Obat Tradisional Darah Rendah Dengan Air Garam

Obat Tradisional Darah Rendah – Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian…!! Kakak saya pernah bilang, “Kalau darah rendah, banyak makan makanan berprotein seperti daging merah, ikan atau hati ayam”. Tapi saya nggak setuju… Itu kan makanan untuk penderita kurang darah.

Eh… rupanya kakak saya mengira bahwa tekanan darah rendah adalah sama dengan kurang darah.

Padahal sebenarnya beda…

Ketika itu di bulan April 2017… Sudah seminggu saya mengalami gejala-gejala kurang sehat. Saat itu saya belum tahu masalahnya. Saya sering pusing, mata berkunang-kunang, mual, jantung berdebar-debar dan meriang.

Saya kira masuk angin… Sudah kerikan dan minum jamu sampai berhari-hari tapi belum kunjung sembuh.

Setelah seminggu saya periksa ke Bu Nia… seorang dokter umum di Cisaga Ciamis. Disana saya didiagnosa hipotensi (tekanan darah rendah).

Saya diberikan beberapa butir obat untuk menaikkan tekanan darah dan menurunkan asam lambung.

Satu hal yang saya suka dari Bu Nia adalah… selain memberikan obat, beliau juga menganjurkan pasiennya untuk mengkonsumsi atau menggunakan obat-obatan tradisional.

Begitu juga pada saya. Bu Nia menganjurkan saya untuk meminum larutan gula aren (gula merah) jika dilain waktu saya merasakan gejala hipotensi seperti saat itu.

Bahkan dilain waktu, Bu Nia pernah mengatakan bahwa “obat adalah racun”.

Maksudnya disini adalah bahwa obat-obat kimia tidak baik jika sering-sering dikonsumsi.

Ini hal yang langka menurut saya. Jarang ada dokter yang tidak menganjurkan obat-obat kimia dalam proses pengobatannya, bahkan sampai menyebutnya obat sebagai “racun”.

Tapi beda dengan racun dunia ya Om… Kalau ‘Racun Dunia’ itu lagunya The Changcuters… “Wanita racun duni…” Begitu kata lagunya.

Hokeh… kita kembali ke benang merah…

Benah merah ya Om… Bukan benang biru.

Kalau ‘Benang Biru’ itu lagunya Meggy Z.

Ngomong-ngomong Meggy Z, tahukan Om/Sist bahwa Meggy Z itu anak bungsu??

Betul Om… Anak bungsu dari 26 bersaudara… Kakak tertua-nya bernama Meggy A, yang kedua Meggy B, yang ketida Meggy C, yang keempat Meggy D…

Begitu seterusnya hingga sampai ke Meggy Z.

Wkwkwkwk… Malah becanda… Orang lagi sakit malah becanda.

Yo wiss… sekarang kita serius bicarakan soal obat tradisional darah rendah.

Singkat cerita… Sepulang dari Bu Nia, saya segera minum obat dan larutan air gula aren… seperti anjuran Bu Nia.

Alhamdulillah… 2 hari kemudian saya sudah sembuh.

Alkisah… Selang beberapa bulan sejak saat itu, saya merasa tensi darah saya ngedrop lagi. Ditandai dengan gejala-gejala diatas… yaitu pusing-pusing, mual, jantung berdebar-debar dan meriang.

Sepertinya karena aktifitas saya yang saat itu terlalu cape sebagai salesman freelance, plus di terpa cuaca buruk.

Ditambah lagi kebiasaan begadang yang sampai sekarang masih sulit untuk saya hilangkan.

Kali ini saya tidak berobat ke dokter, hanya teringat kata Bu Nia… yaitu minum air larutan gula aren.

Tapi saya ini… Dasar saya memang aneh… Bukan bikin air gula, saya malah bikin larutan air garam.

Asumsi saya adalah bahwa garam juga bisa menaikkan tensi darah. Maka saya campurkan 1/2 gelas air putih (100 cc) dengan 1/2 sendok teh garam dapur… saya minum 2 kali hari itu… dan tidak lama kemudian gejala-gejala tersebut hilang.

Gelas air

Jadi ternyata reaksi air garam malah justru lebih cepat dari pada air gula.

Di kemudian hari saat saya merasakan gejala yang sama, saya tidak lagi minum air garam, tapi saya ganti lagi minum air larutan gula garam alias oralit.

Cara membuatnya gampang… Saya campurkan 1/2 sendok teh garam dengan 1,5 sendok teh gula pasir pada sekira 100cc (1/2 gelas) air… dan terbukti manjur.

Jadi singkatnya… oralit bukan hanya obat untuk diare saja tapi juga bisa jadi obat tensi darah rendah.

Kesimpulan dari Obat Tradisional Darah Rendah ala Bloglain.com

Seperti pula tulisan-tulisan saya yang lain tentang obat tradisional, disini saya hanya share pengalaman saja… Saya tidak punya basic seorang ahli medis sehingga tidak berani mengklaim bahwa pengobatan ini merupakan cara yang benar.

Selain itu Om/Sist juga perlu tahu bahwa tensi darah rendah (hipotensi) adalah berbeda dengan kurang darah (anemia)… meski pun pada beberapa kasus, gejalanya hampir sama.

Hipotensi adalah suatu kondisi dimana tekanan jantung (untuk memompa darah keseluruh tubuh) berada dibawah batas normal.

Tekanan darah normal adalah 120/90 mmHg…

Sedangkan anemia adalah suatu keadaan dimana tubuh kekurangan sel darah merah.

Gejala-gejala Hipotensi

  • Sering pusing dan keringat dingin
  • Muda mengantuk dan sering menguap
  • Mata sering terasa berkunang-kunang dan penglihatan kurang jelas terutama setelah duduk lama lalu berjalan
  • Mudah kelelahan dan tak bertenaga  bahkan bisa mengalami pingsan
  • Jantung berdebar-debar, wajah terlihat pucat karena suplai darah keseluruh jaringan tubuh tidak maksimal

Anjuran bagi Penderita Hipotensi

  • Konsumsi lemak nabati (kacang-kacangan)
  • Banyak minum air putih
  • Perlahan jika bangun dari duduk / tidur
  • Jangan mandi air panas terlalu lama
  • Olah raga secara teratur
  • Hindari mengangkat beban yang terlalu berat
  • Cukup istirahat
  • Monitor tekanan darah

(Bloglain).

Singkong Mentah Obat Maag…?? Begini Cara Mengolahnya…

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *