7+9 Cara PDKT yang Baik dan Benar Sampai Jadian sama Doi

Bloglain.com – Boy/Girl sekalian! Untuk kalian yang masih unyu-unyu dan baru mengenal cinta pastinya masih bingung tentang cara PDKT yang baik dan benar. Malahan kadang mau mengajak ngobrol gebetan saja bingung harus darimana memulainya.

Setiap orang pasti punya cara sendiri dalam melakukan PDKT, termasuk saya yang juga punya cara relatif beda dengan kebanyakan orang-orang, yaitu dengan cara “memanfaatkan teman”.

Pernah juga sih saya pakai cara umum, tapi nyatanya saya malah tidak berhasil.

Ketidakberhasilan saya memakai cara umum tidaklah lepas dari segala keterbatasan saya. Nah. Untuk kalian juga mungkin harus jeli mengenai cara PDKT yang mana yang lebih pas.

Cara PDKT yang Umumnya Salah

1. Ngajak Kenalan dan Minta Nomor Kontak

Ini cara PDKT paling umum yang pertama.

Cara pendekatan langsung seperti ini butuh kemampuan khusus dan kepercayaan diri tingkat tinggi. Sama sekali tidak cocok untuk orang yang mudah merasa minder seperti saya.

Saya pernah menggunakan cara ini, tapi saat saya tanya namanya, ia malah menjawab, “Apalah arti sebuah nama?”.

Terus saat saya tanya, “Rumahnya dimana?”, eh do’i malah menjawab, “Rumahnya saya tinggal. Ngga saya bawa-bawa.”

Wkwkwkwk! Ngeselin tuh cewe’. Lah saya kan jadi keki, terus kehabisan ide pertanyaan.

Iya kalau orang yang punya selera humor tinggi, jawaban seperti itu mungkin justru bisa menjadi candaan. Tapi bagi saya yang saat itu masih sangat lugu, jelas saya malah jadi mati kutu.

2. Tebar Pesona

Ini juga cara PDKT yang keliru. Misale nih, kamu ahli freestyle motor atau sepeda. Bisa sih kamu unjuk gigi supaya do’i kagum pada kemampuan kamu.

Tapi kan belum tentu do’i suka melihat freestyle motor ataupun sepeda.

Terus jikapun do’i suka, belum tentu mental kamu kuat. Bisa jadi saat bergaya kamu malah grogi dan akhirnya terjatuh.

Atau mungkin kamu suka main musik alias main band?

Biasanya kamu main dengan bagus. Tapi saat do’i melihat permainan kamu, bisa saja kamu jadi grogi, salah tingkah hingga akhirnya permainan kamu berantakan.

Misalnya kamu seorang gitaris, pada saat seharusnya menekan chord C, kamu malah tekan kunci G.

Atau jika kamu seorang drumer, saat seharusnya kamu pukul cymbal malah salah pukul kepala orang.

Wkwkwkwk! Ya ngga separah itu juga sih.

3. Ngasih Perhatian Berlebihan Bahkan Terkesan Lebay

Sekalinya bisa kenalan dan mendapatkan nomor hp’nya, kamu malah jadi lebay. Sebentar-sebentar chat, “Udah makan belom?”.

Terus sebentar kemudian chat lagi, “Udah sholat belom?”

Lah. Lama-lama do’i bukannya jatuh cinta sama kamu malah nanti risih dan menjauhi kamu.

Lah iya Boy. Do’i kan belum jadi pacar kamu. Pasti ia bakalan kesal kalau kamu bersikap seperti itu.

Bahkan jika ia sudah jadi pacar kamu pun jangan bersikap berlebihan seperti itu.

Sekali dua-kali mungkin do’i senang karena merasa kamu memberikan banyak perhatian. Tapi kalau keseringan ya tetap saja efek jangka panjangnya tidak baik.

4. Sering Ngajak Jalan Biar Do’i Jatuh Cinta

Maksudnya sih biar do’i naksir kamu, jadi kamu ajakin do’i jalan-jalan, nonton, makan di restoran mahal dan lain-lain.

Iya kalau kamu tajir sih mungkin ngga masalah. Tapi kalau kelas ekonomi kamu biasa saja seperti saya? Jangan deh. Jangan sampai gaji kamu minus untuk memenuhi kebutuhan bulanan kamu.

Terus juga kalau do’i cewek baik, pasti ia akan banyak menolak ketika kamu terlalu sering ngajak jalan. Apalagi kamu belum resmi jadian sama do’i.

Iya mending kalau do’i nolak. Yang parah itu jika ternyata do’i cewek “gampangan”. Bisa jadi do’i malah memanfaatkan kebaikan kamu padahal belum tentu do’i mau nerima cinta kamu.

5. Sering Ngasih Sesuatu / Surprise Biar Do’i Jatuh Cinta

Yang ini juga berlebihan. Mentang-mentang lagi PDKT, kamu kasih hadiah mahal waktu do’i ultah.

Belum cukup, kamu juga kasih hadiah mahal saat Valentine Days.

Wkwkwkwk! Kepedean amat? Do’i kan belum tentu mau jadi pacar kamu, ngapain ngasih hadiah Valentine?

6. Langsung Nembak Begitu Ada Kesempatan

Ceritanya do’i mau menerima semua perhatian dan hadiah dari kamu. Terus kamu sudah merasa sangat percaya diri, maka kamu nembak do’i.

Tapi ternyata saat kamu nembak do’i, ia malah jawab, “Selama ini aku anggap kamu seperti kakakku sendiri.”

Atau, “Aku lebih nyaman jadi sahabat kamu ketimbang jadi pacar”.

Jiaah. Sinetron banget itu.

Apa ngga remuk hati kamu kalau jawabannya begitu?

Kalimat seperti itu cuma alasan. Kesimpulannya hanya satu, yaitu menolak kamu. Semua alasan menganggap saudara atau sahabat itu cuma omong kosong belaka.

Terus kalau sudah seperti itu biasanya do’i akan berusaha menghibur hati kamu dengan bahasa kiasan, “Cinta tak harus memiliki”.

Lah. Drama. Omong kosong. Itu cuma ada dalam film, sinetron dan lagu saja. Dalam kehidupan nyata, cinta semacam ini ya harus memiliki. Kalau tidak memiliki ya ngga usah cinta. Ngapain repot-repot mencintai orang yang ngga bisa kamu miliki? Mendingan kamu cari cewe’ lain yang bisa kamu cintai dan kamu miliki.

Intinya kalau sudah seperti itu, mau ngga mau kamu harus move on. Jangan terjebak cinta yang seperti kisah sinetron. Ingat! Ini alam nyata. Bukan alam sinetron.

7. Nembak Do’i Pakai SMS / Chat

Ada lagi nih cara yang rada “pengecut”, yaitu nembak pakai surat / SMS / BBM / Whatsapp dan lain-lain.

Kamu sudah panjang-panjang bikin puisi romantis, hasil begadang semalaman, eh jawabannya, “Kita temenan aja ya?”

Wah. Parah tuh.

Tapi itu belum seberapa. Bisa saja SMS atau chat dari kamu malah beredar kemana-mana. Do’i jadikan bahan candaan ia bersama temen-temannya. Apa ngga nangis tuh kamu?

Apalagi kalau kamu masih sekolah dan gebetan kamu satu sekolahan. Bisa salting tiap hari kamu.

Betul Boy. Pacaran bagi pelajar punya efek positif dan negatif. Jadi kamu harus sangat berhati-hati.

Tapi katanya cinta itu butuh pengorbanan?

Iya sih butuh. Tapi kamu tidak perlu berkorban untuk cinta yang belum jelas statusnya. Nanti kalau sudah jadi pacar, baru deh kamu boleh belajar memahami pengorbanan untuk cinta.

Nah, jika nanti kalian pacaran langgeng sampai menikah, barulah pantas kamu berkorban demi cinta.

Tapi bukan sekarang pada saat masih PDKT.

PDKT yang Baik dan Benar serta Unik dan Ampuh

Ketimbang kamu harus menanggung resiko kayak seperti tadi, mendingan kamu pakai cara yang aman berikut ini.

1. Cari Tau Teman-temannya, Ajak Kenalan Temannya

Cara PDKT yang baik ialah justru berkenalan dengan teman-temannya terlebih dahulu.

Pertama kamu perhatikan siapa saja teman-teman do’i. Pilih teman do’i yang kelihatannya asik. Ajak kenalan teman tersebut dan terus berteman sampai akrab.

Setelah kamu akrab dengan temannya, pasti kamu akan mudah mengenal do’i.

Kanapa?

Karena kamu ngga ada hati pada si teman. Jadi kamu tidak akan mudah grogi saat bertemu do’i karena ada si teman yang sudah akrab dengan kamu.

2. Cari Tau Hobi Temannya, Usahakan Kamu Juga Bisa Sukai Hobi Itu

Kamu juga harus tahu hobi si teman. Misale si teman hobinya main game, ya kamu minta ia ajarin kamu, biar bisa nyambung.

Sukur-sukur kalau kebetulan hobi kalian sudah sama sejak awal.

Terus bagaimana jika terjadi salah faham dan malah si teman yang jatuh cinta pada kamu?

Jika terjadi seperti itu ya tinggal kamu pilih saja, apakah kamu juga bisa mencintai si teman atau tidak?

Kalau ternyata kamu juga akhirnya jatuh cinta pada si teman, ya sudah, jalani saja. Ada banyak kisah cinta abadi yang justru bermula dari hubungan tanpa cinta. Ingat Boy! Ini alam nyata, bukan dunia sinetron.

Dalam menjalani kehidupan dunia nyata, cinta bukanlah segalanya.

Itu jika misale akhirnya kamu jadian sama si teman.

Tapi kalau kamu tetap pada tujuan awal pada si do’i ya ngga salah juga. Lanjut baca tulisan saya berikutnya ini.

3. Tanya-tanya Seperlunya Soal Si Do’i, Kasih Isyarat Bahwa Kamu Suka Do’i

Ketika kamu sudah akrab dengan si teman, mulai deh kamu tanya-tanya soal si do’i. Cara ini lebih efektif karena kamu juga sekaligus jadi tahu penilaian si teman pada si do’i.

Pada tahap ini juga secara tidak langsung kamu sudah memberitahu si teman bahwa tujuan kamu yang sebenarnya adalah ingin mendapatkan si do’i.

Tapi hati-hati Boy. Jaga perasaan si teman. Jangan sampai ia merasa diperalat atau dimanfaatkan, meskipun sebenarnya memang iya. Wkwkwkwk!

4. Korek Keterangan Kira-kira Si Do’i Suka Kamu atau Tidak?

Kalau si teman sudah tahu maksud kamu, biasanya tanpa kamu minta juga si teman akan memberi tahu do’i tentang tujuan kamu.

Atau jika perlu, minta saja agar si teman memberitahukan pada do’i tentang perasaan kamu.

Nggak apa-apa kalau akhirnya timbul kesan bahwa kamu seperti pengecut. Justru pada bagian inilah menariknya. Si teman akan dengan senang hati menceritakan kepengecutan kamu ke do’i.

5. Usahakan Hobi Si Teman Bisa Bikin Kamu Ketemuan dengan Si Do’i

Pada bagian ini agak sulis saya menjelaskannya. Jadi kita pakai contoh saja.

Dulu saya suka main band. Kebetulan si teman suka main band juga.

Nah, pada saat latihan main band, si teman mengajak si do’i untuk menemaninya latihan main band. Jadi dengan demikian saya selalu ketemu do’i setiap kali latihan main band.

Dengan seringnya bertemu saat latihan band, maka saya bisa mendekati dan mengajak do’i ngobrol secara santai.

6. PDKT Perlahan dan Jangan Terlalu Serius

Sampai tahap ini kamu jangan terlalu buru-buru. Sabar saja sampai kalian sering ketemuan dan semakin dekat dengan si do’i.

7. Test Perasaan Do’i Saat Kalian sedang Bertiga

Terus sekiranya kamu sudah enak ngobrol sama do’i, mulailah kamu iseng membicarakan perasaan hati kamu pada do’i.

Tapi moment’nya justru jangan dalam kondisi kalian hanya berdua. Kalian harus sedang bertiga dengan si teman.

Memang kesan yang akan timbul sepertinya kamu hanya bercanda. Tapi iya justru disitulah uniknya.

Langkah seperti ini perlu kamu lakukan sebagai antisipasi jika si do’i menolak cinta kamu.

Jika do’i menolak kamu, maka kamu ngga akan malu-malu amat. Karena cara kamu nembak do’i pun seperti hanya bercanda.

8. Atau Kamu Test Perasaan Do’i dengan Perubahan Sikap / Kebiasaan Kamu

Jika kamu tak kunjung mendapati momen yang tepat, kamu bisa coba tehnik lain.

Pertama kamu jauhi do’i. Setelah itu perhatikan atau tanyakan pada si teman, apa reaksi do’i terhadap perubahan sikap kamu.

Jika do’i punya hati sama kamu, pasti ia akan mempertanyakan perubahan sikap kamu. Nah. Ketika pertanyaan itu muncul, maka mudah sekali untuk kamu mengungkapkan perasaan pada do’i. Katakan saja bahwa kamu naksir do’i tapi kamu takut mendapat penolakan, maka kamu menjauhi do’i.

Ini sebenarnya hanya pancingan. Jika ternyata do’i juga suka kamu, pasti ia akan menjawab, “Sebenarnya aku juga suka kamu”. Bahkan besar kemungkinan do’i akan menasehati kamu untuk tidak pesimis saat memiliki suatu tujuan.

So, kamu boleh bangga setelah sampai pada momen ini. Itu artinya kamu berhasil “menjebak” do’i dengan pesimis palsu.

9. Tunjukkan Sikap Badan yang Tegap

Ini penting. Setiap kamu bertemu do’i, tunjukkan sikap tegap. Perlihatkan bahwa kamu adalah seorang yang kuat, baik secara fisik maupun mental.

Pada umumnya seorang cewe’ tidak akan suka pada cowo’ yang “melambai” alias klemar-klemer seperti tanpa tulang. Sikap lembek seperti itu hanya aman membuat do’i tidak jadi naksir kamu.

Oke Boy? Selamat berjuang. (Bloglain – Cara PDKT yang benar).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *