Review Oppo A53 Harga dan Spesifikas: Hanya Cukup Saja?

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Ponsel besutan pabrikan asal China ini terbilang komplit untuk kelas harganya. Jadi tidak perlu banyak basa-basi, kita langsung cekidot bae pada bahasan Oppo A53 Harga dan spesifikasi.

Review Oppo A53

Oppo A53

Oppo A53 merupakan seri A menengah yang mampu menarik banyak minat konsumen Indonesia.

Untuk kelasnya, Oppo A53 ini sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penggunaan harian.

Desain

Secara tampilan, Oppo A53 cukup menarik dengan ketebalan body 8.34 mm dan desain body lengkungan 3D-curved Iridescent Wave.

Bagian sisi body ponsel menggunakan metal coating frame sehingga terasa kokoh.

Pada bagian belakang body terdapat sensor pemindai sidik jari alias fingerprint beserta tiga kamera utama. Sementara itu pada bagian kanannya ada tombol power.

Beralih ke sisi kiri, ada tombol volume dan port SIM tray dan memori eksternal yang mampu menampung microSD hingga 256GB.

Kemudian ke sisi bawah body smartphone, ada port USB type-C, speaker, lubang jack audio 3.5 mm dan lubang microphone.

Pada bagian kiri-atas layarnya ada sebuah punch hole yang mengakomodir sebuah lensa kamera berkekuatan 16 MP.

Layar

Sektor layar ini menjadi salah satu keunggulan Oppo A53. Ia telah mendukung refresh rate hingga 90Hz. Sebuah kelebihan yang jarang kita dapati pada ponsel kelas menengah.

Oppo menyebutnya dengan istilah Neo-Display 90Hz yang menurut klaim mereka mampu memberikan pengalaman visual yang lebih mulus ketimbang layar ponsel lain yang kebanyakan masih menggunakan refresh rate 60Hz.

Jenis layarnya tipe IPS dengan ukuran yang cukup luas, yaitu berdiagonal 6.5 inch dan punya resolusi 720 × 1600 piksel.

Aspek rasionya 20:9 dengan fitur AI Brightness technology dan pelindung layar Corning Gorilla Glass 3.

Dengan dukungan refresh rate hingga 90Hz, feel yang sangat terasa adalah lembut’nya gerakan saat kita menggeser halaman menu utama, saat berselancar menjelahahi dunia maya ataupun saat membuka sosial media.

Pergerakan layarnya terasa responsif dan nyaman saat kita menyentuhnya.

Kualitas Audio

Pengalaman visual yang baik dari layar Oppo A53 ini semakin baik dengan dukungan dua speaker berteknologi muktakhir Dirac 2.0.

Speaker ganda yang berada pada bagian atas dan bawah ini mampu menyesuaikan suara digital dengan keluaran suara stereo yang sempurna untuk bermain game atau menonton video.

Kamera

Kamera depannya berkekuatan 16 MP, cukup besar untuk kelas harga Rp2 jutaan. Namun sayangnya pada bagian belakang body hanya ada tiga kamera berkekuatan 13 MP lensa utama, 2 MP lensa portrait dan 2 MP lensa macro. Padahal dengan kisaran harga yang relatif sama, kita bisa mendapatkan empat kamera belakang dengan kekuatan lensa utama 48 MP dari Samsung A21s dan Samsung A12.

Selebihnya sektor fotografi dari Oppo A53 ini memiliki berbagai fitur dukungan, antara lain fitur foto makro, expert, Live focus, Beautifikasi dan lain-lain.

Sementara itu lensa selfie 16 MP pada bagian depannya telah memiliki teknologi AI dan Intelligent Beautification Algoritme untuk mendapatkan hasil selfie natural terhadap kondisi lingkungan, warna kulit dan kondisi pencahayaan.

Setelah fitur foto, kamera Oppo A53 juga mendukung perekaman video hingga resolusi 1080p.

Performa

Oppo A53 menggunakan chipset Snapdragon 460. Lebih baik ketimbang Samsung A11 dan Samsung M11 yang menggunakan Quallcomm Snapdragon 450.

RAM dan Memori Penyimpanan

Dengan dukungan RAM 4GB dan ROM 64GB, chipset Snapdragon 460 ini mampu menyuguhkan performa yang cukup mumpuni untuk bermain game popular dengan kualitas tinggi, seperti Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile, Mobile Legends, Call Of Duty (COD) Mobile, Free Fire dan lain-lain.

Selain 4/64GB, Oppo A53 juga tersedia dalam pilihan memori RAM / ROM 6/128GB.

Untuk mendukung kebutuhan ruang penyimpanan file multimedia, Om/Sist bisa menambahkan slot microSD. Sayangnya dukungan kapasitas maksimal microSD yang bisa Om/Sist gunakan hanya sampai 256GB saja. Padahal lini produk Samsung Pada kelas yang sama, mendukung hingga 512GB. Bahkan Samsung A02s yang kelasnya lebih rendah saja sudah mendukung microSD hingga 1 TB alias 1000GB.

Optimasi Performa

Selain performa yang sudah mumpuni, Oppo A53 juga punya fitur optimasi untuk memaksimalkan kinerja RAM. Cara kerjanya ialah dengan mengurangi keterlambatan melalui algoritme pengoptimalan sehingga pengoperasian sistem bisa berjalan lebih lancar serta dapat mempercepat waktu membuka file aplikasi.

Kapasitas Baterai

Oppo A53 menggunakan baterai berkapasitas 5000 mAh dengan pengisi daya fast charging 18W.

Untuk kelas harga ini memang sudah sepatutnya menggunakan baterai 5000 mAh.

Jadi iya memang kapasitas 5000 mAh ini cukup besar, tapi sudah tidak terbilang sangat besar. Standar saja. Sudah umum untuk kelas ini. Bahkan jika Om/Sist ingin kapasitas baterai yang lebih besar lagi pada rentang harga yang sama, Om/Sist bisa mendapat baterai 6000 mAh dari Samsung M21.

Selebihnya Oppo A53 juga memiliki fitur Super Power Saving Mode yang dapat meningkatkan masa pakai baterai.

Oppo A53 Harga dan Spesifikasi

Oppo A53 2020 Spesifikasi

Untuk mengetahui detail spek Oppo A53, monggo Om/Sist perhatikan data berikut ini.

  • Jaringan: GSM / HSPA / LTE
  • Diperkenalkan: 20 Agustus 2020
  • Rilis resmi: 25 Agustus 2020
  • Dimensi Body: 163.9 × 75.1 × 8.4 mm
  • Berat: 186 gram
  • Kartu SIM: Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Tipe layar: IPS LCD, 90Hz
  • Ukuran layar: 6.5 inch, 102.0 cm² (~82.9% screen-to-body ratio)
  • Resolusi layar: 720 × 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)
  • Pelindung layar: Corning Gorilla Glass 3
  • Sistem operasi: Android 10, ColorOS 7.2
  • Chipset Qualcomm SM4250 Snapdragon 460 (11 nm)
  • CPU: Octa-core (4×1.8 GHz Kryo 240 & 4×1.6 GHz Kryo 240)
  • GPU: Adreno 610
  • Eksternal memori: microSD
  • RAM dan internal memori: 4/64GB; 6/128GB
Kamera belakang: triple
  • 13 MP, f/2.2, 25mm (wide), 1/3.06″, 1.12µm, PDAF
  • 2 MP, f/2.4, (macro)
  • 2 MP, f/2.4, (depth)
  • Fitur kamera belakang: LED flash, HDR, panorama, video = 1080p@30fps
  • Kamera depan: single 16 MP, f/2.0, (wide), 1/3.06″, 1.0µm, HDR, video = 1080p@30fps
  • Loudspeaker: Yes, with stereo speakers
  • Port audio: 3.5 mm jack
  • WLAN: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
  • Bluetooth: 5.0, A2DP, LE, aptX HD
  • GPS: Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
  • Radio: FM radio
  • USB: USB Type-C 2.0, USB On-The-Go
  • Sensor: Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
  • Perpesanan: SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
  • Browser: HTML5
  • Baterai dan pengisi daya: Li-Po 5000 mAh, non-removable; Fast charging 18W
  • Pilihan warna: Fairy White, Electric Black, Fancy Blue
  • Model: CPH2127
Oppo A53 Harga
  • Harga Oppo A53 RAM 4 / ROM 64GB: Rp2.4 jutaan hingga Rp2.5 juta
  • Harga Oppo A53 RAM 6 / ROM 128GB: Rp2.8 jutaan

Kesimpulan

Melihat dari gambar Oppo A53, kita bisa mendapati desain yang cukup baik. Tapi sayangnya smartphone ini masih kurang recomended ketika kita bandingkan dengan produk sekelas dari pabrikan Samsung.

Yup. Secara brand image dan durabilitas alias keawetan barang, merk Samsung sudah tidak bisa kita ragukan lagi. Jadi ketika brand lain menawarkan produk sekelas tanpa kelebihan benefit yang signifikan, jelas saya kurang merekomendasikan.

Alasannya?

Pihak Oppo mengklaim bahwa seri A53 sudah memiliki kelebihan pada sektor layar dengan teknologi refresh rate 90Hz dan chipset Snapdragon 460. Namun lawannya ada Samsung M21 yang menawarkan resolusi lensa utama sebesar 48 MP dan kapasitas baterai 6000 mAh. Juga ada Samsung A21s yang punya empat kamera belakang dengan lensa utama sebesar 48 MP serta baterai yang tidak kalah besar dari Oppo A53, yaitu 5000 mAh.

Soal pelindung layar Corning Gorilla Glass?

Samsung A21s dan M21 memang tidak punya. Namun kekuatan dan keawetan layar produk Samsung sudah saya buktikan sendiri meskipun tanpa Gorilla Glass.

Betul Om. Saya punya Samsung Galaxy J1 AceSamsung Galaxy J2 Prime dan Samsung J4 2018 yang jadul itu dan sampai tahun 2021 ini masih baik-baik saja tanpa kendala suatu apapun. Padahal usianya sudah cukup tua serta sudah sering terjatuh dan terbentur oleh penggunaan anak-anak saya.

Jadi gimana?

Iya Oppo A53 tidak saya sarankan, mengingat produk kompetitor lebih recomended pada kisaran harga yang sama. Namun tetap saja keputusan ada di tangan Om/Sist masing-masing. Jika memang Om/Sist suka merk Oppo, iya seri A53 ini juga tidak buruk. Spesifikasi dan performanya mampu memenuhi kebutuhan penggunaan harian, bahkan lancar untuk gaming. (Bloglain).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *