Beranda » Tips » Cara Menggunakan Aplikasi Ampere untuk Baterai Sehat

Cara Menggunakan Aplikasi Ampere untuk Baterai Sehat

Aplikasi Ampere

Bloglain.com – Om Bro/Sista sekalian! Setelah bahasan tentang aplikasi Accu Battery, kali ini saya bakal share tentang cara menggunakan aplikasi Ampere.

Secara garis besar, fungsi mereka sama, yaitu untuk memantau kesehatan baterai, charger dan kabelnya.

Sebenarnya aplikasi Accu Battery lebih lengkap dan informatif ketimbang aplikasi Ampere. Namun sayangnya ia tidak kompatibel dengan beberapa model ponsel yang tidak memiliki chip pengukur penggunaan baterai. Sementara itu aplikasi Ampere masih bisa berjalan dengan baik pada kebanyakan ponsel, meskipun si ponsel tidak memiliki chip pengukur baterai.

Aplikasi Ampere Charger

Sebagian orang ada yang menyebutnya sebagai ‘aplikase ampere charger’, meskipun sebenarnya ia hanya mendapat penamaan ‘Ampere’ saja.

Aplikasi Ampere untuk Apa?

Beberapa fungsi dari aplikasi ini antara lain untuk melihat data:

  • Arus masuk-keluar daya baterai dalam satuan mA
  • Status pengisian / penggunaan daya baterai
  • Jenis sambungan charger
  • Level baterai dalam satuan persen
  • Kondisi kesehatan baterai
  • Jenis / teknologi baterai
  • Kapasitas maksimum baterai dalam level 100%
  • Suhu baterai
  • Tegangan / voltase baterai
  • Merk / pabrikan ponsel
  • Model ponsel
  • Versi Android
  • Kode produksi

Cara Menggunakan Aplikasi Ampere

Cara Membaca Aplikasi Ampere

Tidak perlu pengetahuan khusus untuk memahami aplikasi ini. Om/Sist pasti akan mudah faham melihat semua informasi yang tampil.

Cara Cek Ampere Charger hp

Dengan hanya menyambungkan pengisi daya alias charger, aplikasi Ampere akan langsung memperlihatkan berapa arus yang masuk.

Ukuran Ampere Charger hp

Berapa Ampere untuk Cas hp? Berapa Ampere Charger hp yang Bagus?

Untuk charger standar 7.5W – 10W, arus pengisian harus berada pada kisaran 1000 – 1500 mA. Sedangkan untuk jenis fast charging 15W, arusnya harus berada pada kisaran 2000 – 2700 mA.

Itu berdasarkan pengalaman penggunaan saya.

Jika arus yang masuk lebih rendah dari angka tersebut, artinya ada kerusakan pada charger atau kabel charger atau baterainya.

Itu untuk charger 7.5W, 10W dan 15W. Beda lagi dengan charger 18W, 25W, 33W dan lainnya.

Berapa Volt Output Charger hp?

Selain arus dalam satuan mA, voltase baterai dan charger juga harus bagus.

Umumnya produk ponsel zaman now, tegangan alias voltase yang baik ada pada kisaran 4 Volt. Biasanya tertulis 4,xxx Volt.

Apa Kabel Mempengaruhi Kecepatan Charger?

Selain kondisi charger dan bateri, kondisi kabel charger juga sangat mempengaruhi kecepatan pengisian daya baterai.

Dari tiga komponen; baterai, kepala charger dan kabel charger, kabel charger inilah yang paling rentan rusak. Maka jika Om/Sist mengalami masalah pengisian alias charging, jangan langsung memvonis kerusakan charger atau baterainya. Coba dulu pinjam kabel milik orang lain.

Jika menggunakan kabel orang lain ternyata bagus, berarti kabel punya Om/Sist sudah rusak dan harus ganti baru.

Download Aplikasi Ampere

Bagi pengguna smartphone Android, Om/Sist bisa download Ampere melalui Play Store.

Ampere apk Pro

Untuk fungsi yang lebih lengkap, Om/Sist bisa upgrade ke Ampere Pro.

Pada versi Pro, Om/Sist akan mendapat fitur notifikasi baterai penuh, baterai lemah dan suhu bateri jika terlalu panas. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *