain beberapa kelebihan tersebut tadi, Android 10 masih punya tiga kelebihan lagi. Yang pertama adalah dukungan untuk perangkat layar lipat, dan yang kedua adalah adanya adanya fitur smart reply dan suggestions pada hampir semua aplikasi yang ada.

Kemudian yang ketiga, data aplikasi pada Android 10 langsung termuat saat tampil pada menu ‘Pengaturan’ >> ‘Aplikasi’. Tidak seperti pada versi Android 9 dan sebelumnya yang membutuhkan waktu untuk memuat data aplikasi.

Performa Android 10

Menurut beberapa review hasil uji performa Android 10 vs Android 9, berikut ini rangkumannya:

  • Performa meningkat 13% berdasarkan hasil test Antutu
  • Kecepatan aplikasi meningkat 2% menurut hasul uji PCMark
  • Grafis meningkat 4%
  • Performa CPU single core meningkat 1.6% pada pengujian GeekBench
  • Performa CPU multi core meningkat 11.7% menurut laporan hasil uji GeekBench

(Bloglain).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *