Accu Battery

Manfaat Aplikasi Cek Kapasitas Baterai: Akurat Tanpa Root

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Setelah beberapa bulan menggunakan ‘Accu Battery’, saya merasa inilah aplikasi cek kapasitas baterai yang akurat dan sangat bermanfaat.

Mungkin sih tidak akurat 100%, tapi sangat membantu kita untuk mengetahui berapa kapasitas baterai hp pada kondisi penuh sehingga kita bisa menilai apakah baterai ponsel kita masih layak pakai atau sudah harus ganti?

Manfaat Accu Battery sebagai Aplikasi Cek Kapasitas Baterai

Mengetahui Kapasitas Baterai Baru

Ketika Om/Sist baru mengunduh aplikasi ini, pertama yang akan ia lakukan adalah melakukan kalibrasi baterai. Setelah itu nantinya aplikasi Accu Battery akan menunjukkan berapa perkiraan kapasitas awal baterai saat masih dalam kondisi baru.

Informasi ini dapat Om/Sist lihat pada tab ‘Diisi’, yaitu pada bagian kolom paling bawah dengan keterangan ‘Kapasitas Baterai Rancangan’.

Mengetahui Kapasitas Maksimal Baterai dari Hari ke Hari

Seiring penggunaan kita setiap hari, lambat laun performa baterai akan mengalami penurunan.

Contoh.

Kapasitas maksimal baterai saat baru dari pabrikan adalah 5000 mAh.

Seiring waktu, setelah sekian bulan bahkan sekian tahun penggunaan, maka kapasitas maksimal baterai tidak akan lagi mencapai 5000 mAh. Meskipun Om/Sist mengisinya hingga 100%.

Cara Mengetahui Berapa mAh Baterai hp

Dengan menggunakan aplikasi Accu Battery, kita bisa mengetahui berapa kapasitas daya yang masih bisa kita tampung ketika pengisian mencapai 100%.

Informasi tersebut dapat Om/Sist lihat pada bagian tab menu ‘Kondisi’.

Accu Battery
Status Kesehatan Baterai pada Aplikasi Accu Battery
  • Perkiraan Kapasitas Baterai adalah kondisi baterai saat ini, yaitu besaran daya dalam satuan mAh yang dapat tersimpan saat pengisian mencapai 100%
  • Kapasitas Baterai Rancangan adalah kapasitas maksimal yang dapat tertampung ketika kondisi baterai masih baru dari pabrikan, saat pengisian mencapai 100%

Nah, pada bagian ‘Perkiraan Kapasitas Baterai’ itulah kondisi baterai Om/Sist saat ini.

Mengetahui Kecepatan Pengisian, Temperatur Baterai dan Lain-lain

Pada tab ‘Diisi’, dalam cakupan ‘Status Pengisian’, Om/Sist akan mengetahui apakah proses charging baterai berjalan baik atau tidak.

Ada 4 parameter yang tersedia untuk mengetahui status pengisian daya, yaitu:

  1. Arus pengisian
  2. Kecepatan pengisian rata-rata
  3. Temperatur
  4. Tegangan

Singkatnya, ketika 4 indikator tersebut berwarna hijau, itu artinya proses pengisian berjalan dengan normal.

Jika ada indikator yang berwarna oranye atau bahkan berwarna merah, artinya ada masalah dalam proses pengisian.

Accu Battery
Status Pengisian Baterai pada Aplikasi Accu Battery
Indikasi Masalah
IndikatorMasalahSolusi
Arus pengisian berwarna merah dengan angka rendah atau kecepatan pengisian berwarna merahAda Kerusakan pada Charger, Kabel USB atau BateraiLakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut
Tegangan atau Temperatur berwarna merah dan ponsel terasa panasArus pengisian terlalu tinggi karena charger tidak original atau Om/Sist menggunakan fitur Fast ChargingGunakan charger original atau nonaktifkan fitur Fast Charging

Mendeteksi Kerusakan Charger, Kabel USB dan Baterai

Ada kalanya tiba-tiba proses pengisian baterai berjalan lambat, bahkan sangat lambat.

Pada kondisi seperti itu, aplikasi Accu Battery bisa membantu kita untuk mencari titik permasalahannya.

Cara Mendeteksi Kerusakan
Alat
  1. Ponsel milik Om/Sist
  2. Charger milik Om/Sist
  3. Kabel charger USB milik Om/Sist
  4. Charger milik suami / istri / pacar / teman / kerabat atau tetangga
  5. Kabel charger USB milik suami / istri / pacar / teman / kerabat atau tetangga

Pastikan charger dan kabel USB yang Om/Sist pinjam, kondisinya masih bagus dan normal.

Langkah Pengujian
RangkaianKeterangan
Charger milik Om/ Sist, kabel USB milik Om/SistJika indikator arus pengisian berwarna merah, ganti menggunakan kabel milik orang lain
Charger milik Om/Sist, kabel USB milik orang lainJika indikator arus pengisian berwarna hijau, artinya kabel USB milik Om/Sist telah rusak. Namun jika indikator arus pengisian tetap merah, coba gunakan kepala charger milik orang lain menggunakan kabel milik Om/Sist
Charger milik orang lain, kabel USB milik Om/SistJika arus pengisian berwarna hijau, artinya kepala charger milik Om/Sist telah rusak. Namun jika arus pengisian tetap berwarna merah, ganti rangkain test’nya
Charger milik orang lain, kabel USB milik orang lainJika indikator arus pengisian berwarna hijau, artinya charger dan kabel USB milik Om/Sist telah rusak. Namun jika arus pengisiannya tetap berwarna merah, kemungkinan baterai ponsel Om/Sist telah rusak dan minta ganti.

Periksa kondisi baterai ponsel Om/Sist pada tab ‘Kondisi’. Jika persentasenya sudah kurang dari 70% atau bahkan 50%, kemungkinan besar baterainya sudah rusak.

Penutup

Itulah beberapa fungsi aplikasi aplikasi Accu Battery yang amat penting.

Dengan aplikasi ini kita dapat dengan mudah mengetahui berapa kesehatan baterai hp.

Sejauh yang saya tahu, tidak ada cara untuk menaikkan ataupun menstabilkan baterai Android. Yang dapat kita lakukan hanyalah memantau kesehatan baterai, charger dan kabel USB dan menggantinya jika ada yang rusak.

Secara fungsi dasar, semuanya sudah ada pada aplikasi Accu Battery versi gratis. Namun untuk fungsi yang lebih lengkap, Om/Sist bisa upgrade ke Accu Battery Pro.

Selain Accu Battery, ada banyak pilihan aplikasi Battery Health lainnya. Namun bagi saya, Accu Battery saja sudah cukup bagus.

Tips lain, silahkan Om/Sist membaca tulisan saya tentang cara menghemat baterai ponsel. (Bloglain).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *