Efek Tower Seluler Bagi Kesehatan Manusia

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Ada cerita dan berita yang mengatakan bahwa keberadaan beberapa tower seluler mendapat penolakan dari sebagian masyarakat. Penolakan tersebut timbul akibat adanya isu kesehatan, keselamatan, sampai perkara sosial. So, mari kita bahas soal efek tower seluler bagi kesehatan manusia.

Yup. Konon keberadaan teknologi seluler telah membawa beberapa efek buruk pada kesehatan.

Tapi bagaimana jika tidak ada teknologi seluler?

Tentu kita akan kesulitan berkomunikasi pada zaman yang sudah serba canggih sekarang ini.

Beberapa Isu Terkait Menara Telekomunikasi (Tower Seluler)

Isu kesehatan

Isu kesehatan timbul akibat adanya resiko radiasi gelombang elektromagnetik yang terpancar dari menara telekomunikasi. Padahal radiasi yang terpancar sebenarnya masih lebih rendah dari toleransi WHO.

Isu keselamatan

Isu ini timbul atas kekhawatiran masyarakat akan robohnya tower. Hal ini menjadi syarat bahwa pendirian tower seluler harus memenuhi beberapa unsur, antara lain izin dari masyarakat setempat serta jaminan keselamatan dari pemilik menara kepada penduduk sekitar.

Isu keindahan dan keserasian tata ruang

Tower seluler kadang tampak mengganggu keindahan lingkungan.

Isu tower / menara yang berdiri tanpa izin

Kalau yang ini mutlak merugikan. Tanpa izin atau memiliki izin palsu tentu berakibat kerugian daerah atas biaya izin dan pajak.

Efek Tower Seluler Bagi Kesehatan

Gelombang elektromagnetik dari menara BTS memiliki pengaruh terhadap kesehatan manusia, baik fisik maupun psikis. Sedangkan pada binatang kecil dapat mempengaruhi sistem syaraf pusat.

Gangguan pada sistem syaraf itu sendiri dapat memberikan efek buruk terhadap fungsi reproduksi, menghambat pertumbuhan, meningkatkan jumlah kematian dan dapat menyebabkan produksi telur menurun.

Penelitian pada seekor tikus jantan selama 30 hari ternyata menyebabkan penyusutan berat testis dan kerusakan sel tubulus seminiferus. Resiko lainnya adalah dapat menyebabkan kelainan kongenital pada anak seperti mikroftalmia, bulu kasar sekitar kepala, penyempitan gelang panggul, kelainan preputium like-testis dan menghambat proses spermatogenesis mencit.

Akibat lain dari gelombang elektromagnetik adalah dapat menyebabkan penurunan berat badan dan meningkatkan resiko kematian pada keturunan tikus, meningkatkan stres oksidatif pada telur ayam, burung laut dan eritrosit manusia.

Tapi pada sisi lain, pancaran gelombang elektromagnetik frekuensi rendah dapat meningkatkan kadar serum HDL-C, kandungan lipoperoksidase pada hati dan menurunkan kadar kolesterol total dalam hati.

Penelitian pada kelinci menunjukkan penurunan kadar asam lemak bebas, trigliserida dan kolesterol serta meningkatkan kadar HDL.

Sementara dampak pada manusia, hingga saat ini belum ada kesimpulan yang bulat karena masih adanya kontroversi.

Sementara gangguan kesehatan akibat radiasi elektromagnetik dari listrik tegangan tinggi dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan dan gangguan tidur. Dan pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengakibatkan kanker, leukimia, tumor otak dan melanoma.

Pada kasus lain dapat juga berakibat terhadap penurunan jumlah sperma.

Efek Penggunaan Ponsel dan Radiasi Menara BTS

Risiko penyakit kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen karena menggunakan ponsel. Selain itu, ada juga risiko acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).

Pada kasus lain, radiasi ponsel juga dapat menurunkan kesuburan seorang pria akibat penurunan jumlah sperma. Juga dapat menyebabkan perubahan terhadap DNA manusia dan membentuk radikal bebas dalam tubuh.

Menurut penelitian lain, radiasi ponsel juga dapat meningkatkan stres.

Sementara itu pancaran gelombang elektromagnetic dari menara BTS dapat menurunkan kekebalan tubuh, memicu kerusakan sel rambut dan kerusakan kornea mata.

Gelombang elektromagnetik dari BTS pun dapat berakibat buruk bagi burung dan lebah. Mereka berisiko mengalami disorientasi atau kehilangan arah pulang menuju sarangnya.

Tapi meskipun begitu, pada dasarnya radiasi-radiasi tersebut masih berada pada ambang batas normal sehingga relatif aman bagi kesehatan manusia.

Kemudian perkara kekhawatiran sambaran petir terhadap menara BTS, sejatinya tiap-tiap tower sudah punya grounding. Yaitu suatu sistem yang akan menarik aliran listrik dari petir dan mengalirkannya dengan cepat kedalam tanah efek listriknya menjadi netral oleh bumi.

Upaya Pencegahan Terhadap Efek Radiasi

Meminimalkan penggunaan handphone

Utamakan layanan SMS ketimbang telepon. Persingkat percakapan dan jangan menelpon pada kondisi sinyal lemah.

Jauhkan ponsel dari kepala

Gunakan headset atau handsfree se’efektif mungkin dan jangan menyimpan ponsel dalam saku celana.

Memilih handphone dengan level SAR (Spesific Absorption Rate) yang rendah

(Biasanya tercantum dalam buku panduan manual masing-masing ponsel.

Mengkonsumsi Antioksidan

Dapat berupa mineral, beta karoten, vitamin C, vitamin E serta asam dari softdrinks.

(Bloglain – Rangkuman dari berbagai sumber).

Penyebab Sakit Kepala dan Migrain Serta Cara Mengobatinya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *