Beranda » Tips » Cara Kompress Foto di hp Tanpa Mengurangi Kualitas Gambar

Cara Kompress Foto di hp Tanpa Mengurangi Kualitas Gambar

Aplikasi Photo Compress

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Semakin tinggi resolusi suatu gambar, maka semakin bagus pula kualitas gambar tersebut. Namun gambar dengan resolusi tinggi, efek negatifnya dalam hal konsumsi memori penyimpanan. So, kali ini saya bakal share cara kompress foto di hp, untuk menekan ukuran foto hingga seminimal mungkin, tanpa penurunan kualitas gambar yang berarti.

Betul Om. Biar bagaimanapun, mengkompres foto di hp atau perangkat komputer, jelas akan menurunkan kualitas fotonya itu sendiri. Namun jika kita melakukannnya dengan cara yang benar, maka tingkat penurunannya tidak akan terasa secara kasat mata. Tampilannya akan relatif sama. Tetap bening seperti sedia kala.

Yo wis, kita cekidot bae Om.

Cara Kompress Foto di hp dengan Aplikasi

Aplikasi yang biasa saya gunakan untuk kompres gambar adalah aplikasi ‘Photo Compress’.

Aplikasi ‘Photo Compress’

Dengan aplikasi ini kita bisa mengubah ukuran foto (resolusi foto) atau pun merubah besar file’nya.

Merubah Size Foto

Merubah size adalah merubah resolusi gambar. Misalnya dari ukuran foto jpg 2560 × 1440 px menjadi 1400 × 770 px.

Dengan merubah resolusi alias size’nya, maka otomatis besar file fotonya pun akan berkurang, misalnya dari 3 mb menjadi hanya 300 kb saja.

Namun jika resolusi yang kita pilih terlalu kecil (misalnya kurang dari 1000 × 600 px), maka kualitas gambarnya akan blur (pecah). Jadi sebaiknya buat size lebih dari 1000 px.

Merubah Ukuran File Tanpa Mengurangi Resolusi

Inilah yang saya sebut mengkompres. Yaitu memperkecil ukuran file’nya tanpa mengurangi resolusinya.

Saya sendiri lebih suka memakai cara ini ketimbang merubah resolusi gambarnya. Karena dengan cara ini, penurunan kualitas fotonya hanya sedikit sekali dan gambar tidak blur (tidak pecah).

Hokeh. Begini langkah-langkahnya:

  • Dengan menggunakan ponsel Android, masuk ke Play Store dan download aplikasi ‘Photo Compress’
  • Setelah terinstall, buka aplikasinya
  • Selanjutnya pilih / sentuh pada kolom ‘Gallery’ untuk mengkompress foto yang sudah tersimpan dalam galeri ponsel atau pilih ‘Camera’ untuk mengambil gambar (memotret) secara langsung sekaligus mengkompress hasil jepretannya

Saya sendiri lebih suka memotret secara terpisah untuk kemudian mengkompress’nya setelah foto tersimpan dalam galeri ponsel.

  • Setelah menyentuh kolom ‘Gallery’, lantas pilih pada folder tempat foto yang Om/Sist maksud tersimpan
  • Selanjutnya folder akan terbuka, pilih salah satu foto yang akan Om/Sist kompress
  • Kemudian setelah foto terpilih, maka akan muncul beberapa pilihan:
  1. ‘Compress Image’, adalah untuk memperkecil ukuran file; (ini yang akan kita bahas)
  2. ‘Resize Image’, adalah untuk merubah ukuran foto / gambar dengan merubah pikselnya; (ini yang sudah kita bahas tadi
  3. ‘Crop Image’ adalah untuk memotong gambar yang berarti juga merubah pikselnya
Pilihan Kompress

Nah, yang sedang kita bahas sekarang adalah cara mengkompress gambar / foto, maka kali ini Om/Sist gunakan pilihan yang pertama, yaitu ‘Compress Image’

Pada menu ini ada dua opsi (pilihan), yaitu ‘Quick Compress’ dan ‘Compress’ saja.

Jika Om/Sist memilih ‘Compress’, maka pada tahap selanjutnya nanti Om/Sist harus menetapkan level kualitas gambar yang Om/Sist inginkan. Apakah akan memilih 35%, 60%, 80% atau menentukan sendiri kualitasnya dengan angka lain.

Intinya semakin kecil angka yang kita tetapkan, maka semakin kecil pula ukuran file keluarnya. Yang berarti menguntungkan dalam hal konsumsi ruang penyimpanan.

Namun secara kualitas, ukuran paling kecil akan membuat kualitas gambar menjadi lebih rendah.

Demikian pula sebaliknya. Jika Om/Sist memilih 80% atau angka besar lainnya (misalnya 90), maka penurunan kualitasnya akan hanya sedikit sekali. Namun secara ukuran file, ia akan masih memakan memori penyimpanan yang relatif besar. Tidak jauh berbeda dengan ukuran aslinya sebelum proses kompress.

Saya sendiri lebih suka menggunakan pilihan ‘Quick Compress’.

Pilihan ‘Quick Compress’ cenderung menghasilkan ukuran file yang cukup kecil. Artinya sama dengan kita memilih ‘Compress’ dan menentukan ukuran kecil (misalnya 35%).

Namun dengan ‘Quick Compress’, langkahnya lebih praktis tanpa harus menentukan ukuran pilihan berapa persen kualitas gambar yang kita pilih.

Selanjutnya perkara kualitas, meskipun pilihan ‘Quick Compress’ akan menurunkan kualitas yang cukup banyak, namun untuk ukuran asal foto 5 mp, 8 mp, 13 mp atau lebih, efek penurunannya tidak begitu terasa. Hasil kompress’nya tetap bening.

So, saya tetap lebih suka menggunakan pilihan ‘Quick Compress’.

Setelah proses mengkompress selesai, selanjutnya sentuh pada tombol ‘Exit’ untuk keluar dari aplikasi.

Ulangai langkah-langkah barusan jika masih ada gambar atau foto yang hendak Om/Sist kompress. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *