Cara Menghemat Baterai Samsung Android: Jadi Awet

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Tanpa basa-basi, kali ini saya bakal langsung bae share cara menghemat baterai Samsung yang saya susun dari UI Android 9, namun relevan juga untuk Android 10.

Yup. Pada beberapa bagian memang ada perbedaan Android 9 dan 10. Namun secara garis besar mereka masih sangat mirip. Karenanya tutorial cara menghemat baterai Samsung ini masih relevan untuk kedua versi Android tersebut.

Cara Menghemat Baterai Samsung Android

Pada zaman old sebelum generasi Android 8, kita masih membutuhkan aplikasi pihak ketiga untuk menghemat daya baterai. Padahal kadang aplikasi yang katanya bisa menghemat baterai itu justru ia sendiri yang mengkonsumsi banyak daya baterai.

Tapi setelah masuk ke generasi Android 8, 9, 10 dan seterusnya, smartphone Samsung sudah memiliki setting hemat baterai sejak dari pabrikan.

Jadi sekarang fitur hemat daya baterai sudah menjadi fitur bawaan ponsel Samsung. Maka kita tidak perlu lagi pusing memilah aplikasi apa yang terbaik yang tersedia melalui Playstore untuk menghemat baterai ponsel kita.

Ada dua cara yang bisa Om/Sist lakukan untuk menghemat baterai Samsung. Cara yang pertama sangat efektif tapi kurang praktis alias sedikit ribet, yaitu dengan menghentikan aplikasi agar tidak berjalan di latar belakang.

Sedangkan cara yang kedua lebih cepat dan lebih simple serta tetap efektif untuk menghemat baterai ponsel.

Cara 1: Menghentikan Aplikasi Agar Tidak Berjalan di Latar Belakang

Sebelumnya saya jelaskan dulu bahwa cara ini hanya cocok untuk aplikasi yang memang tidak kita perlukan untuk berjalan di latar belakang. Tidak cocok untuk aplikasi yang harus selalu stand by seperti WhatsApp dan aplikasi-aplikasi chatting lainnya.

Begini langkah-langkahnya.

  • Pertama Om/Sist buka menu ‘Pengaturan’
  • Setelah itu Om/Sist pilih dan buka menu ‘Aplikasi’
  • Sampai sini, pilih dan tap aplikasi yang akan Om/Sist hentikan, maka selanjutnya akan tampil halaman detail aplikasi atau info aplikasi

Pada halaman ini Om/Sist pilih tombol ‘Paksa Berhenti’.

Selesai. Aplikasi sudah berhenti dan tidak akan berjalan di latar belakang. Artinya aplikasi tersebut tidak akan mengkonsumsi daya baterai sehingga baterai ponsel jadi lebih hemat.

Cara 2: Menghentikan Aplikasi Melalui Menu Perawatan Perangkat

Sama seperti cara yang pertama, cara ini pun hanya cocok untuk aplikasi yang hanya kita perlukan sesekali saja. Tidak cocok untuk aplikasi chatting yang harus selalu online seperti WhatsApp dan sebagainya.

  • Pertama Om/Sist pilih menu ‘Pengaturan’
  • Kemudian Om/Sist pilih menu ‘Perawatan Perangkat’

Ketika menu perawatan perangkat telah terbuka, pilih menu ‘Baterai’

  • Setelah itu akan tampil berjajar aplikasi-aplikasi yang banyak mengkonsumsi daya baterai

Pilih dan sentuh salah satu aplikasi yang akan Om/Sist efisienkan penggunaan baterainya.

  • Setelah Om/Sist memilih salah satu aplikasi, selanjutnya akan terbuka tampilan halaman penggunaan aplikasi

Pada halaman ini akan ada kolom pilihan ‘Nonaktifkan Aplikasi’.

Lihat tombolnya, geser (aktifkan) tombolnya sehingga warnanya berubah menjadi biru.

Selesai. Sekarang konsumsi baterai ponsel Om/Sist sudah lebih hemat.

Sebagai catatan, pada langkah tadi Om/Sist akan mendapati menu ‘Mode Daya’.

Dalam kolom itu ada tiga pilihan mode untuk menghemat daya baterai, yaitu:

  1. ‘Dioptimalkan’, ialah pilihan standar normal konsumsi daya baterai yang menyeimbangkan antara performa dengan tingkat konsumsi daya baterai
  2. ‘Hemat Daya Medium’, ialah kondisi data latar belakang dan kecepatan CPU mendapat pembatasan sehingga konsumsi daya baterai jadi lebih hemat
  3. ‘Hemat Daya Maksimum’, yaitu kondisi data latar belakang sangat terbatas, kecepatan CPU juga terbatas, kecerahan layar juga terbatas sehingga konsumsi daya baterai menjadi sangat hemat

Secara teori, tampaknya pilihan kedua dan ketiga cukup menarik. Namun sepengalaman saya, pilihan tersebut malah membuat respon ponsel jadi sedikit lambat.

Selain memperlambat kecepatan, pilihan kedua dan ketiga pun kadang membuat notifikasi dari aplikasi perpesanan menjadi terhambat lantaran data latar belakang terbatasi. Maka itulah saya lebih suka menggunakan pilihan pertama, yaitu ‘Dioptimalkan’ dan mengatur penghematan daya secara manual per’aplikasi.

Begitulah cara menghemat baterai hp Samsung. (Bloglain).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *