Kelebihan dan Kekurangan Samsung A21S: Setimpal Harganya

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Jika kita lihat dari fitur vs harganya, smartphone yang satu ini sudah bisa saya katakan uwow. Jadi singkat saja, mari kita bahas kelebihan dan kekurangan Samsung A21S.

Samsung A20S rilis pada bulan Juni 2020. Tidak berselang lama dengan lini produk seri A lainnya seperti Samsung A11 dan A21.

A21S hadir dengan membawa peningkatan pada sektor kamera dan baterai ketimbang A21.

Seri A menjadi lini produk paling populer dari jajaran smartphone Samsung, menggantikan seri J yang kini tak lagi produksi.

Spesifikasi Samsung A21S

Samsung A21S
  • Jaringan: GSM / HSPA / LTE
  • Perkenalan: 15 Mei 2020
  • Tanggal rilis: 2 Juni 2020
  • Dimensi body: 163.7 × 75.3 × 8.9 mm
  • Berat: 192 gram
  • Material: Glass front, plastic frame, plastic back
  • SIM: Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Tipe layar: PLS IPS
  • Ukuran layar: 6.5 inches, 102.0 cm² (~82.8% screen-to-body ratio)
  • Resolusi layar: 720 × 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)
  • Sistem operasi: Android 10, One UI 2.0
  • Chipset: Exynos 850 (8 nm)
  • CPU: Octa-core (4×2.0 GHz Cortex-A55 & 4×2.0 GHz Cortex-A55)
  • GPU: Mali-G52
  • Eksternal memori: microSDXC (dedicated slot)
  • RAM / internal memori: 3/32GB; 6/64GB; 6/128GB
Kamera belakang: Quad
  • 48 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
  • 8 MP, f/2.2, 123˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
  • 2 MP, f/2.4, (macro)
  • 2 MP, f/2.4, (depth)
  • Fitur kamera: LED flash, panorama, HDR; video = 1080p@30fps
  • Kamera depan: single 13 MP, f/2.2, (wide), 1/3.1″, 1.12µm; video = 1080p@30fps
  • Port audio: 3.5mm jack
  • WLAN: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
  • Bluetooth: 5.0, A2DP, LE
  • GPS: Ya, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
  • NFC: Ya (market/region dependent)
  • Radio: FM radio, RDS, recording
  • USB: USB Type-C 2.0
  • Sensor: Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
  • Perpesanan SMS (threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
  • Browser: HTML5
  • Baterai: Li-Po 5000 mAh, non-removable
  • Pengisi daya: Fast charging 15W
  • Pilihan warna: Black, White, Blue, Red
  • Model: SM-A217F, SM-A217F/DS, SM-A217F/DSN, SM-A217M, SM-A217M/DS
Performa
  • AnTuTu: 107157 (v8)
  • GeekBench: 1100 (v5.1)
  • GFXBench: 11fps (ES 3.1 onscreen)
  • Display Contrast ratio: 1287:1 (nominal)
  • Daya tahan baterai (Endurance rating): 119 jam

(Sumber data spesifikasi: GSMArena)

Ada tiga varian memori yang tersedia untuk pasar Indonesia. Yang pertama adalah Samsung A21S RAM 3 GB dengan internal memori 32 GB, yang kedua varian 6/64GB dan satu lagi Samsung A21S terbaru 2020 adalah varian 6/128GB.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung A21S

Kelebihan

Dalam bahasan kelebihan dan kekurangan Samsung A21S, kita mulai dari sisi kelebihannya dulu.

Sepanjang pengalaman saya menggunakan gadget dari brand Samsung, saya mendapati durabilitas produk yang sangat baik. Tidak gampang rusak hingga penggunaan selama beberapa tahun.

Yup. Hingga saat ini di dalam rumah saya masoh ada 5 ponsel Samsung, yaitu Samsung Galaxy J1 Ace, Samsung Galaxy J2 Prime, Samsung J4 2018, Samsung A11 dan Samsung M11.

Dari kelima produk tersebut, tiga yang pertama sudah terbukti keawetannya, bahkan meskipun sudah tak terhitung seringnya jatuh dan terbentur oleh anak-anak saya.

Jadi apa saja kelebihan dan kekurangan Samsung A21S?

1. Baterai dan Pengisi Daya

Pada tahun 2020 saya menilai kelas baterai ponsel dengan angka seperti berikut ini:

  • 3000 mAh atau kurang = kecil
  • 4000 mAh = sedang
  • 5000 mAh = cukup besar
  • 6000 mAh = besar
  • 7000 mAh = sangat besar

Itu menurut subyektifitas saya pribadi sebagai pengguna.

Memangnya ada ponsel Samsung yang kapasitas baterainya mencapai 7000 mAh?

Ada Om. Ia adalah Samsung M51.

Nah, Samsung Galaxy A21S menggunakan baterai Li-Po berkapasitas 5000 mAh. Dengan demikian kapasitas baterai A21S adalah tergolong besar. Maka Om/Sist bisa terus aktif dalam kegiatan luar atau bekerja sebagai pekerja lapangan, tanpa khawatir ponsel low bat.

Daya Tahan Baterai Samsung A21S

Saya sendiri adalah pengguna Samsung M11 yang juga berkapasitas baterai 5000 mAh.

Dalam aktifitas ponsel saya yang super sibuk untuk menulis artikel blog dan sesekali membuat konten video, baterai ponsel saya sanggup bertahan selama 13 jam hingga 15 jam non-stop. Maka untuk penggunaan harian normal, patutnya baterai ini sanggup bertahan selama 2 hari 2 malam.

Menurut sebuah review dari media Carisinyal.com, baterai Samsung A21S hanya berkurang sebanyak 5% untuk memutar video selama 1 jam. Selanjutnya untuk browsing Instagram selama 1 jam, konsumsi daya baterainya hanya 7% saja.

Pengujian berlanjut untuk bermain game PUBG Mobile selama 3 jam dan konsumsi baterainya hanya menghabiskan sebanyak 36% saja.

Singkatnya untuk ketiga aktivitas tadi, sisa baterai Samsung A21S adalah masih ada 52% dari 100%. Hasil ini menjadi bukti bahwa daya baterai Samsung A21S sangat awet meskipun Om/Sist menggunakannya untuk aktivitas berat.

Konon salah satu faktor keawetan baterai Samsung A21S ialah berkat penggunaan chipset Exynos 850 yang telah teruji tingkat efisiensinya.

Bagaimana dengan perangkat pengisi dayanya?

Jangan khawatir Om. Samsung A21S telah menggunakan fast charging 15W dengan dukungan USB type-C. Jadi proses pengisian daya baterainya tidak akan berlangsung terlalu lama.

2. Kamera

Sektor fotografi menjadi salah satu bagian menonjol dari Samsung Galaxy A21S. Karena meskipun punya banderol terjangkau, ia sudah menggunakan konfigurasi empat kamera yang mampu memberikan hasil gambar tajam dan berkualitas.

Resolusi lensa utamanya 48 MP dengan bukaan f/2.0 dan memiliki fitur phase detection auto focus. Sedangkan pendampingnya ada lensa ultra wide-angle berkekuatan 8 MP yang memiliki field of view seluas 123 derajat.

Tambahan lainnya ada dua kamera yang masing-masing berkekuatan 2 MP sebagai lensa macro dan depth sensor.

Empat lensa tersebut tersusun dalam modul persegi pada susunan 2 × 3 termasuk tambahan lampu kilat alias flash light.

Kamera Samsung Galaxy A21S mampu merekam video hingga resolusi 1080p dengan frame rate 30 FPS.

Hasil fotonya lebih bagus ketimbang output dari kamera Samsung A21. Kontras warna dan rentang dinamisnya cukup baik pada siang hari. Sayangnya masih kurang baik untuk foto malam hari.

3. Slot SIM dan MicroSD

Pada bagian penyimpanan memori eksternal, Samsung Galaxy A21S menyediakan triple slot.

Dengan tray tiga ruang ini Om/Sist bisa menggunakan dua SIM bersama dengan satu microSD sekaligus, tanpa harus mengorbankan salah satunya seperti produk-produk dari merk sebelah.

Hebatnya lagi slot microSD pada Samsung A21S ini mendukung kapasitas penyimpanan hingga 512GB. Mantap pisan kan Om?

4. Layar

Sesuai dengan tren hp kekinian, Samsung Galaxy A21S juga menggunakan layar berukuran besar.

Layar ponsel ini berukuran 6.5 inci HD+ dengan panel PLS TFT. Resolusinya 720 × 1600 piksel dengan rasio 20:9.

Desain layarnya mengusung model Infinity-O Display sehingga rasio bodi ke layarnya cukup bagus.

Panel TFT sendiri sebenarnya lebih rendah dari kualitas layar IPS LCD. Biasanya panel TFT hanya ada pada ponsel murah saja. Tapi Om/Sist tidak perlu khawatir karena Samsung mengadopsi teknologi panel TFT ini dengan pengembangan PLS TFT.

PLS adalah singkatan dari Plane Line Switching. Intinya dengan panel PLS TFT ala Samsung ini, kualitas layar A21S tidak kalah baik dari ponsel lain yang menggunakan panel IPS LCD. Bahkan Samsung berani mengklaim bahwa layar PLS TFT yang ia gunakan justru memiliki kualitas lebih baik ketimbang IPS LCD dari segi viewing angle serta tingkat kecerahannya yang 10% lebih tinggi.

Selain itu, panel PLS TFT yang pertama kali mereka gunakan pada Galaxy M20 ini juga lebih hemat baterai ketimbang IPS LCD.

Jadi lengkap Om. Sudah kapasitas baterainya besar, chipsetnya efisien, tambah lagi layarnya irit konsumsi daya. Pamungkasnya semakin awetlah daya baterai Samsung A21S.

5. Sensor Pembuka Kunci Layar

Pada zaman now ini sensor sidik jari alias fingerprint dan face unlock alias sensor pengenalan wajah memang sudah tak asing lagi. Demikian juga Samsung Galaxy A21S sudah memiliki paket lengkap metode pembukaan kunci layar.

Yup. Tak hanya menggunakan PIN, kata sandi dan pola saja, Galaxy A21S juga sudah memiliki sensor Face Unlock yang memungkinkan Om/Sist membuka kunci layar menggunakan senyuman. Juga ada sensor sidik jari pada sisi belakang body yang bermanfaat untuk membuka kunci layar serta untuk login ke berbagai aplikasi penting seperti Mobile Banking.

Kedua sensor pada A21S ini punya respon yang cukup cepat dan akurat dalam mendeteksi wajah dan sidik jari sehingga Om/Sist tidak perlu khawatir perkara keamanan data pribadi dalam ponsel.

6. Tersedia Pilihan Memori Internal yang Besar

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, Samsung A21S tersedia dalam varian RAM / memori internal 3/32GB, 6/64GB dan 6/128GB.

Ketika kita melihat versi memori yang terendah, jelas saya rasa tidak seimbang dengan kemampuan kameranya. Namun untung saja Samsung menyediakan pilihan varian memori internal yang lebih besar.

Yup. Untuk ukuran harga kurang dari Rp3 juta dari brand yang sudah terbukti durabilitasnya, kapasitas RAM 6GB/128GB ROM itu sudah sangat bagus pada tahun 2020.

Dan memang harus ya Om. Pada era yang sudah serba digital seperti ini aktivitas online sangatlah padat. Maka ada banyak sekali aplikasi yang perlu terinstall dalam ponsel demi bisa belanja online, memesan makanan secara online, belajar, meeting, menonton video dan film, bermain game dan sebagainya. Karena itulah ponsel-ponsel keluaran terbaru harus bisa mendukungnya melalui kapasitas memori internal dan RAM yang mumpuni.

Nah. Dengan banyaknya aplikasi yang terinstall dalam ponsel, maka kapasitas baterai dan kecepatan pengisi dayanya pun harus mumpuni juga.

Dan kabar baiknya, Samsung A21S sudah memenuhi persyaratan tersebut.

Simpulnya, secara garis besar, Samsung Galaxy A21s memang cukup menggiurkan. Utamanya dalam hal ketahanan baterai dan resolusi kameranya.

Tapi tak ada gading yang tak retak.

Kekurangan

1. Performa Prosesor

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, Samsung Galaxy A21S menggunakan chipset Exynos 850 yang rilis pada bulan Mei 2020. Dalam chipset ini terdapat 8 inti yang terdiri dari 8 buah ARM Cortex A55 dengan clock speed 2.0 GHz.

Sebagai pengolah grafisnya, chipset ini menggunakan Mali G52.

Untuk kisaran ponsel harga 2 jutaan, Samsung A21S sudah cukup layak untuk memainkan berbagai game online.

Namun layak saja tidak cukup. Faktanya brand lain pada kisaran harga yang sebanding telah menggunakan chipset yang lebih mumpuni. Misalnya saja Realme 5 Pro yang menggunakan chipset Snapdragon 712 pada rentang harga Rp2.8 jutaan.

Konon perbedaan performa dari kedua produk tersebut sangat jauh. Snapdragon 712 mendapat skor 218436 pada pengujian benchmark AnTuTu 8, sedangkan Exynos 850 hanya mampu mencapai skor 140.000 hingga 170.000 poin saja.

Bahkan data pengujian dari GSMArena hanya mencatat angka skor 107 ribuan saja.

Ini artinya performa gaming Samsung A21S tidak uwow, meskipun sudah cukup baik.

2. Tidak Ada NFC

Menurut data dari media GSMArena, Samsung A21S memiliki fitur NFC. Namun sayangnya menurut review dari media Carisinyal, ponsel ini tidak memiliki NFC untuk keperluan transaksi digital.

Melihat dua data yang berbeda tersebut saya menyimpulkan bahwa A21S telah memiliki fitur NFC untuk beberapa negara, namun sayangnya tidak termasuk untuk pasar Indonesia.

Bagi saya pribadi, mengingat keawetan alias durabilitas produk yang kuat tanpa kerusakan hingga bertahun-tahun lamanya, minus NFC ini tidak jadi persoalan. Kecuali jika Om/Sist memang betul-betul sangat membutuhkan keberadaan fitur NFC.

3. Tanpa Pelindung Corning Gorilla Glass

Jajaran ponsel dari Xiaomi semisal Redmi Note 8 dan Xiaomi Redmi Note 9 sudah menggunakan pelindung layar Corning Gorilla Glass 5. Bahkan pada seri yang lebih rendah pun Xiaomi telah melindungi produk-produknya dengan Gorilla Glass.

Sementara itu Samsung Galaxy A21S tidak menggunakan. Jadi Om/Sist harus berhati-hati dalam penggunaan smartphone ini agar layarnya yang luas tidak mudah tergores.

Namun kembali lagi saya tegaskan bahwa tanpa Gorilla Glass pun layar ponsel Samsung tidak mudah rusak. Terbukti pada Samsung J1 Ace dan J2 Prime milik saya yang sudah jadul pun tetap awet, meskipun sudah tak terhitung banyaknya mereka terjatuh dan terbentur oleh penggunaan anak-anak saya.

4. Tidak Ada Fitur Penstabil Kamera

Pada merk-merk China, kisaran harga Rp2 jutaan saja sudah memiliki fitur OIS atau EIS. Fungsinya ialah sebagai stabilizer agar preview foto dan video tidak goyang.

Kamera yang tidak stabil tentunya akan menyulitkan kita dalam mengambil foto secara bagus.

Untung saja Samsung tidak pernah maruk menyisipkan watermark merk ponsel pada hasil fotonya. Tidak seperti ponsel merk China yang selain menyisipkan watermark, juga menjejalkan iklan pada sistem antarmukanya.

Jadi kita rada terhibur sedikit dengan tampilan foto tanpa watermark secara default pabrikan. Meskipun dengan kamera ini, tangan kita harus benar-benar stabil untuk menghasilkan foto yang bagus.

Atau Om/Sist bisa mengakalinya dengan membeli produk gimbal agar hasil foto dan video’nya stabil.

Harga Samsung A21S

Pada varian 3/32GB, Samsung menawarkan banderol Rp2.3 jutaan. Sedangan harga Samsung A21S RAM 6GB / 64GB ada pada kisaran Rp2.7 jutaan.

Pamungkasnya untuk varian 6/128GB, Om/Sist bisa menebusnya dengan nominal Rp2.9 jutaan hingga Rp3 juta pas.

Begitulah beberapa sisi kelebihan dan kekurangan Samsung A21S. Selanjutnya monggo Om/Sist kunyah-kunyah dan pertimbangkan, apakah setimpal antara harga vs fitur-fitur yang ia usung? (Bloglain).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *