Beranda » Lain-lain » Tips Move On (Cara yang Benar Buat Lupain Mantan Pacar)

Tips Move On (Cara yang Benar Buat Lupain Mantan Pacar)

Pacaran

Bloglain.com – Boy/Girl sekalian! Dulu saya jengkel luar biasa kalau ada orang yang mengatakan, “Dunia tak selebar daun kelor. Masih banyak cewek lain”. Faktanya tidak sesederhana itu. Tapi walaupun begitu saya punya tips move on yang benar, meskipun tidak gampang.

Betul Boy. Dunia memang tak selebar daun kelor. Memang iya, masih banyak cewek lain. Tapi apakah cewek lain tersebut mau jadi pacar saya?

Itulah kenapa saya tidak suka pada peribahasa yang seperti tadi. Karena move on itu susah. Tak semudah membalikkan telapak tangan.

Tapi kemudian saya mulai faham setelah melewati masa remaja dan memasuki usia dewasa. Saya tahu bahwa ketika itu saya salah.

Tapi saya tidak menyesal berkepanjangan. Saya belajar dari pengalaman saya. Belajar dari kesalahan saya supaya saya tidak mengulang kesalahan tersebut.

Benar kata peribahasa, “Pengalaman adalah guru yang paling berharga”.

Yo wis. Untuk kalian yang move on, saya punya tips move on yang saya rasa tepat meskipun tidak mudah.

Kegalauan yang Membuat Kamu Susah Move On

1. Susah Tidur dan Malas Makan

Soal malas makan, saya ngga setuju. Saya sih tetap makan saat lapar, meskipun hati galau. Wkwkwkwk!

Nah, kalau soal susah tidur, saya benar-benar mengalaminya. Bayangan mantan pacar tetap melekat dalam dinding hati dan fikiran. Hampir tak sedetikpun lepas dari ingatan.

Jika kemudian saya tertidur karena lelah, saat bangun dada ini terasa sesak. Hidup bagai tak berarti dan seperti manusia yang paling menderita. Bahkan seringkali saya merasa ingin tidur selamanya tanpa terbangun lagi. Amit-amit ya?

Itu manusiawi Boy. Tapi perasaan seperti itu tidak akan selamanya. Lambat laun kamu akan sembuh. Iya memang butuh waktu lama. Tidak bisa terjadi seketika.

2. Malas Beraktivitas

Jangankan orang yang memang pemalas, bahkan orang yang awalnya giat dan rajin pun akan jadi pemalas saat putus cinta. Padahal jika kamu sadari, segala aktivitas yang bermanfaat justru akan membantu mempercepat proses move on.

3. Si Mantan Terlihat Semakin Cantik

Padahal banyak cewek yang lebih cantik dan seksi. Bahkan banyak juga cewek yang baik. Tapi entah kenapa setelah kalian putus, si mantan malah tampak semakin cantik.

Perasaan seperti itu jelas mambuat kamu jadi semakin sulit untuk move on.

4. Si Mantan Sudah Lebih Dulu Move On

Mantan kamu sudah lebih dulu move on dan sudah punya pacar baru. Hati kamu semakin remuk, tidak ikhlas dan ingin merebut do’i kembali.

Padahal seharusnya tidak seperti itu. Seharusnya kamu bisa move on juga, bukan malah mengharapkan do’i kembali mencintai kamu.

Betul Boy. Jika mantan sudah move on, itu artinya ia sudah tidak memikirkan kamu lagi. Jadi jangan sia-siakan waktu kamu untuk terus memikirkan dan mengenang do’i.

Lari dari Kenyataan

1. Mencoba Bunuh Diri

Ngga bisa move on dan ngga bisa merebut do’i kembali lantas kamu ingin bunuh diri untuk menarik rasa simpatik?

Amit-amit Boy. Percuma saja kamu menarik simpatik mantan jika kamu sudah mati berkalang tanah. Ngga ada gunanya untuk kamu. Selanjutnya kamu hanya akan menjadi penghuni neraka.

Selain itu, percobaan bunuh diri juga belum tentu berhasil. Bayangkan jika kamu loncat dari gedung tapi ngga mati, hanya patah tulang dan cacat seumur hidup? Amit-amit kan?

Atau kamu coba gantung diri tapi ngga mati. Tapi lidah kamu sudah terlanjur menjulur dan tidak bisa masuk lagi? Amit-amit kan?

Atau kamu coba minum racun tapi ngga mati, sedangkan organ-organ dalam kamu sudah rusak oleh racun tersebut? Yang ada kamu malah menderita seumur hidup gegara penyakit dalam. Amit-amit kan?

2. Mabok

Mabuk-mabukan hanya akan membuat kamu lupa mantan untuk sesaat saja. Setelah itu kamu akan ingat dan menderita lagi.

Hal yang harus kamu ketahui adalah bahwa bermabuk-mabukan itu akan membuat kamu ketagihan. Akhirnya nanti kamu akan membuang uang sia-sia untuk mabok.

Dan satu hal lagi. Jika ada cewek yang naksir dan ingin jadi pacar baru kamu, maka do’i akan mundur.

Betul Boy. Semua cewek baik tidak akan suka pada lelaki pemabuk.

3. Jajan Sembarangan

Jika tingkat pacaran kamu dengan mantan sudah mencapai level hubungan bebas, pastinya kamu akan ketagihan pada perbuatan intim tersebut.

Kadang ada sebagian orang yang melampiaskan kerinduan pada mantan dengan cara “jajan”.

Nah. Kalian tahu kan resiko penyakit kelamin? Belum lagi jika kita bicara perkara dosa dan neraka.

4. Pergi Meninggalkan Kampung Halaman

Saya pernah kabur ke Jakarta, kabur lagi ke kampung halaman Kakek, hingga akhirnya kabur ke kampung halaman Paman.

Maksudnya saya ingin menjauh agar tidak melulu melihat si mantan.

Tapi apa akibatnya?

Saya hanya buang-buang uang. Saat saya kehabisan uang dan kembali ke kampung halaman, rasa sakit saya kembali terasa.

Jadi bagaimana cara move on yang benar?

Tips Move On yang Benar

Berdasarkan pengalaman dari penderitaan saya, saya susun tips move on yang benar.

1. Dengarkan Lagu yang Paling Menyakitkan, Menangis dan Mengadu pada Tuhan

Biasanya selama pacaran, kalian akan punya lagu favorit yang suka kalian dengarkan. Maka dengarkanlah lagu itu sendirian dalam kamar. Kemudian kamu akan menangis.

Luapkan semua perasaan kamu. Menangislah sepuas hati kamu, asal jangan teriak-teriak seperti anak bocah.

Dalam tangisan kamu, serahkan semuanya pada Tuhan. Maka pada moment ini kamu akan merasakan indahnya sebuah kehancuran dan indahnya curhat pada Tuhan. Biarkan suasana dan tangismu mengalir. Nikmati saja meskipun esok hari kamu masih menderita.

Tapi ingat! Menangislah saat tidak ada orang lain yang melihat kamu. Jangan permalukan diri kamu sendiri. Biarkan orang lain melihat kamu sebagai seorang yang kuat dan tegar meskipun sebenarnya kamu sangat rapuh.

Jangan justru lebay dengan mengadu dan menangis pada orang lain.

Mungkin awalnya orang lain akan merasa simpatik dan turut prihatin terhadap penderitaan kamu. Tapi yakinlah, rasa simpatik saja tidak akan bisa menyelesaikan masalah kamu. Hanya Tuhan yang bisa. Maka mengadulah pada Tuhan saja.

Selain itu jika kamu sering-sering mengadu pada teman, lama-kelamaan teman kamu justru akan merasa bosan.

2. Jangan Nonton Sinetron Cinta!

Tips move on yang kedua adalah dengan menghindari sinetron atau film tentang cinta.

Sinetron hanya akan membuat kamu semakin lemah. Ingatlah bahwa ini alam nyata, bukan dunia sinetron. Lebih baik kamu tonton acara-acara komedi atau lawakan yang bisa membuat kamu tertawa.

3. Buang Semua Barang dan Kenangan dari Mantan

Buang semua foto, nomor kontak dan hal-hal yang berhubungan dengan mantan. Kecuali barang mahal  jangan buang. Sayang itu. Wkwkwkwk!

Segala hal pemberian mantan hanya akan membuat kamu semakin sulit move on.

Bukan hanya itu. Foto, kontak dan barang pemberian mantan hanya akan menjadi sandungan saat kamu punya pacar baru nanti.

Betul Boy. Pacar baru kamu pasti tidak akan rela melihat kamu tetap mengingat mantan.

4. Memaksakan Diri

Kadang kamu sendiri yang bandel sih. Kamu curhat sana-sini bahkan sampai mencari-cari tips move on melalui banyak media. Tapi kemudian semua hasil pencarian itu tidak kamu jalankan. Jadi ya percuma saja. Maka paksakan hati kamu. Jalankan semua saran yang kamu baca atau dengar selama cara tersebut masuk akal.

5. Buka Hati untuk Calon Pacar Baru

Kadang ada seseorang yang mengartikan kesetiaan seperti kisah dalam film dan sinetron. Padahal sekali lagi saya katakan, ini alam nyata.

Dunia nyata harus kita jalani dengan logika. Jangan terjebak pada masa lalu. Cari pacar baru. Berusahalah semampu kamu. Jangan pernah berhenti sebelum kamu berhasil.

Selama kamu masih hidup, jangan pernah bilang “Susah” atau bahkan “Tidak bisa”.

Saya tidak bilang bahwa cara ini mudah. Serius. Saya sendiri pernah menghabiskan waktu selama sekira 2 tahun untuk move on dari mantan pacar saya yang terdalam.

Memang berat. Memang sakit. Tapi saya tidak menyerah.

Dan tahukah kamu Boy, ternyata obat yang mampu menyembuhkan luka hati saya dari mantan adalah ‘Pacar Baru’.

Artinya apa?

Artinya jangan tiru cerita sinetron.

Cari pacar baru karena pacar baru akan dengan mudah menghapus kenangan pahit kamu bersama mantan.

6. Ambil Langkah Signifikan

Langkah signifikan yang seperti apa?

Setiap orang bisa berbeda-beda tergantung pada banyak hal.

Ini kisah saya.

Dulu saya sudah tidak sekolah lagi. Saya sekolah hanya sampai SMP dan sudah beberapa tahun tidak melanjutkan sekolah ke SMA. Namun kemudian saat saya putus dari pacar, saya putuskan untuk melanjutkan sekolah ke SMA meskipun sudah terlambat selama beberapa tahun.

Jujur saja tujuan saya masuk sekolah adalah untuk mendapatkan pacar baru. Tapi faktanya tidak semudah itu. Apalagi wajah saya hanya pas-pasan dan saya bukanlah anak orang kaya.

So?

Satu tahun pertama saya tak kunjung mendapat pacar.

Tapi saya tidak menyerah. Saya aktif mengikuti organisasi kesiswaan dan belajar main band sehingga lambat-laun banyak cewek satu sekolah yang mengenal saya.

Seiring waktu, memasuki tahun kedua, saya mengalami moment yangmana ada 7 orang cewek sekaligus yang naksir saya.

Dari ketujuh cewek tersebut ada 3 yang pernah menjadi pacar saya, hingga salah satunya menjadi istri saya. Sekarang saya sudah punya 3 anak darinya. (Bloglain).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *