Beranda » Token Listrik » 7 Cara Setting Google Chrome di Android untuk Berbagai Kondisi

7 Cara Setting Google Chrome di Android untuk Berbagai Kondisi

Google Chrome

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Ada kalanya kondisi bawaan standar browser tidak sesuai dengan keinginan kita. Nah, kali ini saya bakal share cara setting Google Chrome di Android untuk merubah beberapa parameter agar sesuai dengan minat dan kebutuhan kita.

Hokeh. Tanpa berpanjang-panjang, kita langsung cekidot bae ke TKP.

Cara Setting Google Chrome di Android untuk Berbagai Kondisi

Pada halaman awal Browser Chrome, sentuh ‘icon titik tiga’ yang ada pada sudut kanan-atas tampilan layar. Maka setelah itu akan muncul banyak parameter pengaturan yang bisa Om/Sist sesuaikan.

Browser Google Chrome

1. Bookmark

Kita mulai dari menu ‘Bookmark’.

Pada halaman ini akan terlihat situs-situs yang sebelumnya telah Om/Sist “tandai” supaya Om/Sist mudah mengaksesnya lain waktu.

Untuk menyimpan alamat situs ke daftar bookmark, caranya sangat mudah.

  • Pada saat Om/Sist membuka suatu halaman situs, Om/Sist sentuh ‘icon titik tiga’ yang tadi saya sebutkan, yaitu yang berada pada sudut kanan-atas tampilan layar browser
  • Setelah muncul deretan menu yang tersedia, Om/Sist sentuh ‘icon bintang’ pada menu bar jajaran atas

Dengan begitu maka secara otomatis halaman web yang sedang Om/Sist kunjungi akan masuk ke dalam daftar bookmark.

2. Histori

Pada menu ini Om/Sist akan melihat alamat situs yang pernah Om/Sist kunjungi sebelumnya.

Dari deretan history kunjungan ini Om/Sist bisa mengunjungi kembali laman web yang pernah Om/Siat kunjungi sebelumnya, tanpa harus megetikkan kembali alamat situs secara manual pada halaman awal browser.

Dari menu histori ini pula Om/Sist bisa clear cache browser dan membersihkan jejak kunjungan jika riwayatnya sudah terlalu banyak dan membuat browser terasa lemot.

Betul Om. Cache memang penting dan harus ada, guna mempercepat loading. Tapi jika jumlahnya berlebihan, cache justru bisa membuat loading berat, bahkan bisa menimbulkan masalah connection time out.

3. Menu ‘Download’

Pada menu ini Om/Sist dapat mengatur parameter jika sewaktu-waktu hendak mengunduh sesuatu dari situs web tertentu.

  • Buka menu ‘Download’, kemudian sentuh ‘icon gear’ yang ada pada sudut kanan-atas layar
  • Memasuki halaman selanjutnya, pada bagian ‘Lokasi Download’, Om/Sist dapat memilih lokasi penyimpanan unduhannya, apakah akan Om/Sist simpan dalam memori internal atau pada kartu SD?
  • Kemudian untuk bagian ‘Tanya Lokasi Menyimpan File’; jika tombolnya Om/Sist aktifkan, maka setiap kali Om/Sist hendak mendownload, akan tampil pertanyaan konfirmasi lokasi penyimpanan hasil downloadnya

Namun jika tombolnya tidak aktif, maka hasil download akan otomatis tersimpan pada lokasi default sesuai setting data pabrik.

4. Menu ‘Situs Desktop’

Jika Om/Sist centang kotak ceklist menu ini, maka saat browsing, tampilannya akan seperti tampilan komputer. Sedangkan jika ceklis’nya kosong, tampilannya akan jadi responsif mobile.

5. Setelan

Dalam menu setelan, ada banyak parameter setting yang bisa Om/Sist ubah sesuai keinginan dan kebutuhan.

Login ke Chrome

Jika Om/Sist memilih menu ‘Login ke Chrome’ dan mengaktifkan ‘Sinkronisasi’, maka sebagian besar pengaturan akan tersimpan pada semua perangkat. Misalnya data bookmark.

Jika sinkronisasi aktif pada ponsel A, maka Om/Sist akan mendapati data yang sama saat Om/Sist mengakses Chrome dari ponsel B ketika pada ponsel B, Om/Sist login dan melakukan sinkronisasi menggunakan akun yang sama dengan ponsel A.

Sinkronisasi dan Layanan Google

Pada bagian ini Om/Sist bisa memilih data apa saja yang akan Om/Sist sinkronkan untuk beberapa perangkat. Antara lain data untuk:

  • Lengkapi otomatis penelusuran dan URL, yaitu fitur untuk memberikan saran pada saat Om/Sist sedang mengetikkan alamat situs atau kata kunci pencarian pada browser
  • Tampilkan saran, yaitu fitur untuk halaman yang serupa jika browser tidak menemukan halaman yang Om/Sist maksud
  • Safe Browsing, untuk membatasi lalu lintas browsing Om/Sist hanya melalui jalur aman saja
  • Berikan peringatan jika sandi terungkap saat terjadi pelanggaran data
  • Bantu meningkatkan keamanan Chrome, yaitu perminataan izin dari Chrome untuk membaca data pengguna dengan tujuan untuk peningkatan keamanan browsing
  • Bantu sempurnakan fitur dan performa Chrome, yaitu permintaan izin dari Google Chrome untuk membaca data pengguna demi memperbaiki bug dan semacamnya
  • Jadikan penelusuran dan penjelajahan lebih baik
  • Ketuk untuk menelusuri

Nah Om. Parameter-parameter tersebut dapat Om/Sist atur sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Om/Sist sekalian.

Mesin Telusur

Pada menu ini Om/Sist dapat menentukan mesin pencari mana yang akan Om/Sist gunakan ketika melakukan pencarian melalui internet.

Ada 4 search engine (mesin pencari / mesin telusur) yang tersedia, yaitu:

  • Google
  • Yahoo!
  • Bing
  • DuckDuckGo
Sandi

Dalam menu ini, jika Om/Sist aktifkan tombol ‘Simpan Sandi’ dan ceklist pada ‘Login Otomatis’, maka setiap username dan password yang Om/Sist gunakan untuk login Sosmed dan sebagainya akan tersimpan dalam data Browser Google Chrome. Dengan begitu Om/Sist tidak perlu input manual setiap kali akan login ke halaman yang sama.

Metode Pembayaran

Jika Om/Sist aktifkan setting ini, setiap pembayaran belanja online melalui Browser Chrome tidak lagi membutuhkan input metode pembayaran secara manual.

Alamat dan Lain-lain

Pada pengaturan ini Om/Sist dapat melengkapi alamat rumah, nomor telepon dan sebagainya. Jadi ketika belanja online melalui Browser Chrome, Om/Sist tidak perlu lagi memasukkan alamat pengiriman secara manual.

Notifikasi

Pada setting ini Om/Sist bisa mengatur untuk mengaktifkan atau menonaktifkan notifikasi apa saja yang ingin Om/Sist terima dan apa saja yang hendak Om/Sist blokir.

Dengan mengatur penyesuaian setting ini, Om/Sist tidak akan merasa terganggu dengan notifikasi yang tidak penting bagi Om/Sist sekalian.

Tema

Pada menu ini Om/Sist bisa memilih tampilan antar-muka Chrome. Apakah Om/Sist lebih suka tampilan terang atau ingin menggunakan dark mode alias mode gelap?

Tema terang tentu membuat tampilan browser menjadi jelas saat Om/Sist mengakses internet pada siang hari. Sedangkan dengan mengaktifkan tema gelap (dark mode), mata kita tidak akan cepat lelah serta bisa membantu menghemat baterai ponsel.

6. Privasi

Akses Metode Pembayaran

Dengan mengaktifkan (ceklist) akses metode pembayaran, proses transaksi belanja online akan lebih cepat karena sistem akan secara otomatis mengakses metode pembayaran yang sudah Om/Sist simpan pada pengaturan tadi.

Pramuat Halaman

Aktifkan agar browsing dan penelusuran internet menjadi lebih cepat.

Jangan Lacak

Jika pilihan ini Om/Sist aktifkan, maka situs yang Om/Sist kunjungi tidak akan bisa membaca data browsing untuk personalisasi iklan dan sebagainya. Namun pada beberapa kasus hal ini justru tidak baik dalam hal keamanan akses internet.

Hapus Data Penjelajahan

Fungsinya sama seperti pada menu Histori, yaitu untuk melihat dan menghapus data riwayat browsing.

Aksesibilitas

Pada menu ini Om/Sist bisa menentukan ukuran huruf yang akan tampil pada saat browsing.

Secara default ukurannya adalah 100%, sesuai dengan setting ukuran huruf dari tiap-tiap halaman web yang Om/Sist kunjungi.

Geser ke kiri untuk memperkecil ukuran huruf tampilan atau geser ke kanan untuk memperbesarnya.

7. Setelan Situs

Pamungkas dari bahasan cara setting Google Chrome di Android ini adalah menu ‘Setelan Situs.

Cookie

Situs yang Om/Sist kunjungi dapat merekam data cookie pada browser.

Salah satu fungsi cookie adalah untuk personalisasi iklan, juga sebagai salah satu syarat agar kita bisa login ke berbagai laman situs, termasuk situs social media.

Lokasi

Ada kalanya suatu situs meminta izin akses GPS untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan, misalnya untuk memberikan hasil konten lokal.

Pop-up dan Pengalihan

Om/Sist bisa memblokir pop-up dan redirect situs yang kadang menjengkelkan dan menghalangi konten yang sedang kita lihat.

Iklan

Pada pengaturan ini Om/Sist bisa memilih untuk memblokir atau mengizinkan semua iklan yang tampil pada situs yang Om/Sist kunjungi.

Secara default, browser Chrome memang tidak bisa kita setting untuk memblokir semua iklan. Namun ia bisa memblokir sebagian iklan nakal yang mengganggu kenyamanan pembaca, utamanya iklan yang tidak sesuai dengan kebijakan Google, iklan pop-up dan lain-lain.

Sinkronisasi Latar Belakang

Jika pilihan ini Om/Sist aktifkan, maka semua data browsing Om/Sist akan sinkron pada semua perangkat yang login menggunakan akun Google yang sama.

Kamera, Microphone dan Lain-lain

Setting yang lain kita butuhkan pada kondisi tertentu sesuai dengan permintaan laman situs yang Om/Sist kunjungi.

Bahasa

Pada pengaturan ini Om/Sist bisa memilih bahasa apa yang ingin jadi bahasa default browser. Misalnya Om/Sist memilih bahasa Indonesia saja, maka setiap situs asing yang Om/Sist akses, ia akan muncul setelah mendapat terjemahan dari Google Translate.

Mode Ringan

Dengan mengaktifkan mode ringan, Om/Sist dapat menghemat kuota data internet.

Mode ringan juga bermanfaat untuk mempercepat akses situs saat Om/Sist berada pada lokasi dengan sinyal internet kurang bagus.

Hokeh. Demikianlah beberapa dasar cara setting Google Chrome di Android. Jika ada yang kurang, monggo Om/Sist tambahkan melalui kolom komentar. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *