Menulis

Cara Menulis Artikel SEO Friendly Berkualitas untuk Blog

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian…!! Hal yang paling utama dalam membangun sebuah blog adalah cara Menulis artikel SEO friendly berkualitas… Karenanya, topik ini selalu ada dalam bahasan setiap blog yang membahas tentang tehnik blogging.

Namun sayangnya, banyak diantara panduan-panduan dari para senior blogger yang sulit diikuti oleh pemula… Contohnya saja dalam hal riset kata kunci alias riset keyword… jarang ada senior blogger yang mengajarkan cara-cara yang sederhana namun ampuh…

Nah, untuk menengahi peliknya tehnik-tahnik itu, kali ini saya bakal share perkara cara menulis artikel yang SEO friendly… namun juga sekaligus menjadi cara menulis artikel untuk pemula.

Atau dengan kata lain, saya share cara yang sederhana namun terbukti efektif jika dilakukan secara berkesinambungan.

Hokeh, kita langsung cekidot bae Om…

Menulis

Cara Menulis Artikel Agar SEO Friendly (Tips menulis Artikel untuk Pemula)

Sebelum kita masuk ke bahasan cara membuat artikel SEO friendly, ada satu hal penting yang harus Om/Sist ketahui… yaitu bahwa SEO friendly adalah sama dengan human friendly.

Artinya apa??

Artinya ialah, bahwa, meskipun artikel yang Om/Sist tulis itu di optimasi untuk mesin pencari… namun bahasanya, susunan kata, kalimat dan paragrafnya harus tetap enak dibaca oleh manusia.

Kenapa??

Karena pembaca kita yang sebenarnya adalah manusia, bukan mesin pencari…

Kemudian selain itu, ada lagi hal yang musti Om/Sist ketahui… bahwa ketika Om/Sist menanyakan pada senior blogger tentang komparasi antara kualitas (mutu) dan kuantitas (jumlah) artikel… maka sebagian besar dari mereka akan mengatakan bahwa kualitas adalah yang utama.

Tapi tidak demikian dengan saya…

Betul Om… Berdasarkan apa yang saya alami sejak pertengahan tahun 2016 lalu, saya berani katakan pada Om/Sist sekalian bahwa kuantitas adalah yang utama…

Sementara kualitas menjadi nomor dua.

Loh, ko gitu??

Iya Om… Karena ternyata, cara membuat artikel SEO berkualitas tinggi itu sangat memusingkan.

Iya sih benar, untuk membuat sebuah produk berkualitas tinggi, kita memang harus rela untuk pusing…

Tapi jika ada cara lain yang lebih simple, kenapa kita harus pusing-pusing??

Begitu logika sederhana saya…

Karena apa??

Karena seperti apa pun tehnik blogging yang kita lakukan, tujuan puncaknya adalah meraih penghasilan.

Jadi kesimpulannya, jika ada cara yang lebih sederhana dengan hasil maksimal, kenapa kita harus menggunakan cara yang rumit?? Betul??

Kemudian, jika Om/Sist mengutamakan kualitas tanpa mengejar kuantitas… belum tentu Om/Sist akan mampu mendapatkan hasil yang sama seperti apa yang para mastah ajarkan… Belum tentu konten (artikel) Om/Sist akan mampu masuk ke page one search engine seperti Google, Bing, Yandex dan sebagainya.

Sebaliknya, jika Om/Sist mengejar kuantitas, Om/Sist punya banyak kesempatan untuk masuk ke page one Google, meskipun kualitas artikelnya tidak luar biasa.

Tapi… Bukan berarti Om/Sist boleh mengabaikan SEO sama sekali…

Artinya, kejar kuantitas (jumlah artikel), tapi tetap dengan mengaplikasikan cara penulisan artikel SEO.

Hokeh, udah kepanjangan muqaddimahnya… Sekarang kita langsung cekidot bae pada bahasan inti, yaitu cara membuat artikel SEO yang baik…

Riset Keyword (Riset Kata Kunci / Keyword Research)

Syarat pertama dan yang paling utama dalam cara membuat artikel untuk SEO adalah dengan melakukan riset keyword. Karena tanpa keyword (kata kunci), sebuah artikel blog akan sulit bersaing di mesin pencari.

Bahkan untuk blog baru, tanpa riset keyword, hampir mustahil blog bisa berkembang dengan baik.

Cara Riset Keyword untuk Blog dan Penempatannya di Artikel

Saya menggunakan aplikasi versi Android yang berjudul ‘Keyword Research App Tool’ dan browser Google Chrome…

keyword research app tool

Pada langkah penerapan kata kunci, mungkin Om/Sist pernah mendengar istilah ‘keyword density’?? Yaitu besaran komposisi keyword di dalam artikel yang di hitung dalam satuan persen… dimana tujuannya adalah untuk memaksimalkan kinerja keyword supaya artikel mampu menguasai page one search engine.

Saya sendiri pernah mempelajari keyword density melalui plugin Yoast SEO di salah satu blog saya yang saya hosting di WordPress. Tapi dikemudian hari, saya menyimpulkan bahwa penerapan kata kunci di dalam artikel tidaklah harus serumit itu.

Jadi bagi Om/Sist sekalian yang blognya di hosting di Blogspot, Om/Sist tidak perlu berkecil hati. Karena intinya begini:

Dari hasil riset keyword yang Om/Sist dapat, yang paling penting adalah:

Kata kunci (keyword) utama harus terdapat pada judul artikel, pada link (url) artikel dan pada paragraf pertama.

Sedangkan untuk kata kunci tambahan alias keyword turunan, penempatannya bisa dimana saja di dalam artikel blog. Tidak terpaku harus diterapkan di paragraf berapa, asalkan jangan di paragraf pertama.

Kenapa tidak boleh ditempatkan di paragraf pertama??

Karena di paragraf pertama sudah ada kata kunci utama. Jadi, jangan tumpuk keyword di paragraf pertama. Salah-salah, bukan artikelnya optimal, malah nanti dianggap spam oleh search engine.

Kemudian perkara penerapan keyword pada link artikel, pada umumnya, link (url) akan terbentuk secara otomatis sesuai dengan judul artikel yang Om/Sist buat. Jadi, asalkan keyword sudah disematkan di judul, maka secara otomatis keyword juga akan masuk ke link artikel.

Kecuali pada kondisi tertentu, ada kalanya keyword harus dimasukkan secara manual ke dalam link.

Misalnya jika Om/Sist terlambat memasukkan judul saat menulis artikel… maka permalink artikel akan membentuk angka-angka. Bukan sebuah kalimat.

Jika sudah terlanjut terjadi seperti itu, maka Om/Sist harus mengedit link artikel secara manual.

Cara Merubah Link di WordPress Secara Manual

Gunakan Gambar Pendukung

Langkah berikutnya dalam cara menulis artikel berkualitas dengan standar SEO adalah dengan menyisipkan gambar pendukung… Utamanya jika Om/Sist menulis artikel tutorial, maka keberadaan gambar pendukung menjadi wajib adanya.

Nah, supaya artikel menjadi kuat di mesin pencari, maka gambar pendukung yang digunakan pun harus optimal.

Cara Optimasi Gambar Blog Supaya SEO Friendly

Update Artikel Blog dalam Satu Waktu

Langkah selanjutnya dalam rangkaian tips menulis artikel SEO adalah waktu updatenya.

Iya Om… Supaya konten blog dan blognya jadi optimal, saya sarankan Om/Sist untuk tidak update di sembarang waktu.

Mulailah tulis artikel menggunakan media lain (misalnya notepad), baru kemudian nantinya di pindahkan ke dashbord blog.

Itu pun ada tata cara dan waktu terbaik untuk memindahkannya ke dashboard blog.

Waktu yang Tepat untuk Posting Artikel Blog

Buat Tulisan yang Panjang dan Lengkap atau Sesuai Kebutuhan

Dalam langkah belajar menulis artikel SEO, membuat artikel yang panjang mungkin cukup melelahkan dan memusingkan… Namun perlu Om/Sist ketahui, bahwa semakin panjang artikel, maka semakin besar pula potensinya untuk bisa masuk ke page one Google.

Tapi… Panjang saja tidak cukup.

Yang diperlukan adalah artikel panjang, lengkap dan detail… Bukan artikel yang panjang tapi isinya hanya bertele-tele, tidak bermutu dan banyak pengulangan kata.

Memang benar, semakin panjang tulisan semakin bagus… tapi jika jenis artikel yang sedang Om/Sist tulis, hanya sebatas artikel intermezo atau artikel ringan saja, ya, jangan dipaksakan untuk menjadi panjang.

Apa adanya saja,, sesuai kebutuhan saja…

Terus, seberapa panjang sih artikel yang baik untuk SEO selama masih belajar menulis artikel untuk pemula??

Jawabannya kompleks Om… Harus dijelaskan secara detail biar gamblang.

Saya sudah membuat panduannya pada artikel sebelum ini.

Segini Panjang Artikel yang Baik untuk SEO Blog…

Buat Artikel Berdasarkan Pengalaman Pribadi, Meski di Luar Tema Blog

Menulis artikel bagi pemula memang kadang terasa sulit… Tapi dengan ketekunan, lambat laun kesulitan tersebut akan berlalu setelah aktifitas menulis menjadi kebiasaan sehari-hari.

Salah satu cara yang menguntungkan dalam penulisan sebuah artikel adalah dengan menuliskan sebuah pengalaman pribadi… Yaitu pengalaman atas sesuatu hal yang bermanfaat bagi orang lain. Misalnya,, menceritakan pengalaman jalan-jalan ke tempat wisata… menceritakan tentang kerusakan dan perbaikan ponsel yang pernah Om/Sist alami, menceritakan tentang cara transaksi perbankan dan sebagainya.

Intinya pengalaman pribadi, tapi yang didalamnya mengandung tutorial (panduan) atau pun sebuah review produk.

Kemudian jangan lupa juga bahwa dalam penulisannya, Om/Sist harus bahas secara detail… termasuk biaya yang Om/Sist keluarkan untuk hal tersebut.

Dengan begitu, pembaca akan merasa terbantu dan mendapat manfaat dari artikel yang Om/Sist tulis.

Apa pentingnya artikel pengalaman pribadi untuk SEO blog??

Pentingnya adalah karena artikel yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi… maka hasilnya pasti akan jadi unik dimata mesin pencari seperti Google, Bing dan kawan-kawan.

Unik dalam arti “berbeda” dari tulisan blogger lain.

Keuntungan yang paling besar dari artikel semacam itu adalah, artikel akan mudah masuk ke page one mesin pencari… yang akhirnya akan mendatangkan banyak visitor organik dari mesin pencari.

Finalnya, akan menghasilkan pendapatan iklan yang sangat baik karena visitor organik merupakan traffic yang paling bagus bagi pengiklan seperti Google Adsense.

Iya Om… Visitor organik cenderung lebih tertarik untuk mengklik iklan secara sah. Berbeda dengan pengunjung langganan yang sudah tahu akan adanya iklan, sehingga lama-kelamaan dia tidak akan tertarik lagi untuk mengklik iklan.

Dan jika pun pengunjung langganan (direct visitor / social visitor) mengklik iklan, nilai (BPK / CPC) dari iklan tersebut tidaklah sebesar klik dari organic visitor.

Jadi, trafik sosial dan trafik dirrect tidak menghasilkan pendapatan yang optimal.

So,, jangan ragu untuk menuliskan pengalaman pribadi, meskipun topik bahasannya di luar tema (niche) blog.

Tapi katanya, blog gado-gado tidak bagus untuk SEO??

Bohong Om…!! Itu hoax…!! Faktanya, saya selalu menuliskan pengalaman pribadi di salah satu blog saya. Dan hasilnya, artikel-artikel tersebut justru banyak yang menjadi artikel populer di blog saya, mengalahkan artikel-artikel yang sesuai dengan niche blog.

Selain menjadi artikel-artikel populer, dari laporan Google Analytics yang telah saya integrasikan ke akun Google Adsense saya… artikel-artikel yang berada di luar niche blog itu justru sering memberikan hasil yang lebih besar dibanding artikel-artikel yang sesuai dengan niche blog.

Keuntungan lainnya lagi yang bisa kita dapatkan dari artikel gado-gado tersebut adalah bahwa ranking blog akan ikut terkerek naik… seiring dengan naiknya artikel yang gado-gado itu ke page one mesin pencari.

Yang artinya, artikel-artikel lain yang sesuai dengan niche blog pun, jadi akan ikut terkerek naik.

Sesekali, Buat Artikel Kompilasi untuk Mengundang Backlink secara Sah

Yang saya maksud dengan artikel kompilasi disini adalah, artikel yang membahas tentang blog-blog besar yang satu tema (satu niche) dengan blog kita.

Apa hubungannya dengan backlink??

Ada Om… Ada hubungannya. Bahkan sangat erat hubungannya…

Begini…

Om/Sist menulis artikel tentang blogger lain yang sudah populer. Kemudian Om/Sist kirim email pada admin blog tersebut, minta supaya si admin blog populer tersebut meninjau dan memberi koreksi pada artikel yang Om/Sist tulis.

Maka besar kemungkinan admin blog tersebut akan masuk ke blog Om Sist. Selanjutnya dia membaca artikel Om/Sist, dan dia akan meninggalkan komentar di artikel Om/Sist tersebut.

Nah, ketika hal itu terjadi, maka blog Om Sist akan terdongkrak naik.

Terjadinya karena biasanya, admin blog yang berkomentar tersebut akan mencantumkan link blognya di kolom komentar blog Om/Sist.

Dengan begitu, rangking blog Om/Sist akan terkerek lantaran dianggap kedibel oleh mesin pencari… gegara disana ada link ke blog profesional.

Cara Mencari Backlink Berkualitas Secara Sah untuk SEO Blog

Buat Artikel Copy Write dengan Cara yang Baik dan Benar

Meski di atas tadi saya sarankan Om/Sist untuk menulis artikel dari basis pengalaman pribadi… namun di suatu ketika, Om/Sist harus bisa membuat artikel copy write.

Karena apa??

Karena jika kita menulis hanya sebatas dari pengalaman pribadi tok doang, maka pada suatu ketika, Om/Sist akan kehabisan bahan tulisan.

Lah iya Om… Kita tidak selamanya punya pengalaman yang mengandung pengetahuan dan ilmu bagi orang lain. Sementara jika kita menulis konten yang tidak dibutuhkan oleh orang lain, maka siapa yang akan menjadi pembaca blog kita. Padahal tujuan kita menulis ialah agar dibaca oleh orang lain. Betul??

Cara Membuat Copywriting yang Bagus dan Benar

Saat membuat copywrite, caranya ialah dengan ditulis ulang.

Ambil pokok-pokok intinya saja, kemudian ditulis ulang menggunakan bahasa sendiri dan imajenasi Om/Sist sendiri.

Jangan copy paste mentah-mentah atau pun menggunakan tool Auto Generate Content (AGC)… Karena Google dan search engine lainnya semakin lama semakin canggih. Segala bentuk tehnik terlarang yang sekarang masih aman, pada waktu yang akan datang belum tentu aman. Sementara kita menulis blog dengan harapan blog kita bisa eksis selamanya. Betul??

Buat Judul yang Baik Secara SEO dan Menarik Minat Pembaca

Secara singkat, judul artikel yang menarik dan baik secara SEO ialah kalimat yang terdiri dari kata kunci utama… ditambah elemen kata kunci turunan dan ditambah dengan kata pemanis.

Cara Membuat Judul Artikel Blog yang Menarik dan SEO Friendly

Pilih Niche Blog yang Tepat

Selain cara menulis artikel SEO Friendly, niche blog juga berpengaruh besar terhadap SEO.

Niche (tema bahasan) blog adalah salah satu faktor penentu kelangsungan hidup blog.

Jika Om/Sist salah memilih niche blog, jangankan untuk meraih penghasilan… Sekedar untuk mendatangkan visitor pun tidak akan mampu.

Jadi, Niche apa sih yang paling tepat supaya blog bisa maju dan berkembang??

Setiap orang punya hobi dan potensi yang berbeda-beda. Saya tidak bisa menyebutkan, niche apa yang cocok untuk blog Om/Sist. Karena menurut hasil penyelidikan saya di TKP, niche yang terbaik adalah niche yang mendatangi kita dengan sendirinya.

Bukan kita yang mencari niche.

Lah, bisa begitu??

Iya Om… Bisa… Saya punya tehnik yang sudah terbukti berhasil dari pengalaman saya sendiri. Saya bisa mendatangkan niche dengan sendirinya, tanpa harus pusing memilih dari awal.

Cara Memilih Niche Blog yang Bagus untuk Adsense

Dan yang lebih hebatnya lagi, dengan cara mencari niche seperti yang saya lakukan, (hampir) dapat dipastikan blognya akan mendatangkan penghasilan yang ideal, bahkan bisa menjadi luar biasa.

Dengan catatan, setelah niche datang, teruslah rajin update artikel blog sesering mungkin.

Satu hal lagi… Jangan membangun blog berita dan blog humor… Karena blog berita dan blog humor bukanlah mainan SEO.

Kedua niche blog tersebut hanya bisa dibangun dengan modal yang besar. Tidak bisa dibangun dengan platform personal blogger. Jadi, sangat tidak cocok untuk blogger pemula. (Bloglain – Cara menulis artikel SEO Friendly).

Tinggalkan komentar