Beranda » Financial » Apakah Aplikasi OY Aman? Berikut Ini Pengalaman Saya

Apakah Aplikasi OY Aman? Berikut Ini Pengalaman Saya

Aplikasi OY

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Selain Flip, ada juga pertanyaan tentang, apakah aplikasi OY Aman. So, berikut ini pengalaman saya setelah 22 kali transfer uang melalui aplikasi ini.

Apa Itu Aplikasi OY?

OY adalah aplikator penyedia layanan transfer uang gratis antar bank. Kurang lebih sama dengan aplikasi Flip, namun tentu dengan beberapa perbedaan dalam syarat dan ketentuannya.

Apakah Aplikasi OY Aman?

Apakah OY aman? Aplikasi OY apakah aman? Apakah OY melakukan penipuan?

Bermacam-macam bentuk pertanyaan yang saya temukan, namun pada intinya sama, yaitu mempertanyakan keamanan aplikasi OY Indonesia.

Begini Om. Saya juga belum cukup lama menggunakannya. Namun sejak download aplikasi OY, saya sudah menggunakannya sebanyak 22 kali.

Selama saya menggunakan aplikasi ini, saya tidak pernah kehilangan uang. Semuanya selesai dengan baik.

Dari 22 kali transfer tersebut, 20 kali sukses dan 2 kali gagal. Sedangkan untuk yang gagal itu, dana saya kembali ke rekening asal.

Tapi sayangnya dari 2 kali yang gagal tersebut, proses pengembalian dana’nya memakan waktu hingga 24 jam. Padahal ketika saya menggunakan aplikasi Flip, proses pengembalian dana hanya butuh waktu beberapa menit hingga kurang dari 2 jam saja.

Halaman Beranda Aplikasi Flip

Kemudian yang kedua, pihak perusahaan / aplikator OY mengklaim bahwa mereka terdaftar dan berada dalam pengawasan Bank Indonesia.

Jadi jika klaim mereka benar, maka aplikasi OY bisa saya katakan aman. Apalagi saya sendiri sudah membuktikannya sebanyak 22 kali hingga saat saya menyusun tulisan ini.

Cara Menggunakan Aplikasi OY

Untuk pengguna Smartphone Android, download aplikasinya melalui PlayStore, kemudian lakukan langkah registrasi hingga verifikasi KTP.

Berapa Lama Verifikasi Data OY Indonesia?

Ukuran pasti waktu verifikasinya, saya tidak tahu persis. Namun berdasarkan pengalaman, verifikasi saya selesai dalam waktu sekira 24 jam.

  • Setelah verifikasi berhasil, Om/Sist lanjut login ke aplikasi OY menggunakan email atau nomor hp yang terdaftar
  • Sentuh tombol ‘Transfer’ pada kolong ‘Transfer Lokal’
  • Selanjutnya pilih bank penerima dan nomor rekening tujuan serta masukkan nomial uang yang akan Om/Sist transfer
  • Pilih jenis transfernya, apakah tabungan, cicilan atau lainnya
  • Masukkan atau pilih rekening sumber
  • Lanjutkan proses transfer dengan memilih tombol virtual account atau transfer bank
  • Buka aplikasi Mobile Banking rekening asal, kemudian lakukan pengiriman dana ke rekening OY yang muncul pada saat pembuatan transaksi tadi
  • Transfer senominal angka yang muncul pada panduan sebelumnya, termasuk kode uniknya (jika ada)
  • Setelah transfer ke rekening OY berhasil, kembali ke aplikasi OY dan sentuh tombol konfirmasi (jika muncul)

Selesai, Om/Sist tinggal tunggu status transfernya.

Jika transfer berhasil, cek saldo rekening tujuan.

Limit Transfer OY

Menurut informasi resmi dari pihak OY, limit transfer yang bisa Om/Sist lakukan adalah hingga Rp400 juta perhari.

Jam Operasional Aplikasi OY

Kita bisa melakukan transfer antar bank melalui aplikasi OY selama 24 jam setiap harinya.

Kelebihan dan Kekurangan

Lantaran pesaing terdekat aplikasi OY adalah aplikasi Flip, maka tolak ukurnya adalah perbandingan dengan aplikasi tersebut.

Kelebihan OY

Halaman Beranda Aplikasi OY
  • Kelebihan dasarnya ialah gratis biaya transfer antar bank, jadi tidak ada biaya Rp6500 seperti pada umumnya

Jikapun ada kode unik, nominal tersebut akan masuk ke saldo akun kita dan nantinya bisa kita tarik kembali.

  • Waktu transaksi bisa 24 jam, sedangkan Flip hanya bisa dari pukul 07:00 sampai 20:00 saja
  • Limit transaksi hingga Rp400 juta perhari, sedangkan Flip hanya Rp5 juta perhari dan 10 kali gratis perbulan

Jika Om/Sist mengirim uang menggunakan aplikasi Flip sudah lebih dari 10 kali dalam satu bulan, maka untuk transaksi yang ke 11 dan seterusnya, Om/Sist akan kena biaya Rp900 pertransfer atau tetap gratis namun dengan waktu proses yang relatif lebih lama.

Nah, sejauh ini saya belum mendapati adanya batasan jumlah transaksi dalam satu bulan pada aplikasi OY. Jika misale ada dari Om/Sist sekalian pembaca yang mengalami pembatasan dari aplikasi OY, monggo share melalui kolom komentar.

Kekurangan OY

  • Pada saat saya menyusun tulisan ini, jumlah unduhan aplikasi OY melalui PlayStore adalah sebanyak 1 juta kali, sedangkan Flip sudah 5 juta kali download

Artinya lebih banyak orang yang percaya Flip ketimbang OY.

  • Ketika saya menulis artikel ini, rating bintang aplikasi OY melalui PlayStore adalah 4.0, sedangkan aplikasi Flip telah mengantongi rating yang sangat baik, yaitu 4.8

Artinya tingkat kepuasan pengguna Flip lebih tinggi ketimbang pengguna OY.

  • Saya pernah 2 kali mengalami gagal transfer dari Mandiri ke BRI dan dari BCA ke BRI, artinya kemungkinan koneksi OY ke BRI kurang bagus

Faktanya saya tidak pernah ada kendala untuk transaksi serupa melalui aplikasi Flip.

  • Dari dua kegagalan tersebut, proses pengembalian dana’nya memakan waktu hingga 24 jam

Saya juga pernah mengalami gagal transfer melalui aplikasi Flip, namun proses refund alias pengembalian dana’nya hanya butuh waktu beberapa menit hingga kurang dari 2 jam saja

  • Untuk dapat menggunakan aplikasi OY, kita harus sudah lulus verifikasi KTP

Sementara itu dengan aplikasi Flip, kita bisa mencoba dahulu transfer gratis tanpa verifikasi KTP. Kemudian jika akumulasi transfer kita sudah mencapai Rp500.000, barulah kita wajib verifikasi KTP

Kesimpulan

Antara OY dan Flip, mereka membawa kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Saya menggunakan kedua aplikasi tersebut untuk berbagai kebutuhan saya melalui rekening tabungan dari beberapa bank berbeda.

Aplikasi Flip, saya gunakan untuk transfer ke dan dari BRI serta bank lain dalam jam operasional Flip. Sedangkan aplikasi OY, saya gunakan ketika jumlah transaksi melalui Flip sudah terjadi sebanyak 10 kali dalam satu bulan serta jika transaksinya harus saya lakukan di luar jam operasional Flip, selama tujuan dan sumber dana’nya bukan rekening BRI.

Sebenarnya tidak ada larangan melakukan transaksi BRI melalui aplikasi OY. Namun saya pernah mengalami kegagalan sebelumnya sehingga untuk transaksi BRI, saya lebih percaya aplikasi Flip.

Itu pengalaman saya Om. Untuk lebih pastinya, monggo Om/Sist jajal keduanya, kemudian bandingkan dan nilai sendiri, lebih bagus mana antara aplikasi Flip dan OY. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *