Beranda » Lain-lain » Obat Tradisional Darah Rendah Dengan Air Garam + Gula

Obat Tradisional Darah Rendah Dengan Air Garam + Gula

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Kakak saya pernah bilang bahwa penyakit ini salah satu obatnya ialah dengan memakan banyak makanan berprotein seperti daging merah, ikan atau hati ayam. Tapi saya ko’ agak bingung saat membahas obrolan tersebut dalam bahasan obat tradisional darah rendah.

Betul Om. Sejauh yang saya tahu, makanan berprotein tinggi seperti itu ialah untuk penderita kurang darah. Bukan penderita tensi darah rendah.

Eh, rupanya kakak saya mengira bahwa tekanan darah rendah adalah sama dengan kurang darah. Padahal sebenarnya beda.

Ketika itu bulan April 2017. Sudah seminggu saya mengalami gejala-gejala kurang sehat.

Saat itu saya belum tahu apa penyakit saya. Saya sering merasa sakit kepala, mata berkunang-kunang, mual, jantung berdebar-debar dan meriang.

Sebelumnya saya kira masuk angin atau sakit maag. Tapi setelah kerikan dan minum jamu hingga berhari-hari, sakit saya belum kunjung sembuh.

Setelah seminggu saya periksa ke Bu Nia, seorang dokter umum di Cisaga Ciamis. Dari sana saya mendapat diagnosa hipotensi alias tekanan darah rendah.

Saya mendapat beberapa butir obat untuk membantu menaikkan tekanan darah dan menurunkan asam lambung.

Menariknya saat itu Bu Nia juga mengajarkan saya untuk mengkonsumsi obat tradisional juga.

Obat Tradisional Darah Rendah

Bu Nia memberitahukan agar saya rajin meminum larutan gula aren untuk membantu menaikkan tensi darah.

Dan terbukti, kondisi kesehatan saya langsung membaik hanya dalam waktu 2 hari.

Namun selang beberapa bulan kemudian saya mengalami gejala yang sama seperti sebelumnya, yaitu pusing-pusing, mual, jantung berdebar-debar dan meriang. Kemungkinan karena kecape’an dan kurang istirahat sehingga kondisi kesehatan saya kembali drop. Ketambah lagi saya sering terkena cuaca buruk dalam aktivitas saya sehari-hari. Juga kebiasaan begadang saya yang belum bisa saya hilangkan hingga saat saya menyusun tulisan ini.

Pengobatan

Kali ini saya tidak memeriksakan diri ke dokter. Saya ingat kata Bu Nia untuk minum larutan gula aren.

Tapi kemudian saya teringat kalimat lain yang konon katanya garam juga dapat menaikkan tensi darah. Maka saat itu saya bukan membuat larutan gula aren, melainkan malah membuat larutan gula dan garam.

Jadi seperti oralit lah ya Om. Oralit buatan sendiri. Sama seperti oralit yang biasa untuk obat diare.

Cara membuatnya juga sangat mudah. Saya hanya mencapurkan 1/5 sendok teh garam bersama 1.5 sendok teh gula putih ke dalam air satu gelas kecil (kira-kira 100 – 150cc).

Jadi perbandingan antara garam dan gulanya adalah 1:3.

Saya minum 3 kali sehari dan tidak lama kemudian gejala sakit saya sudah hilang.

Kesimpulan

Seperti pula tulisan-tulisan saya yang lain tentang obat tradisional, kali ini pun saya hanya berbagi pengalaman saja. Saya bukanlah seorang ahli kesehatan.

Ingat juga bahwa tensi darah rendah kadang menimbulkan gejala yang mirip dengan kurang darah.

Hipotensi adalah suatu kondisi saat tekanan jantung (untuk memompa darah ke seluruh tubuh) berada di bawah batas normal. Intinya tekanannya rendah. Sedangkan kurang darah adalah suatu kondisi saat tubuh kekurangan sel darah merah.

Gejala Hipotensi

  • Sering pusing dan keringat dingin
  • Muda mengantuk dan sering menguap
  • Mata sering terasa berkunang-kunang dan penglihatan kurang jelas terutama setelah duduk lama lalu berjalan
  • Mudah kelelahan dan tak bertenaga  bahkan bisa mengalami pingsan
  • Jantung berdebar-debar, wajah terlihat pucat karena suplai darah ke seluruh jaringan tubuh tidak maksimal

Anjuran bagi Penderita Hipotensi

  • Konsumsi lemak nabati (kacang-kacangan)
  • Banyak minum air putih
  • Perlahan jika bangun dari duduk atau tidur
  • Jangan mandi air panas terlalu lama
  • Olah raga secara teratur
  • Hindari mengangkat beban yang terlalu berat
  • Cukup istirahat
  • Monitor tekanan darah

(Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *